Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

VERIFIKASI SIGNATURE PADA KOLABORASI SISTEM DETEKSI INTRUSI JARINGAN TERSEBAR DENGAN HONEYPOT Prasetya, Noven Indra; Djanali, Supeno; Husni, Muchammad
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 2, Juli 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v12i2.a324

Abstract

Sistem Deteksi Intrusi atau IDS merupakan suatu sistem yang banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mendeteksi adanya usaha-usaha penyusupan secara proaktif berdasarkan signature atau anomali dengan cara mengeluarkan alert (peringatan) sebagai hasil dari pendeteksiannya. Namun dalam implementasinya, IDS terkadang mengeluarkan alert yang salah (true negative) atau tidak dapat mendeteksi intrusi yang bersifat Zero-Day attack, sehingga menyebabkan administrator kesulitan dalam menganalisa serangan dan tindakan yang tepat selanjutnya. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka perlu dilakukan suatu kolaborasi antar IDS maupun dengan teknologi keamanan jaringan yang lain dengan tujuan untuk membuat pendeteksian intrusi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini, diajukan suatu bentuk Kolaborasi IDS dengan teknologi keamanan jaringan, yaitu dengan Honeypot. Selain itu diajukan pula suatu mekanisme perbaikan signature hasil analisis Honeypot dengan tujuan agar signature bisa langsung digunakan oleh IDS tanpa terjadi kesalahan. Pengujian pada lima belas skenario serangan yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep kolaborasi dan mekanisme perbaikan signature yang diajukan mampu mereduksi alert true negative dan zero-day attack sebesar 85%. Karena dari lima belas skenario serangan hanya dua skenario serangan yang tidak berhasil terdeteksi oleh IDS dan Honeypot.
OPTIMASI ROUTING PADA PROTOKOL AODV_EXT DENGAN MENGGUNAKAN LINK EXPIRATION TIME (LET) Windianto, Wiwien; Djanali, Supeno; Husni, Muchammad
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 13, No 2, Juli 2015
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v13i2.a483

Abstract

Proses flooding pada MANET merupakan suatu teknik pada fase route discovery yang digunakan oleh source node un-tuk mengirimkan route request packet (RREQ) pada node-node disekitarnya. Proses ini seringkali menimbulkan transmisi ulang yang tidak perlu dan menyebabkan congestion dan packet collision dimana fenomena ini dikenal dengan broadcast storm. Protokol AODV_EXT merupakan pengembangan dari protokol AODV yang menerapkan algoritma pengaturan RREQ forwarding pada intermediate node. Pada proses flooding tersebut maka RREQ packet akan diteruskan oleh inter-mediate node ke node-node selanjutnya apabila densitas node tetangga memenuhi batasan yang ditetapkan. Metode ini mengurangi terjadinya kemacetan jaringan akibat adanya transmisi ulang. Pergerakan node memiliki peran penting pada MANET. Mobilitas node sering menyebabkan perubahan pada topologi jaringan serta putusnya jalur yang menyebabkan proses route discovery perlu dilakukan kembali. Maka pada penelitian ini diusulkan suatu optimasi pemilihan rute pada jaringan MANET dengan mempertimbangkan link lifetime yang ada aki-bat pergerakan node. Algoritma Link Expiration Time (LET) digunakan untuk memperkirakan lamanya dua buah node untuk dapat saling berhubungan. LET dihitung berdasarkan jangkauan transmisi serta kecepatan relatif antara dua buah node. Routing protocol yang menggunakan nilai LET akan dapat menemukan rute yang paling stabil. Berdasarkan hal itu maka algoritma LET akan diterapkan pada protokol AODV_EXT dengan tujuan dapat meningkatkan performance pada protokol tersebut. Network Simulator 2 (NS2) digunakan untuk mengevaluasi modifikasi dari protokol AODV_EXT dengan menggunakan Link Expiration Time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol R-AODV_EXT memiliki kinerja yang lebih baik da-ripada AODV_EXT untuk parameter packet delivery ratio (PDR), throughput, number of packets dropped, dan average end-to-end delay.
Pengembangan Sistem E-Learning yang Adaptif untuk Pelatihan dan Tes TOEFL Sofian Arifianto; Muchammad Husni; Erina Letivina Anggraini
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.441 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.632

