Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Gangking Memahami Alur Novel Tak Putus Dirundung Malang melalui Metode Diskusi Kaharuddin Kaharuddin; Sahiruddin Sahiruddin; Supriadi Supriadi
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2021): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.289 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v4i1.1156

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan peningkatan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gangking memahami alur novel Tak Putus Dirundung Malang melalui metode diskusi. Variabel penelitian yang digunakan dalam mengkaji novel Tak Putus Dirundung Malang adalah variabel tunggal dan variabel terikat. Kemampuan siswa memahami latar novel Tak Putus Dirundung Malang sebagai variabel terikat dan metode diskusi sebagai variabel bebas, sehingga dapat diperoleh suatu gambaran yang jelas mengenai peningkatan kemampuan siswa Kls VIII SMPN 2 Gangking memahami latar novel Tak Putus Dirundung Malang karyaS. Takdir Alisjahbana melalui metode diskusi. Dalam menelaah novel tersebut, digunakan pendekatan struktural dinamik.Pendekatan tersebut melihat karya sastra secara keseluruhan unsur-unsur yang membangunnya.Selain itu, karya sastra dikaji tanpa melepaskan dari kerangka sosial budaya yang melingkupinya.Jadi, untuk melihat karya sastra secara utuh, kita harus melibatkan unsur yang ada pada karya satra itu sendiri dan unsur yang ada di luar karya sastra. Hasil analisis novel Tak Putus Dirundung Malang karya S. Takdir Alisjahbana dapat disimpulkan novel tersebut memiliki unsur-unsur yang secara fungsional saling mendukung satu dengan yang lainnya.Novel Tak Putus Dirundung Malang karya S. Takdir Alisjahbana mempunyai latar waktu siang hari dan malam hari, latar tempat dusun Ketahun dan Bengkulu, dan latar suasana mengaharukan.Adapun alur yang digunakan dalam cerita tersebut adalah alur maju dan menggunakan kata kiasan dan bahasa Melayu.