Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication

Implementasi Kebijakan Kementerian Agama pada Masa Pandemi COVID-19 dalam Aktivitas Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukasari Kota Bandung Nadya Zulfa Imaniar; Rodliyah Khuzai; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.502 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i1.1342

Abstract

Abstract. The emergence of Covid-19 made the Ministry of Religion should make a policy for religious instructors to continue their counseling assisted by virtual media, but in fact, these activities had an obstacles, including religious instructors at KUA Sukasari District where the programs had to be changed, they were required to be creative, and limited activities due to some areas being required to temporarily close. The purpose of this research is to find out the programs, communication processes, obstacles, and solutions for religious instructors at the KUA of Sukasari District during the Covid-19 pandemic. The type of research is qualitative research with descriptive analysis method with a da'wah communication theory and the data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques that will be used are data reduction, data presentation, and verification. The results of this research are the program that carried out by religious instructors at the KUA of Sukasari District there is communication through virtual media and face-to-face with strict health protocols, the obstacles experienced are limitations in mastering the virtual media, building public trust, conditioning gadgets, internet and quotas disruptions, the delays in activity time, and the solution is to have an adaptive attitude and connect with the community. Abstrak. Munculnya Covid-19 membuat Kementerian Agama harus membuat sebuah kebijakan kepada penyuluh agama untuk tetap melakukan penyuluhannya yang dibantu dengan media virtual, namun nyatanya kegiatan tersebut justru mengalami hambatan, termasuk penyuluh agama di KUA Kecamatan Sukasari dimana program yang telah direncanakan harus diubah, mereka diharuskan untuk kreatif, dan kegiatan yang sangat terbatas akibat beberapa wilayah diharuskan untuk tutup sementara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program, proses komunikasi, hambatan, serta solusi penyuluh agama di KUA Kecamatan Sukasari pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif metode deskriptif analisis dengan pendekatan teori komunikasi dakwah dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini bahwa program penyuluh agama KUA Kecamatan Sukasari terdapat komunikasi melalui media virtual dan tatap dengan protokol kesehatan yang ketat, hambatan yang dialami adalah keterbatasan menguasai media virtual, membangun kepercayaan masyarakat, mengkondisikan gadget, gangguan internet dan kuota, keterlambatan waktu kegiatan, dan solusinya adalah dengan adanya sikap adaptif dan saling berkomunikasi dengan masyarakat.
Metode Dakwah dalam Membina Karakter Baik dan Kuat Santri Siap Guna di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung Aiti Salma Alfa Reshi; Rodliyah Khuza'i; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.317 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3729

Abstract

Abstract. Islam is a da’wah religoin that assigns its people to broadcast its teachings to all mankind as rahmatan lil’alamin. Islam guarantees the realization of happiness and prosperty when its teachings become a way og life and implement it consistently and consistently. Today we are faced with the rapid development of the times. The influence og globalization makes the islamic generation drift away in an instant which results in a slow decline so that the Islamic identity and character of Muslims is lost. This makes a Muslim weak and powerless. The author conducted this study aimed at: Knowing the SSG Training program, Knowing the da’wah method used by the SSG Training Program, and knowing yhe supporting and inhibiting factors of the SSG Training Program. This research is a qialitative research with a case study approach. Data collection techniques in the form of interview text, observation, documentation. The object of this research is the Ready-to-Use Santri Training Program which has the aim of creating students with Good and Strong characters and can play a role in the mindst of state and religious problems as agents of change. In building good and strong characters, there are three stages of the program, namely the self destruct stage program, the self building stage of the program, and the team building stage program. The results of the research are the Ready to Use Santri Training program using the Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, and Bil Al-Mujlah Bi-al-Lati Hiya Ahsan da’wah methods. Supporting factors: discipline, da’wah methods, individual students. Inhibiting factors: individual student, environmental factors, and ineffective communication. Abstrak. Islam adalah agama dakwah yang menugaskan umatnya untuk menyiarkan ajarannya kepada seluruh umat manusia sebagai rahmatan lil’alamin. Islam menjamin terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan manakala ajarannya menjadi pedoman hidup dan melaksanakan secara konsisten serta konsekuen. Dewasa ini kita dihadapkan dengan perkembangan zaman yang cepat. Pengaruh globalisasi menjadikan generasi Islam ikut hanyut dalam keinstanan yang mengakibatkan kemunduran dengan perlahan sehingga hilanglah jati diri dan akhlak Islami muslim. Hal ini menjadikan seorang muslim lemah dan tidak memiliki kekuatan. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui program Diklat SSG, Mengetahui Metode dakwah yang digunakan Program Diklat SSG, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Program Diklat SSG. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa teks wawancara, observasi, dokumentasi. Objek penelitian ini adalah Program Diklat Santri Siap Guna yang memiliki tujuan terciptanya santri berkarakter Baik dan Kuat dan dapat berperan di tengah-tengah permasalahan negara dan agama sebagai agen perubahan. Dalam pembinaan karakter baik dan kuat memiliki tiga tahapan program yaitu program tahap dobrak diri, program tahap bangun diri, dan program tahap bangun tim. Hasil dari penelitian yaitu program Diklat Santri Siap Guna menggunakan metode dakwah Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, dan Bil Al-Mujadalah Bi-al-Lati Hiya Ahsan. Faktor pendukung: Tata tertib, metode dakwah, individu santri. Faktor penghambat: Individu santri, faktor lingkungan, dan komunikasi tidak efektif.
Etika Komunikasi Antara Guru dan Murid: (Studi Pemikiran Imam Al-Ghazali dalam Karya Bidayatul Hidayah) Ega Nurhasanah; Rodliyah Khuza’I; Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.264 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.4062

