Roro Setyawati, Roro
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyesuaian Diri Dalam Pernikahan Perempuan Etnis Arab Yang Dijodohkan Oleh Orang Tua Hakim, Jihan; Mildaeni, Itsna Nurrahma; Setyawati, Roro; Suwarti, Suwarti
PSIMPHONI Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psimphoni.v4i2.19048

Abstract

Penyesuaian diri dalam pernikahan merupakan proses modifikasi, adaptasi, mengubah individu dan pola pasangan dalam berperilaku dan berinteraksi untuk mencapai kepuasan maksimal dalam hubungan pernikahan. Dalam pernikahan perjodohan etnis Arab orangtua sangat berperan besar dalam pemilihan pasangan anaknya, oleh karena itu partisipan tidak memiliki banyak waktu dalam melakukan perkenalan serta penyesuaian sebelum menikah.Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri perempuan etnis Arab yang dijodohkan oleh orang tua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan analisis data interpretative phenomenological analysis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur pada tiga partisipan berjenis kelamin perempuan. Sedangkan kredibilitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode teknik purposive sampling dengan kriteria informan adalah seorang perempuan etnis Arab di Indonesia yang melakukan pernikahan perjodohan.Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa partisipan memaknai penyesuaian pernikahan sebagai proses yang dapat berjalan dengan baik ketika adanya kemampuan dalam menyelesaikan konflik pernikahan dan adanya peran yang seimbang dalam rumah tangga. Partisipan terkendala dalam menyesuaikan diri dengan pernikahannya karena perekonomian dalam rumah tangga yang tidak stabil, buruknya komunikasi dan suami yang memiliki sifat yang keras, kasar, angkuh, serta kurang perhatian. Partisipan memiliki strategi dalam melakukan penyesuaian pernikahan yaitu dengan cara bersabar, mengalah, berkomunikasi dengan suami, menerima bujukan suami untuk menghindari konflik. 
Self Efficacy dan Self Regulated Learning pada siswa sekolah menengah pertama. rahma , Magvira; Suwarti; Herdian; Setyawati, Roro
Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi Vol 2 No 2 (2022): PSIKODINAMIKA : Jurnal Literasi Psikologi, Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/psikodinamika.v2i2.1508

Abstract

Fenomena aktivitas pembelajaran dilakukan secara tatap muka yang dimana guru dan peserta didik saling bertemu dan berinteraksi, namun pada tanggal 2 Maret 2020 kasus virus covid-19 masuk ke negara Indonesia, segala aktivitas pembelajaran dihentikan dan dilakukan dengan metode daring  yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan metode tanpa pertemuan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self Efficacy terhadap Self regulated learning pada siswa SMP. Responden dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas 1. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 205 peserta didik kelas 1. Reliabilitas untuk skala self efficacy (ɑ = 0,898) dan skala self regulated learning (ɑ = 0,889). Teknik analisis data yang digunakan yaitu dregresi linier sederhana dengan program alat bantu SPSS Version 21. Hasil analisis penelitian menunjukkan nilai F sebesar 173,920, dengan signifikansi (p) =  0,000 (p  <0,05) dan Rsquare  = 0,461. Hal  tersebut  menunjukkan   bahwa self efficacy memiliki pengaruh sebesar 46,1% terhadap self regulated learning. Sehingga berdasarkan penelitian ini penting untuk meningkatkan self efficacy agar peserta didik memiliki  kemampuan dalam self regulated learning.
Construction of the Experience of Mother-Child Bonding in Early Childhood with Speech Delays Due to Gadget Exposure Fitria Maharani, Gita; Setyawati, Roro; Abdul Rahman, Mohd Nazri; Anbari, Mahdi; Silawati, Endah
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7098

Abstract

This study aims to explore how mothers construct attachment experiences with young children who experience speech delays due to early exposure to gadgets. A qualitative approach using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) was employed with nine participating mothers whose children had been exposed to gadgets since around 1.5 years of age and were undergoing speech therapy. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and analysed idiographically and interpretatively. The results showed that excessive gadget use without supervision weakened key attachment functions, including secure base, proximity maintenance, safe haven, and response to separation stress. Mothers interpreted their children's speech delays as a crisis of maternal identity marked by guilt and role conflict, particularly among working mothers. Gadgets, which were originally interpreted as a practical solution, were reconstructed as a symbol of emotional absence. However, mothers showed reflective capacity to restore attachment through gadget restrictions, increased emotional presence, physical closeness, direct interaction, as well as spiritual coping and family support. This study confirms that speech delay due to gadget exposure is a relational phenomenon closely related to the quality of attachment and the mother's psychological presence in digital parenting.