Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PANITIA PENGAWAS PEMILU DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF DI KOTA MAKASSAR ., SULAEMAN; ILHAM, LUKMAN
Jurnal Tomalebbi Volume II, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.956 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui peran panitia pengawas pemilu dalam pelaksanaan pemilihan umum legislatif di kota makassar, (2) untuk mengetahui faktor-faktor apa yang berpengaruh  terhadap kinerja panitia pengawas pemilu dalam pelaksanaan pemilihan umum legislatif di kota makassar. Penelitian ini mengunakan metode survey yang desainnya dirancang dengan menggunakan Desain Deskriptif Kualitatif. Dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Panwaslu kota makassar, anggota legislatif terpilih dalam masa bakti 2014- 2019, tokoh- tokoh masyarakat. Sementara penarikan sampelnya menggunakan Non Probability Sample untuk tujuan tertentu saja yang dianggap memiliki keterkaitan dengan objek yang diteliti karena tidak semua elemen dalam populasi mendapat kesempatan yang sama untuk dapat menjadi responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Peran panitian Pengawas Pemilu Kota Makassar dalam penyelenggaraan pemilihan umum legislatif belum melaksanakan fungsinya secara maksimal, hal tersebut dapat dilihat dari pelaksaan setiap tahapan- tahapan penyelenggaraan pemilu, mulai dari pengawasan terhadap pemutahiran data pemilu (DPT), pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh calon legislatif, pengadaan Logistik pemilu, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, pergerakan surat suara/ rekapitulasi surat suara serta pelaksanaan sosialisasi penyelenggaraan pemilu masih banyak pelanggaran. (2) Faktor yang berpengaruh terhadap kinerja panwaslu kota makassar adalah (a) Faktor struktur, meliputi panwaslu yang bersifat ad hoc, jumlah personil, sarana penunjang, serta dana dalam operasional. (b) Faktor Substansi, berupa regulasi/ aturan yang dibuat oleh pemerintah yang memiliki banyak celah sehingga dapat memungkinkan seseorang melakukan pelanggaran pemilu. (c) Faktor Culture/ budaya.(3) Solusi untuk menciptakan pemilu yang demokratis adalah (a) Regulasi Dan Penerapannya, (b) Peningkatan Sumber Daya Manusia, dan (c) Perbaikan Anggaran, Infrastruktur/ Fasilitas.KATA KUNCI: Panitia Pengawas, Pemilu Legislatif
MEMINANG DALAM ISLAM ., Sulaeman
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam membangun rumah tangga dibutuhkan proses yang sangat panjang, dan setiap daerah mempunyai tradisi yang berbeda dengan daerah yang lain. Membangun keluarga untuk menjadikan anggota keluarga bahagia di dunia dan di akherat. Salah satu proses memulai keluarga dalam Islam dengan meminang. Makalah ini mengkaji bagaimana meminang dalam Islam, apa saja perumusan peminangan dalam Islam, faktor pendukung dan penghambat dalm perumusan peminangan dalam Islam. Dalam Islam memimang mempunyai beberapa makna dan cara. Memimang sangat diperlukan untuk saling mengenal antara pasangan pernikahan, nanti tidak ada penyesalan setelah pernikahan. Dengan begitu mampu membangun keluar sakinah dan mawaddah. Kata Kunci : Meminang, Islam, Keluarga
Study of the Effect of Dissolved Oxygen Concentration on Gold Recovery Leaching at PT Indo Muro Kencana Putri GF, Frideni Yushandiana; Pauru', Wilson; ., Sulaeman
Equilibrium Journal of Chemical Engineering Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No 1 July 2024
Publisher : Program studi Teknik Kimia UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/equilibrium.v8i1.78333

Abstract

Gold is a very important metal in human life. Most gold is processed using the sodium cyanide (NaCN) leaching method. Maximizing the leaching recovery can be done by optimizing the leaching process parameters, one of which varies the concentration of dissolved oxygen (DO). Oxygen is added to oxidize gold atoms (Au) into cations (Au+) which will then react with cyanide ions (CN-) to form the aurocyanid complex anion Au(CN)2- dissolved in cyanide solution. This study aims to investigate the best method between the use of O2, H2O2, and Aachen reactor in generating dissolved oxygen concentration to oxidize valuable metals. From the experimental results, which method can produce higher leaching recovery will be seen. Based on this study, the dissolved oxygen variation derived from oxygen injection (O2) obtained a percent recovery of 92.5% Au and 80.5% Ag, hydrogen peroxide (H2O2) achieved a percent recovery of 92.5% Au and 79.9% Ag, and Aachen sheared (Aachen reactor) with a percent recovery of 95% Au and 81.9% Ag.Keywords:Gold, Leaching, Dissolved Oxygen, Percent Recovery, Aachen Reactor
Study on the Effect of Cyanide Concentration on Gold Leaching Recovery in Ore at PT Indo Muro Kencana Putri GF, Frideni Yushandiana; Karimah, Armitha Lisanul; ., Sulaeman
Equilibrium Journal of Chemical Engineering Vol 7, No 2 (2023): Volume 7, No 2 December 2023
Publisher : Program studi Teknik Kimia UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/equilibrium.v7i2.77833

Abstract

ABSTRACT. Indonesia is a country that has abundant natural resources, including non-renewable natural resources such as various types of metals, natural gas, petroleum and others. Besides that, Indonesia also has an important role in supplying the world's gold raw materials. Therefore, it is necessary to develop technology and science in the mining industry, especially gold to increase process optimization and increase the added value of the mining products themselves. One of the gold extraction processes can be carried out hydrometallurgically using the cyanidation method using agitator leach, as was done at PT Indo Muro Kencana. Process optimization is carried out with various test work, such as leaching tests, by varying the operating parameters of the leaching. The variations of parameters used in this study are the cyanide concentrations at 600 ppm, 700 ppm, and 800 ppm. The results of the analysis show that the optimal cyanide concentration for leaching of PT Indo Muro Kencana's gold ore is 600 ppm by controlling the Rate rate control.Keywords:Cyanidation, Gold, Leaching, Extraction.