KHAIRUL LIZAN AZMI AZZIKRI - A11109083, KHAIRUL LIZAN AZMI AZZIKRI
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBUATAN MELAWAN HUKUM PENGGUNAAN GALON MEREK DAGANG PIHAK LAIN DI KELURAHAN SUNGAI JAWI DALAM KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK - A11109083, KHAIRUL LIZAN AZMI AZZIKRI
Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura Vol 3, No 3 (2015): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN
Publisher : Jurnal Hukum Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untan (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terdapat suatu tren baru dalam peluang usaha, yaitu usaha Air Minum Isi Ulang (AMIU). Bisnis ini banyak mengundang perhatian karena selain harganya jauh lebih murah dari harga air minum dalam kemasan, cara pengisian air minum ulang itu seringkali menggunakan galon air minum bermerek yang sudah didaftarkan. Penggunaan galon air yang bermerek inilah yang juga menjadi permasalahan dalam ranah hukum Hak Kekayaan Intelektual. Merek yang sudah dimiliki dan didaftarkan oleh suatu pihak tidak boleh digunakan pihak lain untuk barang yang jenis dan kelasnya sama. Rumusan Masalah : Apa penyebab terjadinya perbuatan melawan hukum atas penggunaan galon air minum dalam kemasan untuk air minum isi ulang agar tidak merugikan pelaku usaha? Tujuan Penelitian : Untuk mendapatkan data dan informasi ada tidaknya pelanggaran hak merek dalam kaitan penggunaan galon AMDK untuk air minum isi ulang. Untuk mengungkapkan faktor penyebab terjadinya pelanggaran merek atas penggunaan galon milik pihak lain. Untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku usaha yang menggunakan galon merek pihak lain. Untuk mengungkapkan upaya hukum yang dilakukan oleh pihak yang dirugikan.akaan dan penelitian lapangan. Sedangkan teknik dan alat pengumpul data adalah dengan komunikasi langsung dan tidak langsung serta dengan populasi dan sampel. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan deskriptif analisis. Bentuk penelitian adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil Penelitian : Bahwa telah terjadi perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak depot air minum isi ulang terhadap pengusaha AMDK dengan menggunakan galon merek dagang pihak lain. Bahwa faktor penyebab terjadinyaperbuatan tersebut adalah selain harga air minum isi ulang yang  murah sertafaktor promosi. Bahwa akibat tindakan tersebut pihak depot dapat digugat dengan alasan melakukan perbuatan melawan hukum. Bahwa upaya hukum yang dilakukan oleh pihak AMDK dalam mengatasi perbuatan yang merugikan merek, hanya sebatas menegur pengusaha depot air minum isi ulang.   Keywords : Galon, Perlindungan Merek.
Gaya Bahasa dalam Pepatah Adat Masyarakat Petalangan Riau Yeni Maulina; Khairul Azmi
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v10i2.18

Abstract

Petalangan is one of the original tribes in Riau Province who live in Pengkalan Kuras, Langgam, Kuala Kampar, and Bunut Subdistrict, Pelalawan Regency. Petalangan tribe has various cultures in the traditions of life. A good introduction to cultural heritage by the next generation can strengthen the nation's tradition in responding to the increasingly severe challenges of the future in this era of globalization. Cultural heritage in the form of moral-spiritual inheritance, one of which is obtained and known through the tradition of belief in the traditional proverb that exists in the community. The traditional adage in the Petalangan community, among others, explains the perspective on community life. This study aims to describe the style of language in the customary proverb that is related to the perspective of life in society. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis method. The data source used was the book entitled Pepatah Adat, Istilah, dan Kosa kata Masyarakat Petalangan Kabupaten Pelalawan, Riau. There are 16 traditional proverbs used as data in this study, which then obtained 3 language styles based on sentence structure and 2 language styles based on meaning. By knowing and learning the style of language in this traditional proverb, the philosophy of life and aesthetic tastes of the people of Riau can be understood. Abstrak Petalangan merupakan salah satu puak asli di Provinsi Riau yang bermukim di Kecamatan Pengkalan Kuras, Langgam, Kuala Kampar, dan Bunut, Kabupaten Pelalawan. Suku Petalangan ini memiliki beraneka kebudayaan dalam kehidupan. Pengenalan yang baik terhadap warisan kebudayaan oleh generasi penerus dapat memperteguh tradisi bangsa dalam menjawab tantangan masa depan yang semakin berat dalam era globalisasi ini. Warisan kebudayaan yang berupa warisan moral-spiritual, satu di antaranya didapatkan dan diketahui keyakinan terhadap pepatah adat yang ada pada masyarakat. Pepatah adat dalam masyarakat Petalangan antara lain menjelaskan cara pandang mengenai hidup bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa di dalam pepatah adat yang berhubungan dengan cara pandang dalam hidup bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah buku Pepatah Adat, Istilah, dan Kosa kata Masyarakat Petalangan Kabupaten Pelalawan, Riau. Terdapat 16 pepatah adat yang dijadikan data dalam penelitian ini, yang kemudian diperoleh 3 gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat dan 2 gaya bahasa berdasarkan makna. Dengan mengetahui dan mempelajari gaya bahasa dalam pepatah adat ini dapat dipahami filsafat hidup dan cita rasa estetika masyarakat Riau.
Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Anak Usia Dini melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Sunandar Azma'ul Hadi; Khairul Azmi; Siti Abibatur Rosida
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 10 No. 2 (2021): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.182 KB) | DOI: 10.20414/schemata.v10i2.3991

Abstract

This study aims to train critical thinking skills for early childhood through the application of a guided inquiry learning model assisted by learning tools that have been developed by the researchers themselves. Learning tools were developed based on guided inquiry. The type of research used is a quantitative approach with the type of development research. Critical thinking skills of early childhood are measured using an observation sheet instrument. The observation sheet is used to observe the critical thinking skills of early childhood during the teaching and learning process. Students' critical thinking skills can also be seen from the level of implementation of learning. The level of implementation of learning is 94% which shows the implementation of learning is very high. The collected data was then analyzed using SPSS software. The results of data analysis showed that the guided inquiry learning model was effectively used to train critical thinking skills of early childhood students. This is evidenced by the significance level of the variable of 0.000 or in other words P < 0.05. So it can be seen that there is a difference after being given the treatment of guided inquiry-based learning. So, the results of this study indicate that there is an increase in critical thinking skills of early childhood after treatment using the guided inquiry learning model, this is evidenced by the value of sig. (2-tailed) < 0.05. Keywords: Teaching Materials, Guided Inquiry, Critical Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dibantu dengan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan oleh peneliti sendiri. Perangkat pembelajaran dikembangkan berbasis inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantititatif dengan jenis penelitian pengembangan. Keterampilan berpikir kritis anak usia dini diukur dengan menggunakan instrument lembar observasi. Lembar observasi digunakan untuk mengamati keterampilan berpikir kritis anak usia dini pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Keterampilan berpikir kritis siswa juga bisa terlihat dari ringkat keterlaksanaan pembelajaran. tingkat keterlaksanaan pembelajaran sebesar 94% yang menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sangat tinggi. data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan software SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa usia dini. Hal ini dibuktikan dengan tingkat signifikansi dari variabel sebesar 0,000 atau dengan kata lain P< 0,05. Sehingga dapat dilihat bahwa ada perbedaan setelah diberi perlakuan pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis anak usia dini setelah melakukan treatmen menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing hal ini dibuktikan dengan nilai sig. (2-tailed) <0,05. Kata kunci: Bahan Ajar, Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Berpikir Kritis.