Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengembangan Pembuatan Pakan Ikan Berbahan Baku Lokal di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas Suwarsito, S; Mustafidah, Hindayati; Kartikawati, Ratna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan melalui Program KKN PPM selama 32 hari. Kelompok sasaran kegiatan pengabdian adalah Kelompok Tani Sri Mulya I. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah sosialisasi program, pelatihan, praktik langsung, dan pembimbingan. Sosialisasi program dilakukan dengan tatap muka untuk menyampaikan program pengabdian kepada kelompok sasaran. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan sistem perkuliahan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pakan ikan. Pembimbingan dilakukan dengan membimbing dan mendampingi kelompok sasaran pada saat praktik pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal. Hasil kegiatan telah dapat mengembangkan pembuatan pakan ikan dengan memanfaatkan bahan baku lokal yaitu keong mas, organ dalam (jeroan) ikan lele, kepala dan tulang ikan lele, daun apon-apon, daun pepaya, dedak, dan ampas tahu. Kandungan nutrisi pakan ikan yang dihasilkan adalah protein 21,8%, lemak 16,8% dan serat kasar 9,6%.
Persepsi Mahasiswa terhadap Nilai-Nilai Demokrasi Pancasila dalam Menangkal Paham Radikalisme (Studi Kasus pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Korkom UMP dan Soedirman) Sadeli, Elly Hasan; Kartikawati, Ratna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan dimaksudkan untuk mendapatkan informasi aktual dan faktual tentang persepsi mahasiswa pengurus dan anggota IMM Korkom UMP dan Soedirman terhadap demokrasi Pancasila dalam menangkal paham radikalisme. Proses penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Penelitian ini dilakukan di organisasi IMM Korkom UMP dan Soedirman, yang menjadi subjek penelitian adalah pengurus dan anggota IMM. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Pengurus dan anggota IMM korkom UMP dan Soedirman belum memiliki pemahaman yang utuh terhadap konsep demokrasi Pancasila, namun dalam menjalankan organisasi para pengurus dan anggota sebenarnya telah melaksanakan benih-benih praktek demokrasi Pancasila dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, 2) Secara konkrit dalam mengantisipasi paham radikal, organisasi IMM sendiri tentu saja memperkuat dan menyesuaikan rancangan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) agar tidak disisipkan paham tersebut. AD/ART sebagai pilar pergerakan organisasi harus menunjukkan dan mewakili ideologi Pancasila dan kemuhammadiyahan sebagai ruh dan dasar perjuangan. Juga disepakati agar para pengurus dan anggota berkomitmen dalam menunjukkan aksi dan pemikirannya yang dilandasi oleh semangat demokrasi Pancasila dan tentu saja Muhammadiyah. Tanpa komitmen dan prinsip yang kuat, maka paham radikal akan mudah masuk ke dalam tubuh organisasi. 3) Setiap akan melaksanakan kegiatan, pengurus IMM diberikan ruang publik untuk berdiskusi melalui musyawarah. Inilah sebenarnya sebagai benih dari demokratisasi. Dinamika yang terjadi di tubuh IMM senantiasa dijadikan sebagai perbedaan dengan dasar rahmatan lil ‘alamin. 4) Bahaya masuknya paham radikalis, bagi IMM tidak ada sosialiasi yang khusus, namun senantiasa membangun dan membuka ruang diskusi rutin membahas pemahaman radikal. Oleh karena itu, pentingnya membangun pemahaman demokrasi Pancasila terhadap seluruh anggota juga dilakukan melalui proses dialogis dan implementatif.