Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Kerentanan Pantai Di Pesisir Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah Arini, Dwi Puspa; Indarjo, Agus; Helmi, Muhammad
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.556 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v3i4.8368

Abstract

Kabupaten Rembang merupakan wilayah yang secara langsung menerima dampak dari aktivitas erosi akibat arus dan gelombang. Erosi memiliki sifat merusak yang dapat  menganggu keseimbangan ekosistem dan dapat merusak infrastruktur yang telah dibangun pada daerah tersebut dan daerah sekitarnya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mangrove terhadap tingkat kerentanan pantai dan untuk memetakan Indeks Kerentanan Pantai berdasarkan pada lima variabel yang digunakan yaitu: tipologi pantai, geomorfologi pantai, vegetasi mangrove, kemiringan pantai dan penggunaan  lahan pesisir. Terdapat empat kelas kerentanan pantai di Kabupaten Rembang yaitu rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Pengaruh Mangrove untuk Kecamatan Kaliori tidak terlalu tampak, sedangkan di Kecamatan Rembang terjadi perubahan nilai kerentanan pantai dari tingkat kerentanan rendah menjadi tingkat kerentanan sedang.
AKSI BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN PANTAI KUTA, PROVINSI BALI Husnayaen; Arini, Dwi Puspa; Anhar, Alfian; Bela, Riyani; Widnyana, I Made Alit; Pamungkas, Angger Bayu
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1496

Abstract

The waste accumulation problem is no longer a new problem at Kuta Beach. Various efforts have been made by society and local government to reduce existing pollution. However, these efforts are still unable to reduce the huge rubbish problem at Kuta Beach. The phenomenon of the west wind that sends rubbish from outside Bali and the society’s lack awareness in protecting the environment worsen the beauty of Kuta Beach. This waste problem threatens Kuta Beach in terms of beauty, public health and the biota around it. One effort that can be made to overcome this problem is by carrying out beach clean-up activities around Kuta Beach. This beach clean-up action aims to provide understanding to the local community and tourists about the importance of maintaining cleanliness so that the beauty of Kuta Beach can be enjoyed comfortably. The implementation of this beach clean-up action received the attention of many parties and was attended by 1798 participants consisting of various groups of people from children to adults. The beach clean-up activity was well organized and ran smoothly in accordance with the activity plan that had been prepared.