Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Digitalisasi Marketing dan Manajemen Produksi Bagi Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kemplang: (Studi Kasus Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan) Putra, Caesar Alief; Pasmawati, Yanti; Kusmindari, Christofora Desi; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i1.520

Abstract

Tujuan penelitian dari pendampingan ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang hambatan yang dihadapi oleh UMKM dalam mengadopsi strategi digitalisasi marketing dan manajemen produksi yang lebih canggih. Selain itu, pendampingan ini juga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengimplementasikan dan memanfaatkan digitalisasi marketing serta manajemen produksi secara efektif untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini yaitu observasi, diskusi dan pendampingan. Hasil dari pendampingan ini yaitu pemanfaatan digitalisasi marketing pembuatan google maps, akun instagram. Hasil dari pendampingan manajemen produksi yaitu supplier cadangan, penggunaan sarung tangan dan pembuatan proses bisnis.
Penerapan Digital Marketing Pada UMKM Kain Tenun/Songket Ibu Nina Di Desa Ibul Besar 1, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir Al-Farizi, Salman; Renilaili, Renilaili; Kusmindari, Ch Desi; Pasmawati, Yanti; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i1.524

Abstract

Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dengan tema penerapan digital marketing pada UMKM kain tenun/songket Ibu Nina di desa Ibul Besar 1 ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai digital marketing serta serta pelatihan penerapan digital marketing. Metode yang di gunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu melalui membahas dan praktik langsung penerapan digital marketing. Tahapan pelaksanaan pemanfaatan digital marketing agar sistem pemasarannya menjadi lebih baik sehingga dapat memperluas cakupan target usahanya serta dapat menunjang kegiatan penjualan yang lebih baik. Selain itu, UMKM juga diberikan bantuan dalam membuat akun bisnis di media digital yaitu Shopee dan Instagram. Dari hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, disarankan sebaiknya penggunaan strategi digital marketing dapat ditindaklanjuti dengan pembimbingan secara berkala sehingga bisa efektif dan optimal dalan menunjang kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha UMKM.
Pemeriksaan Kelayakan Alat Kerja Yang Akan Digunakan Di Dalam Pt. Pertamina Kilang Ru-III Plaju Ibrahim, Adnan; Renilaili, Renilaili; Kusmindari, Ch Desi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i1.613

Abstract

Tujuan dilakukannya kegiatan Penelitian dan pengabdian kepada Penelitian ini untuk mengevaluasi kelayakan alat kerja yang akan digunakan di PT. Pertamina Kilang RU-III Plaju. Metode yang digunakan meliputi inspeksi visual, pengujian fungsional, dan analisis dokumentasi teknis. Sampel alat kerja diambil dari berbagai departemen di kilang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% alat kerja memenuhi standar kelayakan, sementara 15% memerlukan perbaikan atau penggantian. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan alat meliputi usia alat, frekuensi penggunaan, dan pemeliharaan rutin. Penelitian ini juga mengidentifikasi kebutuhan untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pemeliharaan alat kerja. Rekomendasi yang diusulkan meliputi implementasi program pemeliharaan preventif, pelatihan karyawan tentang penggunaan alat yang aman, dan pembaruan prosedur pemeriksaan kelayakan. Kesimpulannya, pemeriksaan kelayakan alat kerja secara berkala sangat penting untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional di PT. Pertamina Kilang RU-III Plaju.
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI PADA IKM KOPI NUSANTARA MENGGUNAKAN METODE GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP), WORK IMPROVEMENT IN SMALL ENTERPRISE (WISE) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Yusuf, Yusuf; Kusmindari, Ch. Desi
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.5057

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbaikan proses produksi kopi pada Industri Kecil Menengah (IKM) pada IKM Kopi Nusantara menggunakan metode Good Manufacturing Practice (GMP), Work Improvement In Small Enterprise (WISE) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Sumber data berupa data primer. Data primer diperoleh dari kuesioner yaitu mengumpulkan data dari IKM Kopi Nusantara dengan menggunakan daftar pernyataan yang telah dipersiapkan. Berdasarkan penilaian daftar periksa Good Manufacturing Practices (GMP) pada IKM Kopi Nusantara terdapat 9 kriteria masuk dalam kategori prioritas dan 5 kriteria masuk dalam kategori tidak prioritas. Kriteria yang menjadi prioritas perbaikan yaitu bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, suplai air atau sarana penyediaan ari, fasilitas dan kegiatan higiene dan sanitasi, kesehatan dan higiene karyawan, pengendalian proses, pelabelan pangan, pengawasan oleh penanggung jawab dan pelatihan karyawan. Sedangkan kriteria yang tidak prioritas yaitu lokasi dan lingkungan produksi, pemeliharaan, program higiene dan sanitasi, penyimpanan, penarikan produk, pencatatan dan dokumentasi. Berdasarkan metode Work Improvement in Small Enterprise (WISE) dari 8 kriteria terdapat 6 kriteria masuk dalam kategori prioritas dan 2 kriteria masuk dalam kategori tidak prioritas. Kriteria yang menjadi prioritas perbaikan yaitu penyimpanan dan penanganan material, desian tempat kerja, keamanan mesin produktif, lingkungan fisik, fasilitas kesejahteraan dan organisasi pekerjaan sedangkan kriteria yang tidak prioritas yaitu proteksi bahaya listrik dan penanggulangan bahaya kebakaran. Berdasarkan metode Analythical Hierarchy Process (AHP) hasil penilaian proses produksi IKM Kopi Nusantara, maka prioritas perbaikan dilakukan pada kriteria yang memiliki nilai presentase tertinggi yaitu pengendalian proses produksi. Kriteria pengendalian proses produksi memiliki lima sub kriteria untuk perbaikannya yaitu catatan kerusakan bahan baku, bagan alir produksi, kemasan produk, potensi bahaya listrik dan bahaya kebakaran.Kata kunci: GMP, WISE, AHP, IKM
Feasibility Study of Canned Smoked Fish as the Micro Enterprises in South Sumatra Province, Indonesia Hasmawaty; Christofora Desi Kusmindari; Muhammad Faizal
Jurnal Optimasi Sistem Industri Vol. 21 No. 1 (2022): Published in April 2022
Publisher : The Industrial Engineering Department of Engineering Faculty at Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/josi.v21.n1.p10-19.2022

Abstract

This paper analyzes several aspects (technical, marketing, economic, social, and financial) of canned smoked fish (Pangasius) as a micro-industry in South Sumatra Province, Indonesia. This article adopts mix-methods. A quantitative method is used to explain technical, marketing, economic, and financial aspects, while the social aspect is explained using a qualitative method. The author collects the Pangasius species sample from nine districts in South Sumatra Province for the technical aspect. This sample transformed into canned smoked fish using several steps: preparation, making and cooking, filling process, exhausting, sealing sterilization, and cooling process. The author also collects secondary data and interviews several key informants to analyze the non-technical aspect of the canned smoked fish industry. A canned smoked fish (Pangasius) has excellent potential to develop as a micro-enterprise in South Sumatra, Indonesia. In the long-term, it could be an instrument for the local government to increase citizens' well-being based on local resources and penetrate the ASEAN free trade area. In a short time, it could be an instrument for the local government to manage the economic effect of COVID-19 in South Sumatera, Indonesia. This study could be a baseline for the government to create a policy for developing the smoked fish industry. The result of this study could be a second opinion in planning capital investment within the smoked fish industry at the SSP for the investor and the entrepreneur.