Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

LOGIKA FUZZY PADA PROSES PELET PAKAN IKAN Agung Saputra; Wisnu Broto; Ainil Syafitri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.243 KB)

Abstract

Sistem logika fuzzy pada proses pellet pakan ikan ini mempunyai 3 parameter masukan antara lain diameter, kekerasan, panjang dan mempunyai keluaran tunggal yaitu berat pellet pakan ikan. Dari masukan dan keluaran mempunyai tiga label linguistik pada setiap fungsi keanggotaannya, dan mempunyai if-then aturan yang digunakan di sistem fuzzy ini. Algoritma fuzzy dapat digunakan sebagai algoritma untuk menentukan tingkatan dari ketebalan, kekerasan, dan diameter dari suatu pellet pakan ikan. Dalam penelitian ini digunakan model MAMDANI untuk mengontrol berat pelet dari setiap perubahan ketiga parameter pellet. Fungsi keanggotaan masukan dari parameter tersebut menentukan tingkatan dari penyimpangan berat pellet dari nilai nominal pellet pakan ikan. Hasil berat tablet menggunakan logika fuzzy dengan pendekatan rule-based dan common sense mempunyai kestabilan rata-rata sebesar 99.650 %. Pada proses produksi pencetakkan pellet pakan ikan yang menggunakan logika fuzzy dengan model MAMDANI hanya terjadi deviasi : 106 mg (max), 100 mg (min), 100 mg (standard), sehingga diperoleh rata-rata 100.283 mg + 0.047 %. Kata kunci : fuzzy, produksi, pellet, MATLAB.
Monitoring Vital Sign Secara Real Time dengan Aplikasi WEB Ainil Syafitri; Andrian, Kelvin Andrian
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume VII - Nomor 3 - Juni 2024
Publisher : Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/siskom-kb.v7i3.677

Abstract

Abstract—Pada umumnya penggunaan alat di rumah sakit untuk mengukur suhu, detak jantung dan saturasi oksigen atau vital sign berdasarkan kamus kesehatan Indonesia masih menggunakan kabel yang melintang di sekitar pasien yang rentan dengan kekurang akuratan pengukuran dikarenakan kabel yang tersenggol ataupun tertarik. Hal ini diperburuk dengan keharusan adanya jadwal rutin pengecekan serta rutinitas pemeriksaan kondisi alat baik sebelum ataupun ketika dipakaikan kepada pasien. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan dalam segi waktu yang dibutuhkan oleh tenaga medis untuk menentukan tindakan medis dan penentuan jumlah tetesan untuk pemberian infus yang merupakan pertolongan pertama pada semua kondisi pasien. Seiring berkembangnya teknologi dan semakin bersama dan adanya komplikasi pasien yang memerlukantindakan cepat maka di perlukan suatu system nirkabel wireless untuk memonitoring vital sign pasien secara real time akan memudahkan dan mempercepat tindakan yang harus diambil oleh paramedis pembuatan suatu system monitoring dengan menggunakan atmega 328P yang terhubung dengan aplikasi BLYNK untuk mempersingkat penerimaan data. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan menghasilkan keakuratan kinerja sebesar 82% untuk pengukuran detak jatung, 90% untukpengukuran saturasi oksigen dalam system pegukuran ini masih mengalami delay sebesar 5 detik. Semua hasil pembacaan sensor yang dilakukan pengendali dikirimkan ke server melalui transmisi WiFi ESP8266 yang di bangun dengan menggunakan database MySQL serta tampilan GUI berbentuk aplikasi website yang dibanhun dengan PHP dan HTTP.
Sistem Pengendali Pintu Otomatis Berdasarkan Parameter Suhu Tubuh dan Saturasi Oksigen yang Terhubung Web Server Syafitri, Ainil Syafitri; Surawikarya, Raka Aprilian Surawikarya
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume VII - Nomor 3 - Juni 2024
Publisher : Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/siskom-kb.v7i3.678

