Claim Missing Document
Check
Articles

Found 50 Documents
Search
Journal : Healthy Journal

PENGARUH AKTIVITAS DAN SOLVABILITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA KOPERASI KONSUMEN WIYATA MANDALA SEJAHTERA PERIODE 2013-2020 Husaeri Priatna; Rosa Fitriana; Octaviana
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 13 No. 1 (2022): AKURAT Edisi Januari-April 2022 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Aktivitas dan Solvabilitas terhadap Profitabilitas pada Koperasi Konsumen Wiyata Mandala Sejahtera periode 2013 – 2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, yaitu untuk mengetahui pengaruh dua variabel independen terhadap satu variabel dependen. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan publikasi Koperasi Konsumen Wiyata Mandala Sejahtera serta sampel diambil selama 8 tahun yaitu dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2020 dengan menggunakan laporan Laba Rugi dan Neraca untuk memperoleh data Aktivitas, Solvabilitas, dan Profitabilitas. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Aktivitas dengan menggunakan Total Asset Turn Over (TATO) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas, Solvabilitas dengan menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR) secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas, namun secara simultan Aktivitas dan Solvabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas. Adapun hasil Koefisien Determinasi sebesar 78,5% dan sisanya sebesar 21,5% merupakan variabel lain yang turut mempengaruhi Profitabilitas tetapi tidak diteliti. Adapun Profitabilitas dalam penelitian ini menggunakan Return on Asset (ROA)
PENGARUH PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN KEJELASAN SASARAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA PADA PEMERINTAHAN DESA SE-KECAMATAN CISEWU KABUPATEN GARUT Husaeri Priatna; Ela Nuraisyah
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 9 No. 1 (2018): AKURAT Edisi Januari-April 2018 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.08 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penganggaran berbasis kinerja dan kejelasan sasaran anggaran terhadap akuntabilitas kinerja.Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan 36 kuesioner kepada 9 instansi di Kecamatan Cisewu. Data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner menggunakan analisis linear sederhana, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil analisis tersebut antara lain yang pertama menunjukkan penganggaran berbasis kinerja berpengaruh secara signifikan terhadap akuntabilitas kinerja. Hasil analisis kedua menunjukkan kejelasan sasaran anggaran berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas kinerja.
PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS, Studi Kasus Pada Koperasi Konsumen (KOPMEN) Bina Sejahtera Periode 2009 – 2016 Husaeri Priatna; Neng Lastri Yuliani
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 9 No. 2 (2018): AKURAT Edisi Mei-Agustus 2018 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.766 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Perputaran Aktiva Tetap dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas pada Koperasi Konsumen Bina Sejahtera periode 2009-2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh Perputaran Aktiva Tetap dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas pada Koperasi Konsumen Bina Sejahtera dalam periode 2009-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Konsumen Bina Sejahtera dengan menggunakan data berupa laporan keuangan tahun 2009-2016. Dimana hasil peneltian ini menunjukkan bahwa secara parsial Perputaran Aktiva Tetap tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Profitabilitas dimana hasil tersebut dibuktikan dengan hasil uji t hitung lebih kecil dari t tabel (0,299< 2,571) dengan signifikansi 0,777 lebih besar dari 0,05 (0,777>0,05) dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas ini dibuktikan dengan hasil uji t hitung lebih kecil dari t tabel (2,451>2,571) dan signifikansi (0,058<0,05). Dan hasil uji f menunjukkan hasil f hitung lebih besar dari f tabel (8,514>5,79) berdasarkan hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara Perputaran Aktiva Tetap dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas periode 2009-2016.
PENGARUH PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DAN PEMBIAYAAN MURABAHAH TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada BPRS Al-Ihsan Bandung) Djodi Setiawan; Husaeri Priatna; Yunisa Fuziatri
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 9 No. 2 (2018): AKURAT Edisi Mei-Agustus 2018 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.038 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis Pengaruh Pembiayaan Musyarakah dan Pembiayaan Murabahah terhadap Laba Bersih Perusahaan (Studi Kasus pada PT. PT. BPRS Al-Ihsan Bandung). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dua variabel independen terhadap satu variabel dependen yang kemudian dilakukan uji hipotesis t serta uji hipotesis f untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruhnya. Adapun populasi penelitian ini yaitu laporan keuangan tahunan publikasi PT. BPRS Al-Ihsan serta sampel diambil selama 4 tahun yaitu periode 2013-2016 secara triwulanan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa secara simultan Pembiayaan Musyarakah dan Pembiayaan Murabahah berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih dengan hasil Koefisien Determinasi sebesar 64,1% dan sisanya sebesar 35,9% merupakan variabel lain yang turut mempengaruhi Laba Bersih tetapi tidak diteliti. Adapun secara parsial, Pembiayaan Musyarakah tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih dan Pembiayaan Murabahah berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih.
PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN PENJUALAN TERHADAP BIAYA PROMOSI PADA PT. SINDANG RERET TAHUN 2015 Husaeri Priatna; Eka Fadilah Nur Aisyah
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 9 No. 3 (2018): AKURAT Edisi September-Desember 2018 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.98 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pengaruh Biaya Promosi dan Penjualanterhadap Laba Bersih pada perusahaan jasa Hotel dan Restauran, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh 1) Biaya Promosi berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih pada PT. Sindang Reret ditunjukkan pula dengan hasil uji t-hitung sebesar -3,503 < dari t-tabel sebesar 2,262. Sedangkan, secara uji simultan (bersamasama) Biaya Promosi dan Penjualan berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Laba Bersih pada PT. Sindang Reret. ditunjukkan pula dengan hasil uji f-hitung sebesar 11,100 > dari f-tabel sebesar 4,26. 2) Penjualan berpengaruh secara signifikan terhadap Laba Bersih pada PT. Sindang Reret, pengaruh ini ditunjukkan pula dengan hasil uji t -itung sebesar 4,120 > dari t-tabel sebesar 2,262.
NON PERFORMING LOAN (NPL) SEBAGAI RESIKO BANK ATAS PEMBERIAN KREDIT Husaeri Priatna
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 8 No. 1 (2017): AKURAT Edisi Januari-April 2017 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.656 KB)

Abstract

Kajian dalam penulisan ini memuat tentang resiko bank yang kegiatan utamanya yaitu menyalurkan kredit, sehingga resiko setelah kredit diberikan terhadap para debitur adanya keterlambatan pembayaran dari nasabah / debitur. Keuntungan yang diharapkan dengan menyalurkan kredit, beresiko pula keterlambatan keuntungan yang diterima, bahkan apabila kredit tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan kerugian. Resiko kredit merupakan resiko yang signifikan di perbankan yang menyebabkan kerugian. Risiko kredit adalah resiko yang terjadi karena kegagalan debitur yang menyebabkan tidak terpenuhinya kewajiban untuk membayar hutang. Risiko kredit adalah masalah yang harus mendapat perhatian khusus dari Bank. Munculnya kredit bermasalah disebabkan oleh faktor internal atau dari bank itu sendiri, serta dari faktor eksternal atau dari debitur itu sendiri. Kredit bermasalah pada bank diukur dengan rasio Non Performing Loan (NPL), Bank Indonesia menetapkan bahwa apabila bank masuk dalam kategori sehat maka rasio Non Performing Loan (NPL) harus dibawah 5%. Sehingga setiap bank berusaha agar rasio NPL-nya dibawah 5% dengan melakukan penagihan atas piutang-piutangnya agar debitur mengembalikan kewajibannya sehingga bank selalu berusaha supaya kolektibiltasnya pada kategori lancar. Adapun selain penagihan, bank dalam menyelesaikan kredit bermasalah menggunakan metode rescheduling, reconditioning dan restructuring.
PENGARUH BIAYA PEMELIHARAAN DAN VOLUME PENJUALAN TERHADAP LABA BERSIHPADA PT PLN (PERSERO) APJ MAJALAYA Husaeri Priatna; Ujang Imam Wahyudi
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 8 No. 3 (2017): AKURAT Edisi September-Desember 2017 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.721 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis gambaran serta Pengaruh Biaya Pemeliharaan dan Volume Penjualan terhadap Laba Bersih pada PT. PLN (Persero) APJ Majalaya, di susun oleh Ujang Imam Wahyudi dibawah bimbingan Husaeri Priatna, S.Ak.,M.M. dan Rossa Fitriana, SE.,M.Ak.,CA.,CTA. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dua variabel independen terhadap satu variabel dependen yang kemudian dilakukan uji hipotesis t serta uji hipotesis f untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruhnya. Adapun populasi penelitian ini yaitu laporan keuangan tahunan PT. PLN (Persero) APJ Majalaya. Serta sampel diambil dari laporan keuangan 7 tahun terakhir yaitu dari tahun 2010 sampai 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa Biaya Pemeliharaan, Volume Penjualan, dan Laba Bersih mengalami kenaikan dan penurunan, berdasarkan hasil uji hipotesis, bahwa secara simultan Biaya Pemeliharaan dan Volume Penjualan berpengaruh terhadap Laba Bersih dengan hasil Koefisien Determinasi sebesar 35,5% dan sisanya sebesar 64,5% merupakan variabel lain yang turut mempengaruhi Laba Bersih tetapi tidak diteliti. Adapun secara parsial Biaya Pemeliharaan dan Volume Penjualan masing-masing berpengaruh terhadap Laba Bersih.
PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP PROFITABILITAS Husaeri Priatna; Regina Aswiani
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 8 No. 2 (2017): AKURAT Edisi Mei-Agustus 2017 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1394.973 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perputaran persediaan dan perputaran kas terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2010-2014. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui gambaran serta pengaruh perputaran persediaan dan perputaran kas terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang diambil adalah data terbaru dari Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode statistik yang digunakan adalah analisis jalur ( path analisis) secara manual dan dengan menggunakan program SPSS versi 20. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh 1) perputaran persediaan berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman, pengaruh ini ditunjukkan pula dengan hasil uji t hitung sebesar 7,071 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,036. 2) Perputaran Kas berpengaruh tidak signifikan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman ditunjukkan pula dengan hasil uji t hitung sebesar 0,871 lebih kecil dari ttabel sebesar 2,036. Sedangkan secara uji simultan (bersama-sama) perputaran Persediaan dan Perputaran Kas berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman. ditunjukkan pula dengan hasil uji f hitung sebesar 28,663 lebih besar dari f-tabel sebesar 3,29.
PENGARUH PENGAKUAN PENDAPATAN, BEBAN OPERASIONAL DAN BEBAN NON OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BPR JUJUR ARGHADANA Husaeri Priatna; Diana Widia Puspita
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 10 No. 1 (2019): AKURAT Edisi Januari-April 2019 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.75 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengakuan pendapatan, beban operasional dan beban non operasional dalam menentukan profitabilitas. Pada PT. BPR Jujur Arghadana. Data penelitian yang digunakan adalah data skunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan meode kepustakaan. Metode penleitian yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis), dengan hasil penelitian bahwa pengakuan pendapatan, beban operasional dan beban non operasional berpengaruh siginifikan terhadap profitabilitas baik secara parsial maupun simultan. Sebagai rekomendasi peneliti, bahwa perusahaan harus meningkatkan pendapatan dan mengefisiensikan pengeluaran beban operasional dan beban non operasional, dan rekomendasi penekanan pada NPL (Non Performing Loan) sehingga akan semakin baik
PENTINGNYA DOUBLE ENTRY SYSTEM DALAM AKUNTANSI PERUSAHAAN Iseu Anggraeni; Husaeri Priatna
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 10 No. 1 (2019): AKURAT Edisi Januari-April 2019 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.663 KB)