Abstract

Abstract. Good communication ethics will result in effective learning. In the book Bidayatul Hidayah by Imam Al-Ghazali explained some teacher and student ethics that must be applied in the learning process. The purpose of this study was to determine the ethics of communication between teachers and students according to Imam Al-Ghazali, its relevance to the ethics of Islamic religious communication, and the implications for future generations. This study uses a qualitative type with descriptive-analytical method and uses interpersonal communication theory. The data was obtained through the book Bidayatul Hidayah, secondary data, other relevant books and internet media. The results of the study found that first, there were seventeen teacher ethics and thirteen student ethics in the book Bidayatul Hidayah. Second, the ethics of Islamic religious communication is relevant to the communication ethics of Imam Al-Ghazali. Third, the ethical implications of Imam Al-Ghazali's communication for future generations will certainly be very helpful in the communication process. Communication ethics can produce more effective communication when applied. Abstrak. Etika komunikasi yang baik akan menghasilkan pembelajaran yang efektif. Dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali dijelaskan beberapa etika guru dan murid yang harus diterapkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etika komunikasi antara guru dan murid menurut Imam Al-Ghazali, relevansi dengan etika komunikasi agama Islam, serta implikasi bagi generasi yang akan datang. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan metode deskriptif-analitis serta menggunakan teori komunikasi antarpersonal. Data diperoleh melalui kitab Bidayatul Hidayah, data sekunder, buku lain yang relevan serta media internet. Hasil penelitian menemukan Pertama, terdapat tujuh belas etika guru dan tiga belas etika murid dalam kitab Bidayatul Hidayah. Kedua, etika komunikasi agama Islam relevan dengan etika komunikasi Imam Al-Ghazali. Ketiga, Implikasi etika komunikasi Imam Al-Ghazali bagi generasi yang akan datang tentu akan sangat membantu dalam proses komunikasi. Etika komunikasi dapat menghasilkan komunikasi yang lebih efektif apabila diaplikasikan.
Analisis Deskriptif Pesan Dakwah Islam dalam Buku “Goodbye Things Hidup Minimalis Ala Orang Jepang” Karya Fumio Sasaki Rifki Adha Darmawan; Rodliyah Khuzai'i; Malki Ahmad Nasir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5520

