Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN CANVA SEBAGAI MEDIA PROMOSI PRODUK LOKAL DI DESA KLAMPIS TIMUR BANGKALAN Fitriyono, Angga; Utomo, Selamet Joko; Dewi, Kartika; Amanah, Siti Khusniatul; Azulva, Naula Taufiqi; Anita, Rif’atul
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): SEPAKAT JUNI 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i1.502

Abstract

Pembuatan desain promosi menjadi hal yang sangat penting dari strategi branding suatu produk. Melalui strategi branding produk ini dapat memberikan informasi yang lengkap dan menjadi ciri khas daru produk tertentu sehingga muadah dikenal oleh khalayak umum. Temuan ini sejalan dengan permasalahan desain produk yang belum memenuhi standart dan tampilan yang kurang menarik sehingga kurang dikenal oleh masyarakat luas. Tujuan diadakannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan editing desain promosi produk dan kemasan menggunakan aplikasi canva. Adapun dalam pelaksaannya mengunakan metode simulasi yaitu dengan melakukan praktek secara langsung. Dengan melewati beberapa siklus pelatihan yaitu perencanaan program pelatihan, penentuan sasaran, pelaksanaan pelatihan, pengecekan, pengembangan pelatihan. Pelatihan ini diikuti 40 peserta dari wali murid TK dan KB, guru TK dan KB, karang Taruna, anggota BUMDes. Dari pelatihan ini peserta dapat membuat berbagai desain promosi untuk produk BUMDes, produk usaha dan media pembelajaran untuk PAUD.
Strategi Pengembangan Model Desa Wisata Edukasi Garam Melalui Dana Desa di Desa Pangarengan Utomo, Selamet Joko; Affafi, Achmad
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 4, No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v4i2.24106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah penyusunan strategi pada model pengembangan desa wisata edukasi garam di Pulau Madura. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dana desa mempunyai peran yang besar dalam pengembangan desa wisata edukasi garam di Desa Pangarengan. Namun peran kelembagaan yang masih kurang sehingga menyebabkan kurang optimalnya pengembangan desa wisata. Ammenities yang menunjang pengembangan juga masih kurang hal ini ditandai dengan kurangnya infrastruktur yang mendukung pengembangan desa wisata di Desa Pangarengan. Model pengembangan desa wisata edukasi garam di Desa Pangarengan melibatkan beberapa stakeholder antara lain Pemerintah Desa, Dinas Pariwisata, Lembaga di Desa, Masyarakat di Desa khususnya yang berprofesi sebagai petani garam yang berbasis pada pada potensi unggulan lokal desa yaitu garam. Selain keterlibatan stakeholder desa wisata juga perlu langkah strategis yang harus dilakukan yaitu : (1) optimalisasi potensi pada desa untuk dijadikan desa wisata edukasi garam, (2) peningkatan dan pengembangan masterplan pada desa wisata edukasi garam, (3) peningkatan SDM masyarakat secara umum, khususnya yang berhubungan dengan kepariwisataan yang menunjang terpenuhinya syarat pengembangan desa wisata antara lain, atraksi, akses, dan amenityKata Kunci: Dana Desa, Desa Wisata, Kelembagaan, Model
PRODUCTIVITY OF INDONESIAN AGRICULTURE: STUDY IN ASEAN Utomo, Selamet Joko; Baskoro, Hanif Arif
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : EP FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.723 KB) | DOI: 10.20961/jiep.v19i2.35868

Abstract

Most ASEAN countries are categorized as an agrarian country where most of the population lives in agriculture. Agriculture in ASEAN is one of the mainstay sectors and has a direct role in national development. However, the condition of agricultural production in ASEAN is always fluctuating. This study aims to determine the level of agricultural productivity in ASEAN. Variables used in this study are agricultural value added, land area, labor and fertilizer consumption. Data analysis used in this research is Stochastic frontier analysis model (SFA) with logarithm model of linear frontier and trancedental logarithm of fixed effect and random effect to know production efficiency level. Consistently Malaysia and Vietnam are the countries that have the highest level of productivity than any other country from 2002-2014. In addition, based on the amount of sumbangsi, the area of land becomes the variable that gives the highest contribution of agricultural productivity in ASEAN.Keywords : Productivity, Agriculture, ASEAN
Productivity Changes in The Manufacturing Industry of East Java: An Application of the Malmquist Index Decomposition Analysis Selamet Joko Utomo; Tripitono Adi Prabowo; Alvin Sugeng Prasetyo
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 21 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v21i1.2026.pp288-308

Abstract

This study examines the productivity performance of East Java’s total manufacturing industry using the Malmquist Productivity Index (MPI) approach, which decomposes productivity growth into Technological Change (TECH), Technical Efficiency Change (TECCH), and Scale Efficiency Change (SECH). The results show that the Total Factor Productivity Change (TFPCH) for the overall industry is greater than one, indicating a positive growth in productivity during the study period. The increase in SECH further suggests that industries are operating closer to their optimal scale of production. The findings imply that sustained productivity improvement requires continuous innovation, investment in technology, human capital development, and stronger supply chain integration. Therefore, strengthening local input industries, enhancing industrial clusters, and promoting digital transformation are essential strategies to ensure sustainable and competitive industrial growth in East Java’s manufacturing sector.