Abstract

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) memiliki 3 bagian jenis soal, Listening Comprehension, Structure & Write Expression dan Reading Comprehension. Untuk saat ini, kebanyakan TOEFL dilakukan dengan manual, yaitu dengan pengerjaan dengan kertas dan membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa mengetahui hasil tes tersebut. Dalam artikel ini, LMS Dokeos dikembangkan dengan beberapa perubahan, sehingga didapatkan suatu sistem yang adaptif yang mampu menganalisis kelemahan user dan memberikan soal yang menjadi kelemahan. Dokeos sendiri dibangun dengan bahasa pemrograman PHP&MySQL. Pada sistem ini ada 2 macam tes, Pretest dan posttest. Pretest merupakan suatu latihan TOEFL. Sedangkan Posttest merupakan TOEFL yang sesungguhnya. Posttest bisa dilakukan setelah user lulus dari pretest. Nilai untuk kelulusan dalam  pretest dan posttest ini adalah 477. Pada pretest, sistem bisa menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes yang telah didapat dari tiap section. Pengguna juga bisa memonitor nilai yang didapatkan pada saat pretest. Sedangkan pada posttest, terdapat pin yang digunakan sebagai hak akses untuk melakukan tes. Dengan begitu, diharapkan aplikasi ini bisa lebih aman dan efisien dalam menghemat waktu dan biaya
Implementasi Klien SIP Berbasis Web Menggunakan HTML5 dan Node.js Muhammad Iqbal; Muchammad Husni; Hudan Studiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.316 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.643

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini mendorong internet dan web untuk menjadi standar komunikasi yang terbaru. Dengan diperkenalkannya konsep Web 2.0 dan standar HTML5, web diharapkan dapat menjadi standar komunikasi yang universal. Di sisi lain, Rich Internet Application (RIA) menjadi tren perkembangan teknologi web saat ini. Dengan teknologi tersebut, aplikasi web didesain dengan pendekatan aplikasi desktop, mengedepankan kecepatan akses, kemudahan bagi pengguna, dan keinteraktifan. Sehingga, membawa teknologi komunikasi VoIP ke teknologi RIA akan semakin memudahkan pengguna. Dengan mengimplementasikan fitur-fitur baru dari HTML5, akan dihasilkan aplikasi web yang mengikuti konsep RIA tanpa memerlukan penggunaan aplikasi pengaya pada peramban. Untuk mengetahui kemampuan dari sistem ini dilakukan tiga pengujian. Pengujian pertama adalah untuk mengetahui tingkat QoS (Quality of Service) dari perangkat lunak dan yang kedua adalah survei untuk mengetahui nilai MOS (Mean Opinion Score) dari perangkat lunak. Survei menghasilkan keluaran bahwa perangkat lunak memiliki skor MOS 3,8. Pengujian ketiga adalah untuk mengetahui kompatibilitas dari aplikasi-aplikasi peramban yang populer saat ini, hasil dari pengujian ini hanya peramban Google Chrome Developer Release yang mendukung aplikasi web ini secara penuh.
Penerapan Secret Image Sharing Menggunakan Steganografi dengan Metode Dynamic Embedding dan Authentication-Chaining Arya Widyadhana; Muchammad Husni; Rully Soelaiman
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.793 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.647