Abstract

Abstract. Nowadays, the minimalist lifestyle is much loved as a form of responsiveness and a solution for a consumptive and excessive lifestyle. This research is motivated by an interest in the contents of the book Goodbye Things A Japanese Minimalist Life by Fumio Sasaki which inspires readers about the concept of a minimalist lifestyle. The aim is to examine the contents of the book about the minimalist lifestyle of the Japanese with a minimalist lifestyle in an Islamic perspective, and how the contents of this book harmonize with the messages of Islamic da'wah. This study uses a method of descriptive analysis. Besides, this research also uses a library research. The results of this study that minimalist lifestyle will help a person to feel more free and avoid stress by reducing ownership of good deeds. The Japanese minimalist lifestyle is influenced by the teachings of Zen Buddhism which tends to lead a form of simplicity. This is in line with the commands of the Qur'an and as exemplified by the Prophet Muhammad P.B.U.H. That the minimalist lifestyle form of the Islamic values can be applied since for a long time and has only recently begun to trend again. Abstrak. Dewasa ini, gaya hidup minimalis banyak di gemari sebagai bentuk responsif dan solusi terhadap gaya hidup yang konsumtif dan berlebihan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan pada isi buku Goodbye Things Hidup Minimalis Ala Orang Jepang karya Fumio Sasaki yang menggugah pembaca tentang konsep gaya hidup minimalis. Tujuannya untuk mengkaji isi buku tentang gaya hidup minimalis orang jepang dengan gaya hidup minimalis dalam perspektif Islam, dan bagaimana keselarasan isi buku ini dengan pesan-pesan dakwah Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif analisis deskriptif. Disamping itu penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa seseorang lebih merasa bebas dan terhindar dari stress dengan mengurangi kepemilikan barang. Gaya hidup minimalis orang jepang dipengaruhi oleh ajaran Zen Buddhisme yang cenderung mengarah pada kesederhanaan. Hal ini sejalan dengan perintah Al-Qur’an dan seperti yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW agar tidak berlebihan dalam hal apapun. Gaya hidup sederhana adalah gaya hidup Islam yang sudah diterapkan sejak dahulu dan baru mulai trend kembali belakangan ini.
Pola Dakwah Melalui Pendekatan Bisnis Kuliner Raihan Azhar; Rodliyah Khuza'i
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5619

Abstract

Abstract. Da'wah is a very urgent activity. The goal in Islamic teachings is to make people have high faith, worship, and morals. Of course, da'wah can be applied anywhere, including in culinary business activities. This study aims to determine the process of da'wah, implementation of da'wah patterns and to know the impact of applying da'wah through a culinary business approach.This study uses qualitative research methods that are used to examine the condition of natural objects by using the case study method.The object of research in this study is the Manager and Consumer of the Nasi Kebuli Al-Khalid Restaurant. Dai uses the bil oral method, bil wisdom and bil kitabah as the delivery of da'wah material to employees, drivers ojol The impact conveyed, the owner and employees put their faith in God who provides sustenance. In addition, employees can maintain the company's name, increase faith and instill good morals. The work ethic shown is a reflection of the work concept which is the elaboration of aqidah, that the work is carried out with the aim of only hoping for the pleasure of Allah SWT. Abstrak. Dakwah merupakan aktivitas yang sangat urgen. Tujuannya dalam ajaran Islam untuk membuat manusia memiliki akidah, ibadah, serta akhlak yang tinggi. Tentunya dakwah bisa diterapkan dimana saja, termasuk di kegiatan bisnis kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dakwah, implementasi pola-pola dakwah serta mengetahui dampak penerapan dakwah melalui pendekatan bisnis kuliner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dengan menggunakan metode studi kasus.Objek Penelitian dalam penelitian ini Pengelola dan Konsumen dari Rumah Makan Nasi Kebuli Al-Khalid. Dai menggunakan metode bil lisan, bil hikmah dan bil kitabah sebagai penyampaian materi dakwah kepada karyawan, driver ojol dan konsumen. Dampak yang disampaikan, owner dan karyawannya menaruh keyakinan kepada Allah yang memberikan rezeki. Serta, karyawan bisa menjaga nama perusahaan, menaikan keimanan dan tertanamnya akhlak baik. Etos kerja yang diperlihatkan menjadi cerminan dari konsep kerja yang merupakan penjabran aqidah, bahwa kerja dilakukan tujuannya hanya mengharap ridho Allah SWT.
Pola Dakwah Melalui Pendekatan Bisnis Kuliner : Studi Kasus: Pola Dakwah Pengelola Nasi Kebuli Al-Khalid Cabang Ngamprah Raihan Azhar; Rodliyah Khuzai
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5958

