Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi Ke Kampus oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh Cut Nawalul Azka; Rifki Hidayat; Wahyu Ramadhana
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.041 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.123

Abstract

Penggunaan kendaraan pribadi di Kota Banda Aceh mencapai angka yang cukup tinggi, hal ini terjadi pada kawasan kampus Universitas Muhammadiyah Aceh. Tingkat penggunaan kendaraan pribadi yang tinggi tentunya akan berdampak pada kemacetan di suatu lokasi, oleh karena itu diperlukan suatu penelitian yang dapat menjelaskan factor yang berpengaruh terhadap pemilihan moda mahasiswa menuju kampus. Studi ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik terhadap pemilihan moda mahasiswa dengan memperoleh suatu permodelan yang dapat menjelaskan probabilitas pelaku perjalanan. Pengumpulan data yaitu pembagian kuesioner dengan metode random sampling sebanyak 104 responden dan Pemodelan tersebut dengan menggunakan Metode Logit Binomial. Berdasarkan faktor yang paling berpengaruh pada pemilihan moda ke kampus oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh adalah kepemilikan kendaraan pribadi, dimana masing-masing mahasiswa lebih memilih kendaraan pribadi (Sepeda Motor). Dengan menggunakan aplikasi SPSS statistic V.24.0 didapat persamaan Y = 0,311 + 0,239(X4) + 0,435(X8). Persamaan ini memiliki korelasi kuat dengan R yaitu 0,630 dan Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,397. Model ini dapat diartikan bahwa setiap penambahan jumlah pemilik kendaraan, maka akan meningkat pengguna moda angkutan pribadi sebesar 0,239 dan setiap meningkatnya kepemilikan kendaraan pribadi maka akan meningkat pengguna moda angkutan pribadi sebesar 0,435. Dari hasil persamaan permodelan didapatkan probabilitas mahasiswa memilih moda angkutan pribadi mencapai 72,8% Kendaraan pribadi. Sedangkan probabilitas mahasiswa memilih moda angkutan umum mencapai 42,3% terjadi ketika mahasiswa tidak memiliki SIM dan kendaraan pribadi.
Pengaruh Proporsi Kendaraan Terhadap Kecepatan Arus Lalu Lintas (Studi Kasus: Jalan Tgk. Chik Ditiro Depan Gedung Keuangan Banda Aceh) Rifki Hidayat; Aulya Shafira Niskhi
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 2 (2021): December
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.514 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i2.155

Abstract

Transportasi adalah perpindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Seiring dengan perkembangannya, jumlah kendaraan di Banda Aceh semakin meningkat. Pada jalan Tgk Chik Ditiro sering terjadi kemacetan, dikarenakan jalan tersebut terdapat sekolah, perkantoran, banyak pedagang yang berdagang di bahu jalan dan trotoar jalan, terdapat beberapa kendaraan berlawanan arus, dan kendaraan yang parkir sembarangan, adanya penundaan ataupun pergerakan arus lalu lintas terlebih pada jam sibuk. Berdasarkan pengamatan dilapangan arus lalu lintas pada waktu sibuk didominasi oleh roda dua dan roda empat, sehingga mempengaruhi kecepatan pada jalan Tgk Chik Ditiro Kota Banda Aceh.Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui berapa persen pengaruh proporsi kendaraan pada arus lalu lintas jalan dan mendapatkan nilai proporsi kendaraan pada jalan tersebut. Hasil yang diperoleh untuk volume lalu lintas tertinggi didapat pada hari Kamis tanggal 26 September 2019 jam 17.00-18.00 sebesar 6669,60 smp/jam, nilai kapasitas jalan 4938 smp/jam, sedangkan tingkat pelayanan jalan dengan derajat kejenuhan yang di dapat sebesar 1,35 berarti ruas Jalan Tgk. Chik Ditiro Kota Banda Aceh termasuk kategori F, dimana arus yang terhambat, kecepatan rendah, volume diatas kapasitas, dan terjadi penundaan. Hasil volume lalu lintas selama 3 (tiga) hari diperoleh proporsi maksimum kendaraan roda dua hari Kamis 26 September 2019 pada jam 08.00-09.00 WIB dengan nilai 48,43 %. Untuk Proporsi Maksimum kendaraan roda empat (LV) pada hari Kamis 26 September 2019 pada jam 17.00-18.00 WIB dengan nilai 74,77 %. Dalam penelitian terlihat bahwa pertumbuhan kendaraan ringan yang dominan mempengaruhi ruas jalan tersebut.
EVALUASI KINERJA JALAN AKIBAT PARKIR KENDARAAN PADA JALAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH RIFKI HIDAYAT; Jurisman amin; Rizki amaldanazwar
Tameh Vol. 15 No. 1 (2026): Tameh: Journal of Civil Engineering
Publisher : University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/tameh.v15i1.354

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan populasi perkotaan meningkatkan volume kendaraan yang membutuhkan parkir, namun keterbatasan lahan parkir menyebabkan pengendara menggunakan badan jalan sebagai alternatif parkir. Kinerja dan kapasitas jalan dipengaruhi oleh kondisi geometri, perkerasan jalan, populasi kendaraan, arus lalu lintas, pemisah arah, dan hambatan samping akibat aktivitas kendaraan serta pedagang kaki lima. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Syiah Kuala tepatnya dari RSIA Cempaka Az-Zahra hingga Cut Na Kupi dengan panjang penelitian 300 m. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana karakteristik jalan, kinerja jalan, dan tingkat pelayanan (Level of Service) pada ruas Jalan Syiah Kuala Kota Banda Aceh akibat dampak parkir kendaraan yang dianalisis menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik jalan, mengevaluasi kinerja jalan, dan menganalisis tingkat pelayanan pada ruas Jalan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer berupa pengukuran geometrik jalan, survei volume lalu lintas, dan survei hambatan samping, serta data sekunder yang dikumpulkan berkaitan dengan lokasi penelitian. Tahapan penelitian dimulai dengan perhitungan volume lalu lintas, dilanjutkan dengan penentuan jam puncak berdasarkan volume tertinggi. Selanjutnya dilakukan mengidentifikasi geometri jalan, kemudian menganalisis arus lalu lintas dan hambatan samping, dan menghitung kapasitas jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi  terjadi pada hari Sabtu pukul 17.00–18.00 WIB pada arah selatan-utara sebesar 1.513 kendaraan/jam (825 smp/jam), dengan jumlah parkir kendaraan sebanyak 136 unit. Kapasitas jalan pada hari Sabtu tercatat sebesar 2.322 smp/jam, sehingga menghasilkan derajat kejenuhan sebesar 0,70. Berdasarkan nilai tersebut, tingkat pelayanan jalan berada pada kategori C. Hambatan samping tergolong sedang pada seluruh hari pengamatan. Aktivitas parkir di badan jalan terbukti menurunkan kapasitas dan meningkatkan derajat kejenuhan, sehingga memengaruhi penurunan tingkat pelayanan ruas jalan.