Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PARAMEDIC VERBAL VIOLENCE AGAINST POS-COVID 19 PATIENTS AT THE TANETE PUBLIC HEALTH CENTER BULUKUMPA DISTRIK BULUKUMBA REGENCY: PRAGMAIC STRUKTURE Syarifuddin Tundreng; Supriadi Supriadi; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 02 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, edition March-May 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The spread of the Covid 19 virus has been completed, but some paramedics still have the habit of speaking arrogantly and disrespectfully in serving patients. Paramedics at the puskesmas are responsible for helping patients recover from their illness. They should provide services with language and actions that guarantee the patient's feelings. This study aims to describe the verbal arrogance of some paramedics in serving patients at the Tanete Public Health Center, Bulukumpa District, Bulukumba Regency. Describe the patient's acceptance or response to verbal arrogance carried out by paramedics towards patients at the Tanete Health Center, Bulukumpa District, Bulukumba Regency. This research is included in the field research category. The object of data collection from paramedics. The data collection method is observation by recording, recording, and interviewing. The population was determined in the form of forms of verbal arrogance by paramedics in serving patients at the Tanete Health Center, Bulukumpa District, Bulukumba Regency and the patient's acceptance or response to forms of verbal arrogance at the Tanete Health Center, Bulukumpa District, Bulukumba Regency. The research sample was determined based on the amount of data required. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. The results showed that the forms of paramedic verbal arrogance towards patients were direct orders, and orders with a high intonation voice, orders to wait for services with a rather long duration. The three forms of verbal speech are determined based on the patient's acceptance or response when receiving paramedical services. The results of the patient's acceptance or response were: complaining, regretting, disappointed, angry, and raging.
Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Gangking Memahami Alur Novel Tak Putus Dirundung Malang melalui Metode Diskusi Kaharuddin Kaharuddin; Sahiruddin Sahiruddin; Supriadi Supriadi
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2021): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.289 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v4i1.1156

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan peningkatan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gangking memahami alur novel Tak Putus Dirundung Malang melalui metode diskusi. Variabel penelitian yang digunakan dalam mengkaji novel Tak Putus Dirundung Malang adalah variabel tunggal dan variabel terikat. Kemampuan siswa memahami latar novel Tak Putus Dirundung Malang sebagai variabel terikat dan metode diskusi sebagai variabel bebas, sehingga dapat diperoleh suatu gambaran yang jelas mengenai peningkatan kemampuan siswa Kls VIII SMPN 2 Gangking memahami latar novel Tak Putus Dirundung Malang karyaS. Takdir Alisjahbana melalui metode diskusi. Dalam menelaah novel tersebut, digunakan pendekatan struktural dinamik.Pendekatan tersebut melihat karya sastra secara keseluruhan unsur-unsur yang membangunnya.Selain itu, karya sastra dikaji tanpa melepaskan dari kerangka sosial budaya yang melingkupinya.Jadi, untuk melihat karya sastra secara utuh, kita harus melibatkan unsur yang ada pada karya satra itu sendiri dan unsur yang ada di luar karya sastra. Hasil analisis novel Tak Putus Dirundung Malang karya S. Takdir Alisjahbana dapat disimpulkan novel tersebut memiliki unsur-unsur yang secara fungsional saling mendukung satu dengan yang lainnya.Novel Tak Putus Dirundung Malang karya S. Takdir Alisjahbana mempunyai latar waktu siang hari dan malam hari, latar tempat dusun Ketahun dan Bengkulu, dan latar suasana mengaharukan.Adapun alur yang digunakan dalam cerita tersebut adalah alur maju dan menggunakan kata kiasan dan bahasa Melayu.
PENDAMPINGAN KEAKSARAAN BELAJAR BACA TULIS HITUNG (CALISTUNG) DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL Supriadi Supriadi; Andi Asnawi; Asdar Asdar; Irfan Irfan; Makmur Jaya Nur; Sam Hermansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57862

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan dasar anak usia dini melalui pendampingan belajar baca, tulis, dan hitung (calistung) di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Program ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya peserta didik yang belum mampu mengenal huruf, membaca sederhana, menulis, serta berhitung dasar secara optimal. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action and Learning System (PALS) dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi metode bernyanyi, metode eja, connect the dots, menyusun kartu huruf, bercerita, dan metode ekspresif. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas A dan kelas B TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf abjad, menulis huruf dan angka, membaca sederhana, serta berhitung dasar. Selain itu, peserta didik menunjukkan antusiasme dan motivasi belajar yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Kendala yang dihadapi berupa kurangnya konsentrasi, rasa malu, dan kejenuhan peserta didik dapat diatasi melalui ice breaking, pendekatan persuasif, dan penggunaan media pembelajaran yang menarik. Dengan demikian, kegiatan pendampingan calistung ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan literasi dan numerasi anak usia dini serta dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian yang efektif dalam mendukung kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar.