Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDETEKSIAN KESALAHAN KETIK DENGAN DAMERAU-LEVENSHTEIN DISTANCE DAN TRIE James Tirta Halim; Lely Hiryanto; Irvan Lewenusa
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v13i1.32854

Abstract

Typographical errors are commonly found in text. Many applications implement a spell checking feature to detect and correct typographical errors. Spell checking requires an algorithm to calculate the similarity of two strings. This study compares Damerau-Levenshtein Distance and Trie in checking and correcting typographical errors in the names of function calls in source code based on the processing time and accuracy of the spelling correction. Accuracy is calculated by classifying the results of the spelling correction in a Confusion Matrix. This study shows that Trie is faster than Damerau-Levenshtein Distance, in which Trie’s processing time took 10.07% of Damerau-Levenshtein Distance’s. However, Damerau-Levenshtein Distance can correct more types of typographical errors than Trie, yielding an accuracy of 89.7% compared to 45.71%.
PENERAPAN TF-IDF DAN COSINE SIMILARITY PADA QUESTION AND ANSWERING SYSTEM TERKAIT INFORMASI KONSOL DAN GAME PLAYSTATION Adryanus Rinaldi; Lely Hiryanto; Viny Christanti Marwadi
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v13i2.34305

Abstract

Dengan pertumbuhan pesat informasi digital, menjadi sulit bagi pengguna untuk menemukan jawaban yang tepat dan relevan. Untuk mengatasi masalah ini, sistem Question Answering (QA) berbasis web disarankan untuk memberikan respons langsung terhadap pertanyaan pengguna yang khusus terkait dengan konsol dan permainan PlayStation. Sistem ini menemukan jawaban yang paling relevan terhadap pertanyaan yang dimasukkan melalui analisis term frekuensi-invers dokumen TF-IDF yang dikombinasikan dengan Cosine Similarity. Pengujian menggunakan dataset 50 pertanyaan dan jawabannya. Pengujian yang dilakukan merupakan pengujian pertanyaan sama persis dengan dataset dan pengujian dengan 50% kemiripan dengan pertanyaan didataset yang menggunakan nilai batasan diatas 0 dan 0,6 . pengujian pertanyaan sama persis dengan dataset menghasilkan nilai akurasi, presisi, recall, dan nilai F1 dimana semua nilai memiliki nilai 1. Percobaan dengan nilai batasan diatas 0 menghasil nilai akurasi 0,86 , nilai presisi 0,85 , nilai recall 0,93 , dan nilai F1 0,89. Sedangkan, pengujian dengan nilai batasan 0,6 menghasilkan menghasil nilai akurasi 0,94 , nilai presisi 0,98 , nilai recall 0,95 , dan nilai F1 0,96. Pengujian dengan nilai batasan 0,6 dibuktikan lebih baik daripada pengujian dengan nilai batasan diatas 0 dan pertanyaan yang sama persis dengan dataset akan pasti mendapat jawaban yang tepat.
PERANCANGAN WEBSITE UNTUK PERKUMPULAN ORANG TUA DENGAN ANAK DISABILITAS INDONESIA (PORTADIN) Tony; Arya Wira Kristanto; Lely Hiryanto
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35111

Abstract

Portadin, an organization that was founded in 2005 and officially launched nationally in 2011, acts as a forum for parents of children with disabilities. This organization carries out important tasks in child protection, while also functioning as an information center, empowerment tool, government partner, and advocacy facilitator. However, Portadin faces challenges in expanding its reach and improving its professionalism. The lack of a centralized and easily accessible digital platform is a major obstacle in disseminating information, documenting activities, and facilitating communication. As a result, Portadin has difficulty reaching more members, interacting with the wider community, and strengthening its professional image. To overcome this problem, the PKM implementation team has taken the initiative to develop an official Portadin website using WordPress, which is now available at https://portadin.org/. The website is designed with five main menus—Home, About, News, Activities, and Contact—which have gone through a process of design, development, and testing. The existence of this website will expand the reach and improve the professionalism of Portadin. Further, to ensure sustainable use of the website, the PKM team will prepare a management manual and conduct training for Portadin administrators. This step aims to enable Portadin to independently update content and information, facilitate effective communication with members and the public, and function as a more modern and easily accessible information center. ABSTRAK Portadin, organisasi yang berdiri sejak tahun 2005 dan diresmikan secara nasional pada 2011, berperan sebagai wadah bagi orang tua anak disabilitas. Organisasi ini mengemban tugas penting dalam perlindungan anak, sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi, sarana pemberdayaan, mitra pemerintah, dan fasilitator advokasi. Namun, Portadin menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan profesionalismenya. Kurangnya platform digital yang terpusat dan mudah diakses menjadi hambatan utama dalam menyebarkan informasi, mendokumentasikan kegiatan, dan memfasilitasi komunikasi. Akibatnya, Portadin kesulitan menjangkau lebih banyak anggota, berinteraksi dengan masyarakat luas, dan memperkuat citra profesionalnya. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pelaksana PKM telah berinisiatif mengembangkan website resmi Portadin menggunakan WordPress, yang kini tersedia di https://portadin.org/. Website ini dirancang dengan lima menu utama—Beranda, Tentang, Berita, Kegiatan, dan Kontak—yang telah melalui proses perancangan, pengembangan, dan pengujian. Keberadaan website ini akan memperluas jangkauan dan meningkatkan profesionalisme Portadin. Lebih lanjut, untuk memastikan pemanfaatan website yang berkelanjutan, tim PKM akan menyusun manual pengelolaan dan menyelenggarakan pelatihan bagi pengurus Portadin. Langkah ini bertujuan agar Portadin dapat secara mandiri memperbarui konten dan informasi, memfasilitasi komunikasi yang efektif dengan anggota dan masyarakat, serta berfungsi sebagai pusat informasi yang lebih modern dan mudah diakses.
Rancangan Website Manajemen Konten Sebagai Sarana Pengelolaan Informasi PORTADIN Hansen Christian Lie; Lely Hiryanto; Wasino
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/g15h0117

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat mendorong organisasi – organisasi untuk melakukan transformasi digital. Hal ini bertujuan agar organisasi dapat menyebarkan informasi lebih cepat dan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) merupakan organisasi sosial non-profit yang membutuhkan transformasi digital tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah website yang dapat digunakan PORTADIN sebagai sistem manajemen konten. Website PORTADIN terbagi menjadi dua halaman utama. Pertama, Halaman utama pengunjung menampilkan berbagai macam informasi seperti berita, kegiatan, umkm, profil organisasi. Pada halaman utama juga tersedia form saran masukan, pendaftaran untuk menjadi anggota PORTADIN dan kanal untuk melaporkan pelanggaran hak. Kedua, Halaman admin Website dapat membantu pengurus PORTADIN untuk mengatur konten yang akan ditampilkan pada Website serta berinteraksi dengan pengunjung. Perancangan Website dilakukan dengan menerapkan metode pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Model Waterfall terdiri atas beberapa tahap yang perlu dikerjakan secara berurutan seperti analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Website dikembangkan menggunakan Angular 19 sebagai framework frontend, Express.js sebagai framework backend, serta PostgreSQL sebagai database penyimpanan. Metode pengujian yang digunakan adalah Black Box Testing pada 3 macam role user yaitu Super Admin, Anggota, dan Pengunjung. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi berhasil diintegrasikan dengan baik dan sesuai dengan rancangan.
Indonesia Vincentius; Lely Hiryanto; Wasino
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/hvrdjs11

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi aplikasi website donasi dan layanan informasi Delarosa yang merupakan website dari Panti Asuhan Amin. Program ini dirancang untuk menghasilkan dua skema donasi yakni, donasi uang dengan integrasi payment gateway Midtrans dan donasi barang dengan pengajuan form. Selain itu, dibuatkan juga pengelolaan layanan informasi yang membantu memberikan layanan informasi yang cepat. Metode pengembangan ini akan menggunakan model SDLC Waterfall. Pada bagian implementasi akan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework backend Django, database berupa MySQL, dan framework frontend dengan Javascript. Pengujian untuk aplikasi website ini akan dilakukan dengan Black Box Testing. Dari hasil rancangan dan implementasi, serta pengujian ini memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan panti.
Indonesia Kenaz Reisha; Wasino; Lely Hiryanto
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/qk41mq93

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuat perancangan dan mengimplementasi aplikasi pariwisata di Kabupaten Bogor berbasis website bernama Rutein. Aplikasi ini dirancang agar pengguna dapat memasukkan preferensi perjalanan, seperti titik awal, jam mulai dan jam selesai aktivitas setiap hari, jumlah hari perjalanan, dan destinasi yang ingin dikunjungi. Sistem kemudian menampilkan rekomendasi rencana rute perjalanan pariwisata dalam bentuk peta digital dan detail rencana rute perjalanan yang menampilkan urutan kunjungan antar destinasi, jarak tempuh antar destinasi, estimasi waktu tempuh perjalanan, dan rekomendasi waktu kunjung di destinasi. Metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem aplikasi website Rutein menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Implementasi aplikasi dilakukan menggunakan Django, HTML, TailwindCSS, dan MySQL. Pengujian fungsi website dilakukan menggunakan Black Box Testing pada sisi pengguna dan admin. Hasil pengujian menunjukkan pengguna dapat melihat rekomendasi rencana rute perjalanan pariwisata yang terstruktur, sedangkan admin dapat mengelola data dengan benar.
Indonesia Marcell Budiman; Wasino; Lely Hiryanto
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/g7fcvc89

Abstract

Pariwisata adalah salah satu industri yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi Indonesia. Wisatawan yang berwisata seringkali menghadapi rintangan untuk menyusun perjalanan wisata atau itinerary yang efisien. Rancangan aplikasi bernama Wistinerary ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi berbasis web yang dapat memberikan rencana perjalanan wisata. Aplikasi ini menggunakan metode pengembangan Software Development Life Cycle dengan model pendekatan Waterfall. Dalam rancangan aplikasi ini menggunakan basis data yang bersumber dari penelitian sebelumnya dan diperluas untuk memenuhi kebutuhan. Aplikasi dikembangkan menggunakan beberapa tools yaitu MySQL, Python, Django dan Tailwind. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi telah berhasil diimplementasikan dengan baik sesuai dengan rancangan yang telah direncanakan.