Abstract

Abstract— Setelah dikejutkan dengan adanya Corona Virus Disease 2019 diakhir tahun 2019, kondisi saat ini dunia masih dilanda Pandemi Virus Covid-19. Dengan terjadinya pandemi virus Covid-19 ini menyebabkan beberapa sektor industri dan wilayah perkantoran harus melaksanakan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) secara bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu sistem pengendali pintu otomatis yang dapat mengimplementasikan sensor infraredMLX90614 sebagai pengukur suhu tubuh dan MAX 30102 sebagai pengukur saturasi oksigen yang terhubung dengan Web Server sehingga dapat terpantau untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Berdasarkan dengan penelitian yang dilakukan dan juga dampak dari virus ini sangatlah besar, menjelaskan bahwa proses penelitian sistem keamanan pintu otomatis yang dapat mengukur suhu tubuh dan saturasi oksigen untuk memantau orang yang akan masuk ke area gedung perkantoran maupun industri. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian kali ini menggunakan RFID untuk mengidentifikasi data karyawan, MLX90614 untuk mengukur suhu tubuh, MAX30102 untuk mengukur kadar oksigen dalam darah, ESP32 sebagai pengendali mikro dan motor servo MG966R sebagai penggerak pintu, kemudian alat ini juga terhubung dengan web server untuk memantau data orang yang telah masuk. Dengan penggunaan sensor suhu MLX90614 dengan tingkat akurasi 99.981%, sensor oximeter MAX 30102 dengan tingkat akurasi 97.991%, motor servo sebagai penggerak pintu otomatis dengan sinyal minimum PWM 5.4 ms dan maksimum 5.54 ms.
IoT Based Remote Low Voltage Power Circuit Breaker System in Flood Areas Syafitri, Ainil; Syarif, Kemil
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v6i2.6953

Abstract

In some housing complexes with traditional electrical installation systems, electrical substations are often located in the middle of the housing complex or an area affected by flooding, causing the substation to be submerged and potentially endangering flood victims from being electrocuted. Based on these conditions, a remote voltage breaker system is needed to cut the electricity off automatically when the water level has passed a set point. This remote low-voltage electricity breaker system in flood areas is a tool for disconnecting the electrical system by detecting the water level. It can be monitored remotely based on IoT using an Android-based application. Using the HCSR04 Ultrasonic sensor to detect the water level in each container with a reading distance ranging from 2 cm to 450 cm, Ultrasonic sensor measurements will determine whether the detected water level is dangerous or not if the condition is dangerous, namely the detected water level is higher than the set point. Then, the MCCB will trip automatically. A microcontroller will process data and display the water level on the smartphone using the Blynk application. This tool uses a Node MCU-type microcontroller equipped with an ESP8266 WiFi module that functions as a regulator of the components used. The Blynk application will display water level monitoring data detected by the ultrasonic sensor in centimetre units. In the Blynk application, there is also a widget button that triggers the MCCB manually remotely. Several tests carried out on ultrasonic sensors produce the lowest error value of 1.49%, and the maximum trip time is 2.07 seconds.
Sistem Kendali Single Input-Multi Output Ketinggian Air Bendungan Menggunakan Metode PID Ainil Syafitri; S.A Wibowo; M. Rayhan Zaki
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meninjau banyaknya manfaat dari bendungan, jika dalam pengelolaan terjadi keteledoran, maka akan menimbulkan permasalahan yang besar bahkan bencana seperti yang sering terjadi saat ini yaitu banjir. Hal ini menjadi permasalaha serius yang harus segera ditangani. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan adalah memasang sistem kontrol pada bendungan. Sistem ini akan mengontrol ketinggian air bendungan menggunakan metode PID, dengan menggunakan sensor ultrasonik sebagai pengukur ketinggian air dan servo sebagai aktuator penggerak keran air. Nilai setpoint diinput menggunakan keypad dengan nilai sesuai set point. Kemudian nilai tersebut akan dibaca oleh sensor ultrasonic dan dikirimkan ke arduino uno sehingga mengukur ketinggian air. Arduino uno berfungsi sebagai otak pengendali yang menerima sinyal dari keypad dan sensor ultrasonic dan mengontrol sudut motor servo serta mengatur tampilan pada LCD. Output pengendali keran air dilakukan oleh motor servo untuk mendapatkan ketinggian air sesuai dengan set point. Hasil dari pembacaan sensor beserta nilai set point akan muncul pada LCD.Berdasarkan pengujian dan analisis yang dilakukan, dengan menggunakan Tunning Ziegler- Nichols. Pengendalian ketinggian air bendungan menggunakan 1 input sensor Ultrasonic dan output 2 motor servo diperoleh nilai Kp (78,51), Ki (28,04) dan Kd (54,96). Pengujian dengan metode tanpa PID, Ketinggian air tidak bisa mencapai Setpoint dan membutuhkan waktu 93 detik mencapai ketinggian stabil di 15 cm. Sedangkan dengan metode PID ketinggian air yang di peroleh akan stabil setelah menyentuh nilai Setpoint dalam waktu 110 detik. Respon system menjadi lebih stabil jika menggunakan 2 output pintu air dengan menggunakan metode PID.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM RAS BERBASIS IOT MELALUI BUKU SAKU DAN PELATIHAN PRAKTIK DI PESANTREN GURU QUR'AN BINTANG AL QUR'AN BOGOR Saputra, Agung; Syafitri , Ainil; Haryanto, Gunadi; Afifah, Sayyidah
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/ax4bzs63

