Royyana Muslim Ijtihadie
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMASI ADAPTASI KUALITAS KONTEN DENGAN DISTRIBUSI BEBAN UNTUK PENINGKATAN KINERJA LAYANAN MULTIMEDIA DALAM JARINGAN Sofyan Noor Arief; Waskitho Wibisono; Royyana Muslim Ijtihadie
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses internet saat ini tidak hanya dapat dinikmati oleh pengguna komputer personal saja, namunjuga oleh pengguna perangkat bergerak. Namun, perangkat bergerak memiliki keterbatasan sumberdaya karena sifatnya yang dimaksimalkan untuk mobilitas. Karena keterbatasan tersebut muncullahide untuk mengubah halaman web agar dapat ditampilkan maksimal pada perangkat bergerak. Idetersebut  dikenal  dengan  adaptasi  konten.  Terdapat  berbagai  macam  teknik  adaptasi.  Mulai  dariadaptasi  secara  manual,  adaptasi  secara  dinamis  pada  sisi client saja  /  sisi server saja/  sisiintermediate saja, sampai adaptasi secara dinamis dengan pemilihan lokasi pengadaptasian mediaantara client, server dan intermediate.  Namun,  adaptasi  secara  dinamis  dengan  pemilihan  lokasipengadaptasian medianya belum efisien, karena proses tersebut masih dilakukan pada satu sisi saja.Sehingga  apabila  media  yang  di  adaptasi  berupa  data  berukuran  besar  seperti  video  akanmemberatkan  sistem  pada  sisi  yang  memprosesnya.  Pada  penelitian  ini  diusulkan  metodepengadaptasian  media  konten  dengan  mendistribusikan beban  prosesnya  pada  sisiserver danintermediate. Pendistribusian  beban  diberikan  sesuai  dengan ketersediaan  sumber  daya  yangdimiliki oleh  masing-masing  pekerja. Pendistribusian  beban  dilakukan  dengan  memecah  videotersebut  menjadi  beberapa  potong  untuk  kemudian  disebar  dan  diproses  (diadaptasikan)  padamasing-masing pekerja. Kemudian potongan-potongan tersebut digabung kembali dan dikirimkankepada client. Dengan  menerapkan  metode  pendistribusian  beban  dalam  proses  pengadaptasianmedia  konten,  diharapkan  akan  terjadi  peningkatan  performa  dari  proses  adaptasi  konten  yangdilakukan.  Selain  itu  dengan  metode  ini  diharapkan  waktu  respon  dapat  dipercepat  danmeningkatkan performa sistem secara keseluruhan. Sehingga jaminan ketersediaan layanannya pundapat dijamin.
SISTEM OTENTIKASI UNTUK SQUID BERBASIS WEB Febriliyan Samopa; Royyana Muslim Ijtihadie; Liga Awami
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.272 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a235

Abstract

Dalam sebuah jaringan komputer terdapat bermacam-macam tipe user dengan berbagi tingkatan yang berbeda yang juga dibutuhkan perlakuan yang berbeda pada tiap user yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam menggunakan akses web, baik berupa http, ftp, gopher, dan lain-lain. Dimana masing-masing user memiliki skala prioritas dalam penggunaan bandwidth, jumlah koneksi maksimum, waktu koneksi, ukuran file maksimum, situs yang tidak boleh diakses dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang disimpan dalam basisdata. Selain itu, perangkat lunak yang dibuat dapat memproses request dari client berdasarkan data konfigurasi dengan lebih cepat. Permasalahan yang mucul adalah bagaimana merancang dan membuat suatu perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang diambil dari basisdata, serta dapat memproses request dari client dengan lebih cepat berdasarkan hak akses yang dimilikinya.Dalam penelitian ini didesain dan diimplementasikan suatu sistem otentikasi user dengan mengambil data user yang tersimpan dalam basisdata MySQL. Disamping itu, dilakukan rekayasa pada beberapa rutin proses yang terdapat dalam squid proxy, supaya proses-proses dapat melakukan pengambilan data konfigurasi yang dialihkan dan disimpan dalam basisdata MySQL. Data konfigurasi ini didasarkan pada pembagian hak akses yang dimiliki oleh masing-masing grup user. Antarmuka berbasis web digunakan sebagai salah satu layanan bagi admin untuk mempermudah pengelolaan dan pengolahan data konfigurasi yang dibuat.Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, terbukti sistem yang dibuat dapat bekerja dengan baik dan tidak melenceng dari fungsi asli sebelum dilakukan perubahan. Bahkan pada penanganan request client yang berukuran besar, kinerja squid mengalami peningkatan dalam hal kecepatan proses yang dibutuhkan. Sebagai contoh, request client pada  file berukuran 602 KB dengan tipe file html (supaya dapat dieksekusi dan ditampilkan pada browser). Pada squid asli, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengiriman data yang diminta adalah 85,921 detik. Sedangkan pada squid hasil rekayasa, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan adalah 76,572 detik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan, dengan pembuatan rekayasa rutin proses yang tepat dapat meningkatkan kinerja squid.Kata Kunci : squid, proxy, otentikasi eksternal mysql, linux, web, php, rekayasa proses, patch, akses user
PERANGKAT LUNAK SEMI HOT STANDBY ROUTER PROTOCOL PADA PC ROUTER BERBASIS LINUX Nur Aini Rakhmawati; Febriliyan Samopa; Royyana Muslim Ijtihadie
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.58 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a242

