Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DI SMPN 2 GEGER KAB. MADIUN Ahmad Nur Aziz
FIPA : Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi Vol 2, No 1 (2014): FIPA 3
Publisher : FIPA : Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.81 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memastikan konsistensi pelaksanaan 8 Standar Nasional Pendidikan di SMPN 2 Geger. Memberikan saran kepada pelaksana guna tercapainya peningkatan mutu sekolah secara kolektif. Memastikan adanya respon dan umpan balik pengelola pencapaian mutu pada tiap tahunnya. Dari tujuan tersebut dalam penelitian ini memperoleh hasil bahwa hasil dari analisis SWOT pada implementasi pelaksanaan 8 standar nasional pendidikan di SMPN 2 geger, merupakan strenght (keunggulan) di SMPN 2 Geger dalam penerapan sekaligus dapat meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini terbukti dari tersusunnya program tahunan dan rencana kerja sekolah sebagai acuan dari penerapan 8 standar nasional pendidikan di sekolah. Hasil evaluasi SWOT maka yang menjadi kelemahan adalah keterbatasan media dan sarana prasarana sehingga dalam penerapan 8 standar nasional pendidikan belum maksimal pada tiap-tiap indikator. Hasil analisis SWOT yang menjadi peluang adalah adanya kepercayaan warga SMPN 2 Geger dalam setiap kegiatan yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.    
Taxpayer Compliance Based on Tax Socialization Mediated by Taxpayer Awareness: Behavioral Approach Farida Styaningrum; Ahmad Nur Aziz; Nik Amah; Zainul Khoirunnisa; Anggita Putri Pramudyawati
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v17i2.19520

Abstract

Purposes: The purpose of the research is to test a taxpayer compliance model where taxpayer awareness mediates the tax socialization they receive. The research results provide strategic policy recommendations to the government regarding effective tax socialization to build voluntary compliance.Methods: The population is MSME taxpayers registered at KPP Pratama Madiun. A sample of 130 respondents was obtained through incidental sampling. Data collection used a questionnaire-based survey filled out by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) actors. Smart Partial Least Square (Smart-PLS) to analyze mediation regression models. The relationship between variables is explained using a behavioral theory approach.Findings: Socialization increases taxpayer compliance directly and through taxpayer awareness. These results strengthen the government's efforts to increase taxpayer awareness through quality, effective, intensive, and sustainable tax socialization and education. Taxpayer awareness is expected to encourage voluntary compliance.Novelty: Similar studies have been conducted before, but not for MSMEs in Madiun City. We include the indicator of “compliance in reporting Tax Returns (SPT)” which is often overlooked by other studies in measuring taxpayer compliance. Several groups of MSMEs with income below a certain limit are not required to pay taxes but are still required to report SPT.
Peranan Sosialisasi dan Aktivasi Akun Coretax Pada Seluruh Karyawan PPLP PT PGRI Kota Madiun Rihan Mustafa Zahri; Erma Wulan Sari; Dhamayanti, Yolanda; Ahmad Nur Aziz; Aliffianti Safiria Ayu Ditta; Sendy Dwi Haryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i01.23894

Abstract

Transformasi digital perpajakan melalui penerapan Coretax Administration System (Coretax) merupakan upaya pemerintah dalam mendukung pelaksanaan sistem self-assessment yang efektif dan transparan. Namun, pada praktiknya masih banyak Wajib Pajak yang mengalami kendala dalam aktivasi akun Coretax akibat keterbatasan pemahaman dan literasi digital, khususnya di wilayah Kota Madiun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta membantu proses aktivasi akun Coretax melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi partisipatif, demonstrasi langsung, dan pendampingan teknis individual yang dilaksanakan bekerja sama dengan KPP Pratama Madiun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi dan manfaat Coretax, serta sebagian besar peserta berhasil mengaktivasi akun Coretax pada saat kegiatan berlangsung. Kendala teknis yang muncul dapat diatasi melalui pendampingan langsung oleh tim pengabdian. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi dan pendampingan teknis berperan penting dalam mendukung implementasi Coretax dan berpotensi meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam jangka panjang. Kata kunci: Coretax, sosialisasi pajak, aktivasi akun, kepatuhan wajib pajak, pengabdian masyarakat.
Penguatan Kompetensi Akuntansi Pajak Melalui Pelatihan Integrasi Akuntansi Dan Perpajakan Bagi Guru Dan Siswa SMK/SMK Akuntansi Sendy Dwi Haryanto; Imam Agus Faisol; Ruci Arizanda Rahayu; Dhamayanti, Yolanda; Aliffianti Safiria Ayu Ditta; Erma Wulan Sari; Rihan Mustafa Zahri; Ahmad Nur Aziz
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i01.23936

Abstract

Abstrak Kompetensi perpajakan merupakan keterampilan esensial yang harus dikuasai oleh lulusan SMK Akuntansi untuk memenuhi kebutuhan dunia industri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK Akuntansi dalam memahami integrasi akuntansi dan perpajakan Indonesia melalui pelatihan sistematis. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Oktober hingga 1 November 2025 di Aula Miendrowo FEB Universitas Airlangga dengan melibatkan 56 guru dan siswa dari Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi berbasis studi kasus, dan evaluasi pemahaman melalui post-test. Materi pelatihan meliputi integrasi akuntansi pajak dan penyederhanaan konsep perpajakan Indonesia yang disampaikan oleh praktisi berpengalaman. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 78% dengan kategori kompeten. Kegiatan ini berhasil membekali peserta dengan kompetensi praktis yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dan persiapan memasuki dunia kerja. Kata Kunci: Kompetensi Perpajakan, SMA/K Akuntansi, Integrasi Akuntansi Pajak, Pelatihan Guru