Abstract

Abstract. Da'wah is a very urgent activity. The goal in Islamic teachings is to make people have high faith, worship, and morals. Of course, da'wah can be applied anywhere, including in culinary business activities. This study aims to determine the process of da'wah, implementation of da'wah patterns and to know the impact of applying da'wah through a culinary business approach.This study uses qualitative research methods that are used to examine the condition of natural objects by using the case study method.The object of research in this study is the Manager and Consumer of the Nasi Kebuli Al-Khalid Restaurant. Dai uses the bil oral method, bil wisdom and bil kitabah as the delivery of da'wah material to employees, drivers ojol The impact conveyed, the owner and employees put their faith in God who provides sustenance. In addition, employees can maintain the company's name, increase faith and instill good morals. The work ethic shown is a reflection of the work concept which is the elaboration of aqidah, that the work is carried out with the aim of only hoping for the pleasure of Allah SWT. Abstrak. Dakwah merupakan aktivitas yang sangat urgen. Tujuannya dalam ajaran Islam untuk membuat manusia memiliki akidah, ibadah, serta akhlak yang tinggi. Tentunya dakwah bisa diterapkan dimana saja, termasuk di kegiatan bisnis kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dakwah, implementasi pola-pola dakwah serta mengetahui dampak penerapan dakwah melalui pendekatan bisnis kuliner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dengan menggunakan metode studi kasus.Objek Penelitian dalam penelitian ini Pengelola dan Konsumen dari Rumah Makan Nasi Kebuli Al-Khalid. Dai menggunakan metode bil lisan, bil hikmah dan bil kitabah sebagai penyampaian materi dakwah kepada karyawan, driver ojol dan konsumen. Dampak yang disampaikan, owner dan karyawannya menaruh keyakinan kepada Allah yang memberikan rezeki. Serta, karyawan bisa menjaga nama perusahaan, menaikan keimanan dan tertanamnya akhlak baik. Etos kerja yang diperlihatkan menjadi cerminan dari konsep kerja yang merupakan penjabran aqidah, bahwa kerja dilakukan tujuannya hanya mengharap ridho Allah SWT.
Manajemen Dakwah dalam Meningkatkan Kualitas Jamaah Masjid Nurul Inayah di Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung Muhammad Ridha Arsy; Rodliyah Khuza'i; Malki Ahmad Nasir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5970

Abstract

Abstract. Da'wah management is a form of effort in managing and delivering da'wah in order to achieve the targeted objectives acceptably, so that this effort of improving the quality of the congregation of the mosque has to be arranged in an organized and directed activity program. This research aims first is to an uncover the role of da'wah management in improving the quality of congregation at Nurul Inayah Mosque, second is to an uncover the efforts of the administrator of Nurul Inayah Mosque in improving the quality of the congregation; and last is to an uncover the supporting and inhibiting factors at the Administrator of Nurul Inayah Mosque in improving the quality of the congregation. This research employs the management theory through the functions of planning, organizing, actuating, and controlling. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, while the data are collected through observations, interviews, and documentation. The research has found that the da'wah management at the administrator of Nurul Inayah Mosque cannot be separated from the functions of management in doing the activity program of the mosque. The efforts are including that are taking care of the mosque's facilities, creating schedules for those who deliever in the messages Friday Prayers, and doing congregation's development through Islamic studies which are conducted regularly. Abstrak. Manajemen dakwah adalah sebuah bentuk usaha dalam mengatur dan mengantarkan dakwah agar tepat sasaran mencapai tujuan yang diharapkan, sehingga usaha meningkatkan kualitas jamaah masjid ini mesti tersusun dalam program kegiatan yang teratur dan terarah. Penulis melakukan penelitian bertujuan untuk : mengetahui peran manajemen dakwah dalam meningkatkan kualitas Jamaah Masjid Nurul Inayah, mengetahui upaya pengurus Masjid Nurul Inayah dalam meningkatkan kualitas jamaah, dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pengurus Masjid Nurul Inayah dalam meningkatkan kualitas jamaah. Penelitian ini menggunakan Teori Manajemen melalui fungsi planning, organizing, actuating, dan controlling. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis. Sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alhasil penelitian ini didapatkan : bahwa manajemen dakwah pengurus Masjid Nurul Inayah tidak terlepas dari fungsi-fungsi manajemen dalam melakukan program kegiatan masjid, upaya yang dilakukannya adalah perawatan fasilitas masjid, membuat jadwal khotib shalat Jum’at, dan melakukan pembinaan jamaah melalui kajian yang dilakukan secara rutin.
Efektivitas Dakwah Amaliyah Thariqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Suryalaya dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Jagat Arsy Ridwan Nurarifin Ridwan; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6350