Abstract

Teknik yang banyak digunakan untuk menyebarkan suatu citra rahasia kepada n orang adalah dengan cara membagi citra rahasia ke dalam beberapa bagian yang kemudian diproses menggunakan skema (k, n)-Shamir Secret Sharing yang dikemukakan oleh Adi Shamir (1979). Bagian-bagian dari citra rahasia yang sudah diproses tersebut disisipkan ke dalam n citra kamuflase dan menghasilkan n citra stego. Penyisipan dilakukan sedemikian rupa sehingga kualitas visual citra stego semirip mungkin dengan citra kamuflase. Cara untuk memproteksi citra stego dari orang yang tidak berhak adalah dengan cara menyisipkan suatu bit otentikasi yang berfungsi sebagai suatu digital signature dari citra stego. Citra rahasia dapat dirangkai kembali jika terdapat minimal k citra stego asli. Teknik ini dinamakan Secret Image Sharing.
PENERAPAN AES UNTUK OTENTIKASI AKSES CLOUD COMPUTING Imamah h; Arif Djunaidy; Muchammad Husni
Jurnal Simantec Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i1.1344

Abstract

ABSTRAKOtentikasi merupakan salah satu bagian penting dari proses pengamanan data, yang bertujuan untuk membatasi tingkatan hak akses pengguna. Cloud Computing merupakan model komputasi yang mengalihkan sumber daya seperti daya komputasi, penyimpanan, jaringan dan perangkat lunak menjadi layanan di internet. Kehilangan data akibat kebocoran hak akses atau mekanisme otentikasi yang lemah diduga sebagai resiko dan ancaman paling rentan pada cloud computing. Penelitian ini mengajukan sebuah metode pengamanan untuk otentikasi hak akses menggunakan AES (Advance Encryption Standard). Password yang merupakan metode pengamanan hak akses akan dienkripsi menggunakan AES kemudian diuji coba dalam sebuah server PC yang telah diintalasi eyeOS (server private cloud). Hasil percobaan dengan menambahkan enkripsi AES untuk enkripsi password menggunakan data uji Rockyou menghasilkan skor 0.97 lebih kuat dibandingkan metode MD5 dengan selisih waktu komputasi 0.0004 mikro-detik lebih lambat. Hasil percobaan dengan menggunakan data uji MySpace menghasilkan skor 1.24 lebih kuat dibandingkan dengan metode MD5 dengan selisih waktu komputasi 0,0011 mikro-detik lebih lambat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem otentikasi yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk diaplikasikan dalam lingkungan cloud computing.Kata Kunci: AES (advanced encryption standard), Biometrik tanda tangan offline ,Cloud computing, manajemen otentikasi.ABSTRACTAuthentication is one important part of the process of data security, which aims to restrict user access levels. Cloud Computing is a computational model that diverts resources such as computing power, storage, networking and software as a service on the internet. Data loss due to leakage permissions or weak authentication mechanism thought to be most vulnerable to the risks and threats to cloud computing. This study proposed a method for authentication security permissions using AES (Advanced Encryption Standard). Password is a method for securing rights access will be encrypted using the AES then tested in a server PC that has installation with eyeOS ( private cloud server ) . The experimental results by adding AES encryption for encrypting passwords using RockYou generate test data score 0.97 is stronger than MD5 method with a computing time 0.0004 microseconds slower . The experimental results using MySpace generate test data resulted in a score 1.24 stronger than MD5 method with computing time 0.0011 microseconds slower . Based on the results of the study indicate that the authentication system developed in this study feasible to be applied in a cloud computing environment .Keyword: AES (advanced encryption standard), Biometric offline signature, Cloud computing, management authentication.
SISTEM E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN iBT TOEFL (INTERNET BASE TEST OF ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE) MENGGUNAKAN MEDIA VOIP (VOICE OVER INTERNET PROTOCOL) Muchammad Husni; Endang Susilowati
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.413 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v4i2.634

Abstract

Dengan semakin berkembangnya komunikasi internasional saat ini, seseorang dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa global, diantaranya adalah bahasa Inggris. Salah satu alat untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris adalah dengan menggunakan TOEFL (Test of English as a Foreign Languge). iBT TOEFL ( Internet Base Test TOEFL)  mengukur kemampuan pembelajar untuk memahami, menggunakan dan mengerti bahasa Inggris ditingkat Universitas, disamping itu, test ini juga mengevaluasi seberapa baik pembelajar menggabungkan keterampilan mendengarkan/menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing) dalam bahasa Inggris. Penelitian ini akan mengembangkan Sistem E-learning untuk pembelajaran (Pelatihan dan Tes) TOEFL menggunakan jaringan intranet yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan TOEFL pembelajar dengan memberikan hasil keluaran berupa kelemahan seseorang dalam menjawab soal-soal tes. iBT TOEFL terdiri atas  4 (empat) bagian tes yaitu Listening, Writting, Reading dan Speaking. Sistem E-learning ini akan disertai dengan soal-soal latihan yang disesuaikan dengan kelemahan kemampuan TOEFL dari pembelajar/pengguna. Dengan demikian diharapkan Sistem E-learning ini dapat membantu pembelajar untuk meningkatkan kemampuan TOEFL sehingga target nilai TOEFL yang diinginkan dapat tercapai. Dalam sistem E-learning ini juga disediakan jalur komunikasi suara antara pembelajar/pengguna dengan penilai (assessor) yang dikembangkan dengan teknologi VoIP untuk membantu pengguna dalam melatih teknik berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris. 
Integrasi Teknologi Internet of Things dalam Pengembangan Sistem Pemantauan Kualitas Air dan Kesehatan Udang Air Tawar untuk Optimalisasi Produk Perikanan Ginardi, Raden Venantius Hari; Husni, Muchammad; Sholikah, Rizka Wakhidatus; Indrawanti, Annisaa Sri; Sabilla, Irzal Ahmad; Oktarina, Eka Sari; Rasmana, Susijanto Tri; Hariyawan, Mohammad Yanuar; Briantoro, Hendi; Wicaksono, M. Januar Eko; Mohammad, Iki Adfi Nur; Syafa, Ilhan Ahmad; Wicaksono, Rahmad Aji; Luqmanulhakim, Naufan Zaki; Kusuma, Zulfa Hafizh; Santosa, Hafis Akmaldi; Wijaya, Agas Ananta
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2487

Abstract

Pengelolaan kualitas air adalah salah satu komponen penting yang perlu diperhatikan dalam budidaya perikanan, terutama pada udang air tawar. Faktor kualitas air dapat mempengaruhi hasil produksi dan keberhasilan dari budidaya udang. Beberapa komponen dalam air yang perlu diperhatikan dalam budidaya udang antara lain suhu, oksigen terlarut, salinitas, dan PH dari air. Keempat komponen tersebut dapat memberikan gambaran terkait kondisi air dari budidaya udang apakah dalam kondisi baik atau dalam kondisi yang dapat mengganggu pertumbuhan udang. Pemantauan keempat komponen utama tersebut idealnya dilakukan setiap hari untuk dapat melakukan intervensi jika terjadi ketidak seimbangan kondisi air. Pada pengabdian masyarakat ini dibangun perangkat Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan kondisi air pada budidaya udang air tawar. Perangkat IoT memungkinkan dilakukan pemantauan kondisi air dari jauh dengan memanfaatkan aplikasi mobile. Hal tersebut dapat mempermudah petani udang untuk melakukan pemantauan tanpa harus datang langsung ke lokasi budidaya. Selain itu pelatihan pada mitra juga dilakukan untuk memberikan sosialisasi penggunaan alat dan implementasinya. Hasil luaran dari pengabdian masyarakat ini berupa prototype alat IoT untuk monitoring yang telah diimplementasikan pada pihak mitra, publikasi pada laman berita daring, HKI (Hak Kekayaan Intelektual) video abmas, dan jurnal pengabdian kepada masyarakat.
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK MANAJEMEN KONEKSI INTERNET UNTUK SOHO Muchammad Husni; David Yulianto Santoso
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.123 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v1i1.a100