Abstract

Kajian dalam penulisan ini memaparkan tentang pentingnya double entry system dalam pencatatan transaksi keuangan perusahaan. Sistem pembukuan dengan metode double entry pada umumnya digunakan oleh perusahaan untuk memantau kondisi keuangan serta persediaan yang dimilikinya. Sistem double entry ini terdapat dua input data pada setiap transaksi, dimana akun yang satu akan dicatat sebagai kredit dan akun yang lainnya akan dicatat sebagai debit dengan nominal yang sama. Keunggulan dari sistem double entry adalah karena setiap sisi dalam persamaan akuntansi akan terjadi eliminasi sehingga tidak memungkinkan terjadinya kesalahan pencatatn atau adanya selisih, kecuali faktor human error dan salah klasifikasi akun, contohnya adalah penjualan secara kredit dicatat didebet sebagai akun kas, padahal seharusnya dicatat sebagai piutang usaha. Dalam sistem pembukuan berpasangan, pengaruh ganda (dua sisi) dari setiap transaksi akan dicatat pada akun-akun yang tepat. Sistem yang telah digunakan secara universal ini menjadi metode yang logis dalam pencatatan transaksi. Sistem ini juga menjadi satu cara untuk membuktikan keakuratan jumlah yang dicatat.Jika setiap transaksi dicatat dengan jumlah debit dan kredit yang sama, maka jumlah seluruh debit pada akun harus sama dengan jumlah seluruh kreditnya. Sistem pembukuan berpasangan untuk menentukan persamaan akuntansi menjadi jauh lebih efisien daripada prosedur plus/minus yang digunakan dalam single entry system (sistem pembukuan tunggal). Oleh karena itu setelah setiap transaksi perlu dibandingkan antara total aset dengan total kewajiban dan ekuitas pemilik untuk memastikan kesamaan dua sisi persamaan akuntansi. Kesimpulannya, bahwa sistem pembukuan berpasangan (Double Entry System) mempermudah organisasi atau perusahaan dalam mengontrol setiap pencatatan transaksi keuangan, karena sistem ini lebih efektif dan efisien dibandingkan sistem pembukuan tunggal (Single Entry System). Apalagi dalam pembukuan berpasangan dapat dilakukan pemindahan (posting) dari jurnal ke buku besar, penyusunan neraca saldo dari perkiraan buku besar, ayat penyesuaian, jurnal penutup, neraca saldo setelah penutupan dan penyusunan neraca lajur, sedangkan dalam sistem pembukuan tunggal tidak ada.