Ngatinah Ngatinah
Program Magister Desain – FSRD ITB

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKN MATERI GLOBALISASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION ngatinah, ngatinah
Journal of Education Action Reseach Vol 4, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v4i1.23965

Abstract

Hasil belajar siswa kelas IV secara klasikal belum mencapai nilai di atas KKM 75. Dari 29 siswa kelas IV, ada 17 siswa (58,62%) yang mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara ada 12 siswa (41,38%) masih di bawah KKM. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah melalui model problem based instruction dapat meningkatkan aktivitas belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor?, 2) Apakah melalui model problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor?” Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi globalisasi melalui model problem based instruction pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor Kudus.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 11 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 14,93 dengan persentase 74,65% (sedang), siklus II meningkat menjadi 18,10 dengan persentase 90,52% (sangat tinggi). Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata kelas 78,97 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 75,86%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas yang dicapai siswa 84,66 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 89,66%. Simpulan penelitian yaitu penerapan model problem based instruction terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor Kecamatan Kota Kudus Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016.  
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKN MATERI GLOBALISASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION ngatinah, ngatinah
Journal of Education Action Reseach Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v4i1.23965

Abstract

Hasil belajar siswa kelas IV secara klasikal belum mencapai nilai di atas KKM 75. Dari 29 siswa kelas IV, ada 17 siswa (58,62%) yang mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara ada 12 siswa (41,38%) masih di bawah KKM. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah melalui model problem based instruction dapat meningkatkan aktivitas belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor?, 2) Apakah melalui model problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor?” Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi globalisasi melalui model problem based instruction pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor Kudus.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 11 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 14,93 dengan persentase 74,65% (sedang), siklus II meningkat menjadi 18,10 dengan persentase 90,52% (sangat tinggi). Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata kelas 78,97 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 75,86%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas yang dicapai siswa 84,66 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 89,66%. Simpulan penelitian yaitu penerapan model problem based instruction terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SD 2 Mlati Lor Kecamatan Kota Kudus Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016.  
Cultivating Movement for Students with Special Needs Through Creative Gymnastics to Maintain Physical Fitness Wijayanti, Dwi Gansar Santi; Yuwono, Cahyo; Rizqanada, Ayutisa; Berlianti, Dinar; Tadita, Armayta Dwi; Pamungkas, Dimas Bagus Aji; Ngatinah, Ngatinah
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/s9jwqk77

Abstract

Children with Special Needs (ABK) are children with their own characteristics, so that is what distinguishes them from other children. Special attention to the education and health aspects for students with special needs is very important. Various efforts have been made by the local government to provide great attention to this by establishing educational unit facilities, namely the State Special School in Semarang Regency. Physical Education can be used as one way to cultivate movement for students with special needs. The methods of implementing this service include coordination and socialization, implementation of creative gymnastics and assistance. Creative gymnastics activities are carried out and adjusted to the abilities of students with special needs. Starting from warm-up, core, and cool-down movements. Creative gymnastics combines movements that are easy to do so that students can imitate and move actively. Gymnastics movements are able to stimulate all aspects of cognitive, affective, psychomotor or sensory abilities responsively. Cultivating movement in students with special needs will help them maintain their physical fitness. So that they are not only healthy but they are also able to carry out other activities without feeling tired
KEEFEKTIFAN PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK CETAK TEBAL MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ngatinah, Ngatinah; Prahesti, Swantyka Ilham
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.78606

Abstract

Bahasa merupakan alat yang sangat penting ,karena dengan bahasa anak dapat menyampaikan pemikirannya kepada orang lain. Berbahasa yang baik perlu diajarkan sejak dini, karena pada usia dini adalah masa di mana informasi mudah ditangkap dan disimpan dalam memori.  Tujuan peneliti ini untuk menganalisis keefetifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimental metode dalam penelitian ini  Pre Experimental Design yaitu One Group pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 60 anak di Paud IT Imam Asy Syafi’i. Teknik penggalian data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample T-Test, Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian bahwa: uji t post-test diketahui rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 21,766 dan dan kelas kontrol sebesar 19,466, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keterampilan bahasa kelas eksperimen lebih lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.  Nilai t hitung > t tabel (5,452 > 1,652) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). sehingga diambi kesimpulan terdapat perbedaan skor keterampilan bahasa anak secara signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan media boneka jari dan kontrol yang menggunakan metode konvensional dalam upaya meningkatkan keterampilan bahasa anak.Keefektifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak 4-5 dapat digunakan di Paud Islam Terpadu Imam Syafi’i Kebondalem Kec Jambu Semarang.