Abstract

Abstract. Tariqat is a way or way for someone to get closer to Allah with the aim of getting to Allah. Before someone carries out the amaliyah of the order, he must carry out talqin, then carry out the deeds that are in the order. Amaliyah in the Tariqat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah Suryalaya, namely dhikr, khataman, manaqib and riyadhah whose purpose is to forgive oneself, especially in the moral aspects of karimah, tazkiyatun nafs, taqarub, muraqabbah, mahabbah and ma'rifat. The research method used is a "descriptive analysis" method with a tasawuf approach. The sampling technique is purposive sampling. The research instrument used was a multiple choice questionnaire. While the correlation technique used is the product moment. In addition, researchers obtained other supporting data through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the Effectiveness of Amaliyah TQN Suryalaya (X) Morals of Santri Class IX and XII Jagat Arsy (Y) can be stated as an alternative hypothesis (Ha) accepted or proven true, while (Ho) cannot be accepted or not proven true. Thus, it means that there is a positive correlation that is moderate or quite significant or convincing between the influence of the amaliyah Thariqat Qodiriyyah Naqsyabandiyah Suryalaya on the moral development of students. This means that the higher the practice of the Suryalaya TQN amaliyah, the better the morals of the students. Abstrak. Thariqat adalah suatu jalan atau cara seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan tujuan untuk sampai kepada Allah. Sebelum seseorang menjalankan amaliah thariqat harus melaksanakan talqin, kemudian menjalankan amaliyah-amaliyah yang berada dalam thariqat tersebut. Amaliyah dalam Thariqat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah Suryalaya yaitu dzikir, khataman, manaqib dan riyadhah yang tujuannya adalah mengislahkan diri sendiri terutama dalam aspek akhlak karimah, tazkiyatun nafs, taqarub, muraqabbah, mahabbah dan ma’rifat. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode “deskriptif analisis” dengan pendekatan tasawuf. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan angket dengan bentuk pilihan ganda. Sedangkan teknik korelasi yang digunakan adalah product moment. Selain itu, peneliti memperoleh data penunjang lainnya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Amaliyah TQN Suryalaya (X) Akhlak Santri Kelas IX dan XII Jagat Arsy (Y) dapat dinyatakan hipotesis alternative (Ha) diterima atau terbukti kebenarannya, sedangkan (Ho) tidak dapat diterima atau tidak terbukti kebenarannya. Dengan demikian, berarti ada korelasi positif yang sedang atau cukup signifikan atau meyakinkan antara pengaruh amaliyah Thariqat Qodiriyyah Naqsyabandiyah Suryalaya dalam pembinaan akhlak santri. Hal ini berarti semakin tinggi pengamalan amaliyah TQN suryalaya maka akhlak santri semakin baik.
Analisis Kritis Buku Ikigai dalam Perspektif Akidah Islam Alka Azzuraprianda; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6740