Abstract

Untuk bisa mengakses Internet, komputer harus terhubung ke Internet melalui Internet Service Provider dan menggunakan IP address Internet. Jumlah IP address Internet saat ini (IPv4) sangat terbatas, oleh karena itu penggunaannya dibatasi dan diatur dengan sistem sewa yang cukup mahal. Alternatif koneksi Internet yang paling murah dan umum digunakan adalah Dial-up, komputer client akan otomatis menggunakan IP address dynamic yang disewakan selama kita terkoneksi. Apabila pada Local Area Network terdapat beberapa komputer yang ingin menggunakan Internet secara bersamaan apakah harus dilakukan Dial-up untuk tiap komputer ? Tidak, terdapat 2 alternativ Internet-Sharing yakni Masquerading dan Proxy. Saat ini terdapat beberapa software yang menyediakan solusi Internet-Sharing dengan Masquerading atau Proxy yang berbasis sistem operasi Windows. Permasalahannya software tersebut tidak handal (lambat dan sering hang) dan tidak aman karena banyaknya celah keamanan pada sistem operasi Windows seperti Denial-of-Service dan Trojan. Penggunaan Internet yang tidak terkontrol pada suatu perusahaan dapat menyebabkan efek yang kontraproduktiv pada karyawan, oleh karena itu diperlukan manajemen akses Internet yang efektiv, efisien dan mudah digunakan. Pada makalah ini dikembangkan solusi Internet-Sharing dan Manajemen Koneksi Internet yang handal, aman, fleksibel dan mudah digunakan. Untuk Internet-Sharing menggunakan fasilitas Masquerading yang terdapat pada kernel Linux 2.2 yang terbukti handal dan aman. Sistem manajemen koneksi dan konfigurasi didesain berbasis Web agar mudah digunakan oleh network administrator dan karyawan. Sistem ini juga cocok diaplikasikan pada Internet Café/Warung Internet. Kata kunci : Internet, SOHO, IP, dial-up.
PROTOTIPE SISTEM INFORMASI DAN TRANSAKSI LAYANAN STASIUN KERETA API MELALUI PIRANTI NIRKABEL Muchammad Husni; ND Nugraeni
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.128 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i1.a111

Abstract

Trend teknologi berbasis nirkabel sedang berlangsung pada dekade ini, mencoba mengalokasikan kebutuhan manusia akan informasi terhadap tingkat mobilitas yang dimilikinya. Mulai dari hal-hal kecil yang bersifat menyenangkan hingga ke dalam transaksi-transaksi moneter. Teknologi berbasis nirkabel sendiri menawarkan banyak pilihan mulai dari ragam teknologi komunikasi data, layanan pembawa, atau juga alternatif layanan-layanan bernilai tambah yang ditawarkan oleh operator komunikasi nirkabel. Perancangan prototipe ini mempelajari teknologi nirkabel yang dapat melakukan implementasi sistem layanan stasiun kereta api berbasis teknologi nirkabel. Mempelajari kelebihan dan keterbatasan dari teknologi yang hendak dipergunakan untuk kemudian melakukan pilihan untuk implementasi secara optimal. Implementasi prototipe menggunakan teknologi WAP untuk memberikan layanan informasi stasiun kereta api, dan teknologi SMS untuk melayani transaksi reservasi tiket. Teknologi-teknologi nirkabel tersebut dipakai untuk menjembatani antara penyimpanan data dari pihak stasiun dengan pihak-pihak yang membutuhkan layanan dari stasiun kereta api. Layanan yang diberikan meliputi layanan informasi kereta, informasi realisasi kedatangan kereta, berita seputar layanan, dan reservasi tiket. Kata kunci: WAP, SMS, GSM, PHP, WML, SQL Server.