Titi Wahyukti, Titi
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universits Muhammadiyah Purwokerto. Jl. Raya Dukuhwaluh, PO Box 202 Purwokerto 53182 Telp. (0281) 636751 ext 134

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK KETRAMPILAN BERBICARA (SPEAKING) BERDASARKAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wahyukti, Titi; Pujiyatno, Ambar
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris khususnya ketrampilan berbicara (speaking) berdasarkan lingkungan kepariwisataan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri untuk mendukung tuntutan kurikuler yang sesuai dengan Kurikulum 2013 dan dunia kerja sebagai tujuan sekolah kejuruan. Penelitian pengembangan pendidikan atau educational research and development (Borg and Gall, 1983) pada tahun kedua program hibah bersaing ini melibatkan guru-guru bahasa Inggris di tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) di Purwokerto untuk mengetahui pendapatnya tentang pentingnya modul pembelajaran speaking yang sesuai dengan lingkungan atau bidang kejuruan siswa; dan mencobakan penggunaan materi speaking di SMK Negri 3 Purwokerto pada siswa kelas X program studi Kepariwisataan dalam sebuah learning action berupa lesson Study. Pengembangan modul pembelajaran bahasa Inggris yang difokuskan pada ketrampilan berbicara ini ditujukan untuk melengkapi buku paket dari Kemendiknas agar pemerolehan ketrampilan berbicara (speaking) bahasa Inggris yang sesuai dengan bidang kepariwisataan dapat memenuhi kompetensi life skill siswa di dunia kerja. Tehnik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Pelaksanaan penggunaan Bahan ajar speaking melalui Lesson Study yang berkolaborasi dengan guru-guru bahasa Inggris di SMKN 3 Purwokerto dan diterapkankan di kelas X Kepariwisataan. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa para guru bahasa Inggris di sekolah menengah kejuruan masih memerlukan modul suplemen yang sesuai dengan bidang studi siswa sebagai pelengkap materi yang ada pada buku paket kurikulum 2013 yang dianjurkan oleh kemendiknas. Hasil penggunaan materi speaking kepada siswa kelas X Kepariwisataan di SMKN 3 Purwokerto melalui LS menunjukkan bahwa siswa aktif dan responsive mengikuti pelajaran dengan mempelajari kosakata yang berkaitan dengan bidang perhotelan dan pariwisata serta mempraktekkan ketrampian berbicara (speaking) dalam berbagai situasi. Dari hasil wawancara dengan siswa, mereka merasa antusias dan termotivasi untuk mempelajari bahasa Inggris yang berkaitan dengan jurusannya dan senang mempraktekkan berbicara dengan teman di kelas. Kata Kunci : Materi ajar berbicara (speaking); Kepariwisatan; Penerapan Lesson Study.  
Pelatihan Membaca Simbol Phonetiks dengan Kamus Oxford Sebagai Upaya Peningkatan Akurasi Pengucapan dalam Bahasa Inggris Zain, Dodi Siraj Muamar; Wahyukti, Titi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.587 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i1.11941

Abstract

Kesalahan dalam pengucapan kata akan berdampak tidak tersampaikannya makna dari suatu pesan. Dengan kata lain, seseorang mungkin akan memiliki interpretasi yang berbeda terhadap pesan yang disampaikan dikarenakan pengucapan kata yang tidak sesuai. Dalam komunikasi bahasa Inggris, permasalahan pengucapan yang sering muncul adalah adanya ketidakteraturan pengucapan huruf dimana apa yang diucapkan seringkali tidak sesuai dengan apa yang tertulis. Hal ini tentu saja menjadi kendala dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Penggunaan kamus Oxford bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi permasalahan pengucapan kata dengan yang dialami siswa. Berbeda dengan kamus yang sering dipakai pleh siswa, kamus Oxford berisi konten yang seluruhnya dalam bahasa Inggris. Hal ini memberikan tantangan tersendiri kepada siswa. Selain itu, siswa juga harus mengenal simbol phonetik jika ingin mampu mengucapakan kata yang ada di dalamnya secara akurat. Kegiatan IbM ini ditujukan untuk memperkenalkan kamus Oxford serta melatih siswa untuk belajar membaca simbol phonetik yang merupakan acuan dalam pengucapan kata yang tepat dalam Bahasa Inggris. Selama kegiatan pelatihan, siswa menunjukkan antusiasme yang baik dan kegiatan pelatihan dapat berjalan dengan lancar. Diharapkan kedepannya siswa akan menjadi lebih terbiasa dalam menggunakan kamus oxford dan kesalahan pengucapan kata dapat dihindari.