Abstract

Abstract. Having a long and happy life is a human desire, to have this life must be balanced with the efforts made during his life, the thought of having this lifestyle arises because humans have a purpose in life. In addition to Islam, Japanese people also have similar teachings, the book is entitled Ikigai: The Secret to a Happy and Long Life, and the contents of this book have comparisons with Islamic teachings. This study aims to present the concept of ikigai life in the book, and then compare it with the perspective of Islamic teachings. In this study, it will be known what are the differences and similarities in the messages conveyed between the concept of ikigai and Islamic teachings. This type of research is qualitative, using the discourse analysis theory approach developed by Teun A. Van Dijk. The data collection technique is text observation by collecting some materials from books, journals and the internet related to the research. This research focuses on library research which is descriptive in perspective. The results of this study indicate that there are important messages for life in the concept of ikigai life in each chapter that is the focus of researchers in the book Ikigai: The Secret of Japanese Happy and Long Life, both in the text thematically, schematically, syntactically, semantically, stylistically, and rhetorically. In terms of social cognition, the mindset that occurs in Japanese society is derived from the teachings of Buddhism and there are historical and chronological differences with Islamic teachings, and in the social context, the habits practiced by Japanese people are empirical evidence of ancient Greek philosophers, but for Muslims not all can apply in life because it is contrary to faith. Abstrak. Memiliki hidup panjang umur dan bahagia adalah keinginan manusia, untuk memiliki kehidupan tersebut harus seimbang dengan upaya yang dilakukan selama hidupnya, pemikiran untuk memiliki pola hidup ini muncul karena manusia memiliki tujuan hidup. Selain Islam, masyarakat Jepang pun mempunyai ajaran serupa, buku tersebut berjudul Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur, dan isi buku ini memiliki perbandingan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan konsep hidup ikigai dalam buku tersebut, lalu dilakukan perbandingan dengan perspektif ajaran-ajaran Islam. Dalam penelitian ini akan diketahui apa perbedaan dan persamaan pesan-pesan yang disampaikan antara konsep ikigai dan ajaran Islam. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif, dengan menggunakan pendekatan teori analisis wacana yang dikembangkan Teun A. Van Dijk. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi teks dengan cara mengumpulkan beberapa bahan baik dari buku, jurnal maupun internet yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini memusatkan pada penelitian kepustakaan (Library Research) yang bersifat deskriptif perspektif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pesan-pesan penting untuk kehidupan dalam konsep hidup ikigai yang ada dalam setiap bab yang menjadi fokus peneliti dalam buku Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang, baik dalam teks secara tematik, skematik, sintaksis, semantik, stilistik, dan retoris. Dari segi kognisi sosial, pola pikir yang terjadi di masyarakat Jepang merupakan turunan dari ajaran-ajaran Buddhisme dan terdapat perbedaan secara historis dan kronologis terhadap ajaran-ajaran Islam, dan secara konteks sosial, kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Jepang merupakan bukti empiris dari fara filusuf yunani kuno, tetapi bagi umat muslim tidak semua bisa terapkan dalam kehidupan karena bertentangan dengan akidah.
Efektivitas Komunikasi Persuasif dalam Meningkatkan Akhlak dan Perilaku Sosial pada Pembinaan Atlet Pencak Silat: Studi Kasus di Pemusatan Pelatihan Atlet Pencak Silat Merpati Putih Kota Bandung Muhammad Alvin Rivai Siregar; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6989

Abstract

Abstract. Adolescence is a dangerous period, because this period is a transition from childhood to maturity which is often marked by a crisis of identity. This phenomenon is common among adolescents, so that irregularities often occur. One of the efforts to prevent and overcome these irregularities is through the Merpati Putih Pencak Silat martial art. The Merpati Putih training center in the city of Bandung is a place for fostering and training athletes who are talented in sports and have the potential to be developed into outstanding athletes, which includes physical and spiritual activities so that athletes have commendable morals and social behavior. This study aims to determine the coach's persuasive communication in fostering morals and social behavior of Merpati Putih athletes in Bandung. The research method used in the effectiveness of persuasive communication in fostering morals and social behavior of athletes is to use quantitative methods, and the theory used is persuasive communication. By using data collection techniques through questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the validity test, reliability test, normality test, regression test, and hypothesis testing. The results of the study show that the effectiveness of the trainer's persuasive communication in fostering morals and social behavior of athletes is quite effective. Data from the research results show that the trainer's persuasive communication has an influence on the morals and social behavior of the Merpati Putih athletes in Bandung. Abstrak. Masa remaja merupakan masa yang berbahaya, karena masa ini merupakan transisi atau peralihan dari masa kehidupan anak-anak menuju kedewasaan yang sering ditandai dengan krisis jati diri. Fenomena ini sudah umum terjadi pada kalangan remaja, sehingga sering terjadinya tindakan penyimpangan. Salah satu upaya dalam mencegah dan mengatasi penyimpangan tersebut ialah melalui beladiri Pencak Silat Merpati Putih. Pemusatan latihan Merpati Putih kota Bandung adalah wadah pembinaan dan pelatihan atlet yang berbakat olahraga dan potensial untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi, yang meliputi aktivitas fisik dan kerohanian agar terbentuknya atlet yang memiliki akhlak dan perilaku sosial yang terpuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi persuasif pelatih dalam pembinaan akhlak dan perilaku sosial atlet Merpati Putih Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam efektivitas komunikasi persuasif dalam pembinaan akhlak dan perilaku sosial atlet ialah dengan menggunakan metode kuantitatif, dan teori yang digunakan adalah komunikasi persuasif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, efektivitas komunikasi persuasif pelatih dalam pembinaan akhlak dan perilaku sosial atlet cukup efektif. Data dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, komunikasi persuasif pelatih memberi pengaruh terhadap akhlak dan perilaku sosial para atlet Merpati Putih Kota Bandung.