Abstract

Router memegang peranan penting dalam sebuah jaringan. Jika router mengalami suatu masalah dapat berakibat terhambatnya lalu lintas data dalam suatu jaringan. Untuk mengatasi masalah sebuah router, Cisco mengembangkan suatu sistem Hot Standby Router Protocol (HSRP). Namun HSRP ini belum dimiliki oleh router komputer. Padahal harga komputer lebih murah daripada router hardware. Semi HSRP merupakan suatu metode yang diimplementasikan pada router komputer dengan keterbatasan yang dimiliki oleh sebuah komputer dimana sebuahrouter komputer tidak dapat mengirimkan pesan resign yang mengijikan router lain untuk menggantikannyaketika router komputer ini mengalami kegagalan. Dalam semi HSRP dibentuk suatu kelompok router yang memiliki subnet yang sama pada masing-masing interfacenya.Pada masing-masing router dijalankan aplikasi yang berfungsi untuk mengatur jalannya mekanisme HSRP. Aplikasi ini memungkinkan router-router tersebut dapat berhubungan untuk mengetahui apakah ada masalah yang terjadi pada router utama yang berfungsi untuk meneruskan data klien dengan menggunakan alamat virtual IP dan MAC. Dalam berhubungan router-router tersebut menggunakan komunikasi broadcast. Ketika router utama mengalami kegagalan maka akan terjadi pemilihan router berdasarkan prioritas yang dimiliki oleh masing-masing router. Router dengan prioritas tertinggi akan menjadi router utama baru. Router yang terpilih tersebut melakukan penambahan IP yang digunakan sebagai virtual IP yang dikenali klien dan mengubah alamat MAC yang sama dengan router utama sebelumnya. HSRP pada router hardware dapat diimplementasikan dengan semi HRSP pada routerkomputer.  Sebagaimana halnya HSRP Cisco perpindahan router dapat dilakukan secara otomatis dengan perpindahan alamat IP dan MAC. Perpindahan router ini tidak dipengaruhi besarnya lalu lintas jaringan dan jumlah router yang terdapat dalam satu kelompok . Kata kunci: Router, HSRP, MAC, IP
PENGUKURAN KINERJA ROUND-ROBIN SCHEDULER UNTUK LINUX VIRTUAL SERVER PADA KASUS WEB SERVER Royyana Muslim Ijtihadie; Febriliyan Samopa
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 2 Juli 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.073 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i2.a252

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan jumlah pengguna internet dan mulai diadopsinya penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari, maka lalulintas data di Internet telah meningkat secara signifikan. Sejalan dengan itu pula beban kerja server-server yang memberikan service di Internet juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal tersebut dapat mengakibatkan suatu server mengalami kelebihan beban pada suatu saat. Untuk mengatasi hal tersebut maka diterapkan skema konfigurasi server cluster menggunakan konsep load balancing. Load balancing server menerapkan algoritma dalam melakukan pembagian tugas. Algoritma round robin telah digunakan pada Linux Virtual Server. Penelitian ini melakukan pengukuran kinerja terhadap Linux Virtual Server yang menggunakan algoritma round robin untuk melakukan penjadwalan pembagian beban terhadap server. Penelitian ini mengukur performa dari sisi client yang mencoba mengakses web server.performa yang diukur adalah jumlah request yang bisa diselesaikan perdetik (request per second), waktu untuk menyelesaikan per satu request, dan   throughput yang dihasilkan. Dari hasil percobaan didapatkan bahwa penggunaan LVS bisa meningkatkan performa, yaitu menaikkan jumlah request per detik, menurunkan waktu menyelesaikan request, dan menaikkan throughput data yang ditransfer, sehingga data bisa diambil dalam waktu yang cepat..   Kata kunci : Linux Virtual Server, Load Balancing , Round-robin, IPv6, Kinerja
PROTOTYPE SISTEM MONITORING RUMAH MENGGUNAKAN WEBCAM Muchammad Husni; Royyana Muslim Ijtihadie; Januar Bisaptanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 2 Juli 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.576 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i2.a253

Abstract

Saat ini  internet merupakan produk teknologi yang berkembang pesat dan menjadi dasar terhadap munculnya berbagai macam teknologi dan peralatan multimedia. Salah satunya adalah SMS gateway dan Webcam. SMS gateway, produk yag didukung oleh teknologi mobile phone ini berfungsi untuk berkomunikasi antara komputer dengan telepon selular. Sedangkan Webcam adalah salah satu produk teknologi multimedia untuk pengambilan gambar dan video. Penelitian ini mencoba mengimplementasikan sebuah sistem untuk memonitor rumah dari jauh dengan mengintegerasikan teknologi SMS Gateway, Webcam dan Dial Up Networking untuk menunjang  fitur sistem. Teknis secara global sistem adalah sebagai berikut: Sistem diaktifkan menggunakan SMS. Aktifasi yang dimaksud adalah dial up komputer server ke internet. Output aktifasi adalah alamat IP yang dikirimkan kembali ke user. Informasi alamat IP inilah yang digunakan komputer client untuk memulai viewing gambar dari webcam. Sistem yang dibuat dalam penelitian ini dapat melakukan viewing kondisi rumah dari tempat lain melalui internet. Koneksi ke internet komputer server dapat dikontrol menggunakan SMS sehingga mengefisienkan penggunaan internet pada sistem.   Kata Kunci : Webcam, Winsock, Dial Up Networking  dan SMS Gateway.