Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN KOMPETENSI PENGELOLA KOPERASI SYARIAH DI KOTA BIMA Ismail Ismail; Muhammad Rasyad Al Fajar; Al Maulud; Umar Sagaf
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.185 KB) | DOI: 10.52266/taroa.v1i1.738

Abstract

Pengabdian ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan sumber daya pengelola koperasi syariah di Kota Bima yang difokuskan pada akad-akad operasional Koperasi Syariah. Metode pengabdian berbentuk workshop dengan langkah-langkah pre test, pembobotan, diskusi dan pelatihan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukan bahwa, pertama, aplikasi akad Syariah Koperasi Syariah di Kota Bima hanya terbatas pada beberapa akad. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti, keterbatasan dana, tidak amanahnya penerima manfaat akad, dan keterbatasan pemahaman pengelola terhadap akad Syariah. Kedua, pengelola Koperasi Syariah di Kota Bima sebagai peserta merasa terbantu dengan kegiatan ini karena tidak hanya dapat meningkatkan kompetensi melainkan juga menjawab keraguan operasional koperasi mereka.
KONTRIBUSI WAKAF TERHADAP PEMBANGUNAN PERADABAN ISLAM: TELAAH HISTORIS, TANTANGAN KONTEMPORER DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DI INDONESIA Al Maulud; Ismail Ismail
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i2.5601

Abstract

Wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki peran strategis dalam penguatan sosial, ekonomi, dan pendidikan umat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi wakaf terhadap pembangunan peradaban Islam dari masa klasik hingga era modern, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangan wakaf produktif di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber data sekunder yang mencakup jurnal ilmiah, buku akademik, regulasi, serta laporan kelembagaan terkait pengelolaan wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak masa Rasulullah SAW hingga dinasti Umayyah dan Abbasiyah, wakaf telah menjadi fondasi utama pengembangan pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur publik, dan pelestarian budaya. Pada era kontemporer, inovasi seperti wakaf tunai dan wakaf aset produktif menawarkan model pendanaan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Namun, pengelolaan wakaf di Indonesia masih menghadapi kendala berupa lemahnya kompetensi nazhir, minimnya digitalisasi, serta tantangan regulasi. Meskipun demikian, perkembangan teknologi dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah membuka peluang besar bagi modernisasi sistem wakaf. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi teknologi untuk mendorong optimalisasi wakaf sebagai instrumen pembangunan peradaban Islam yang inklusif dan berkelanjutan.
PENGUATAN KOMPETENSI PENGELOLA KOPERASI SYARIAH DI KOTA BIMA Ismail Ismail; Muhammad Rasyad Al Fajar; Al Maulud; Umar Sagaf
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v1i1.738

Abstract

Pengabdian ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan sumber daya pengelola koperasi syariah di Kota Bima yang difokuskan pada akad-akad operasional Koperasi Syariah. Metode pengabdian berbentuk workshop dengan langkah-langkah pre test, pembobotan, diskusi dan pelatihan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukan bahwa, pertama, aplikasi akad Syariah Koperasi Syariah di Kota Bima hanya terbatas pada beberapa akad. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti, keterbatasan dana, tidak amanahnya penerima manfaat akad, dan keterbatasan pemahaman pengelola terhadap akad Syariah. Kedua, pengelola Koperasi Syariah di Kota Bima sebagai peserta merasa terbantu dengan kegiatan ini karena tidak hanya dapat meningkatkan kompetensi melainkan juga menjawab keraguan operasional koperasi mereka.