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri dalam budidaya ikan nila menggunakan sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Guru Qur’an Bintang Al Qur’an, Bogor, dengan melibatkan 30 santri tingkat SMP. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi buku saku Panduan Pemeliharaan Ikan Nila Sistem RAS dengan Aplikasi Android, pelatihan penggunaan alat ukur kualitas air (C-600A 7 in 1 dan strip test NH₃), serta penerapan aplikasi Android untuk pelaporan real-time yang terhubung dengan dashboard Node-RED.Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan skala Likert 1–4. Sebanyak 25 santri mengikuti pre-test dan 23 mengikuti post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor dari 2.80–3.76 menjadi 3.13–3.74. Peningkatan terbesar terdapat pada indikator pencatatan kematian ikan (Δ = +0.81; g ≈ 0.67) dan pencatatan kualitas air (Δ = +0.66; g ≈ 0.68). Nilai effect size (Cohen’s d) menunjukkan dampak besar pada indikator literasi data dan prosedural. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan literasi ilmiah dan keterampilan teknis santri dalam pengelolaan kolam RAS berbasis IoT, serta menjadi model pembinaan berkelanjutan di lingkungan pesantren.. 
IoT Based Remote Low Voltage Power Circuit Breaker System in Flood Areas Ainil Syafitri; Kemil Syarif
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v6i2.6953

Abstract

In some housing complexes with traditional electrical installation systems, electrical substations are often located in the middle of the housing complex or an area affected by flooding, causing the substation to be submerged and potentially endangering flood victims from being electrocuted. Based on these conditions, a remote voltage breaker system is needed to cut the electricity off automatically when the water level has passed a set point. This remote low-voltage electricity breaker system in flood areas is a tool for disconnecting the electrical system by detecting the water level. It can be monitored remotely based on IoT using an Android-based application. Using the HCSR04 Ultrasonic sensor to detect the water level in each container with a reading distance ranging from 2 cm to 450 cm, Ultrasonic sensor measurements will determine whether the detected water level is dangerous or not if the condition is dangerous, namely the detected water level is higher than the set point. Then, the MCCB will trip automatically. A microcontroller will process data and display the water level on the smartphone using the Blynk application. This tool uses a Node MCU-type microcontroller equipped with an ESP8266 WiFi module that functions as a regulator of the components used. The Blynk application will display water level monitoring data detected by the ultrasonic sensor in centimetre units. In the Blynk application, there is also a widget button that triggers the MCCB manually remotely. Several tests carried out on ultrasonic sensors produce the lowest error value of 1.49%, and the maximum trip time is 2.07 seconds.
Implementasi Media Pembelajaran Emosi Berbasis AR untuk Meningkatkan Literasi Emosi Anak di Panti Sosial Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe M Ghailan Dhiaulhaq; Melinda Melinda; Aulia Rahman; Yunidar Yunidar; Siti Rusdiana; Ainil Syafitri; Fadilah Amanda Putri
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jprw.v3i1.1922

Abstract

Kemampuan mengenali dan meregulasi emosi merupakan bagian penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Namun, proses pembelajaran emosi di lingkungan pengasuhan sosial masih didominasi metode konvensional yang kurang interaktif sehingga pemahaman anak terhadap materi emosi belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran emosi berbasis Augmented Reality (AR) bernama MEURASA untuk meningkatkan literasi emosi anak di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN). Media dikembangkan dalam bentuk aplikasi interaktif berbasis AR yang menampilkan visualisasi emosi tiga dimensi melalui perangkat mobile. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan dan pengembangan aplikasi, implementasi, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dengan instrumen Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS-16). Kegiatan melibatkan 31 anak usia 7–12 tahun sebagai peserta. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi Meurasa dapat digunakan dengan baik dalam proses pembelajaran dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta memperoleh nilai di atas 85 poin pada evaluasi akhir pemahaman materi emosi. Selain itu, hasil pengukuran DERS-16 menunjukkan penurunan rata-rata skor dari 52,3 pada pre-test menjadi 38,7 pada post-test, yang mengindikasikan peningkatan kemampuan regulasi emosi peserta. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR yang dikembangkan dinilai efektif sebagai inovasi teknologi pembelajaran untuk mendukung peningkatan literasi emosi anak di lingkungan panti sosial.