Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : INTEKNA

ANALISA REGRESI SPASIAL UNTUK DETEKSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN KINERJA KOPERASI SYARIAH DI KOTA BANJARMASIN Handayani, Lusiana; Sari, Dewi Nur Indah
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi dan pengaruh wilayah Kota Banjarmasin terhadap tingkat keberhasilan kinerja koperasi syariah dan menjelaskan faktor-faktor seperti sumber daya manusia, modal, sistem dan peralatan yang mempengaruhi tingkat keberhasilan kinerja koperasi syariah di Banjarmasin. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis permodelan regresi yaitu Regresi Terboboti Geografis atau Geographically Weighted Regression (GWR). Pertumbuhan koperasi syariah di Banjarmasin tampaknya meningkat dari segi kuantitas tetapi tidak diikuti oleh kualitas karena koperasi syariah dengan status tidak aktif juga meningkat. Padahal koperasi syariah memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, hanya ada 13 koperasi syariah yang melayani 3.922.790 muslim di Banjarmasin dan sayangnya lokasi koperasi tidak tersebar merata di seluruh kabupaten. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bahwa dari sudut pandang daerah ada dua variabel yang mempengaruhi keberhasilan koperasi syariah, yaitu wilayah masing-masing kabupaten dan penduduk muslim di setiap kabupaten
KAJIAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT NOMOR 3 TAHUN 2016 TERHADAP UU 26 DAN 27 TAHUN 2007 Jo UU 1 TAHUN 2014 Shodiq, Adib Muhammad; Inayah, Nurul; Sari, Dewi Nur Indah
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v19i2.810

Abstract

Kabupaten Tanah Laut merupakan kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di pesisir Laut Jawa. Memiliki potensi laut yang melimpah menyebabkan banyaknya aktivitas manusia di sepanjang pesisir Kabupaten Tanah Laut. Selain aktivitas manusia, sepanjang pesisir Kabupaten Tanah Laut terpengaruh dengan aktivitas alam seperti abrasi dan rob. Oleh karena itu diperlukan perundangan untuk mengatur tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut. Tata ruang Kabupaten Tanah Laut tertuang dalam Perda Kabupaten Tanah Laut 3/2016. Perda ini perlu dilakukan peninjauan dikarenakan belum memuat peraturan tata ruang mengenai daerah pesisir. Diperlukan suatu rekomendasi perubahan tata ruang Kabupaten Tanah Laut agar menghasilkan tata ruang yang berkelanjutan, peraturan yang sesuai dengan perundangan di atasnya dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir. Rekomendasi tata ruang Kabupaten Tanah Laut dilakukan dengan melakukan sinkronisasi Perda Kabupaten Tanah Laut 3/2016 dengan UU 26/2007 dan UU 27/2007. Tahapan selanjutnya dilakukan dengan tinjauan lapangan mengenai tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut saat ini. Berdasarkan hasil sinkronisasi dan tinjauan lapangan maka muncul suatu rekomendasi mengenai tata ruang Kabupaten Tanah Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda Kabupaten Tanah Laurt 3/2016 tidak sinkron dengan perundangan di atasnya. Karena pengaturan pesisir Kabupaten Tanah Laut belum mengacu pada UU 27/2007 maka terjadi penyimpangan tata ruang di lapangan. Sehingga perlu dilakukan perumusan ulang tata ruang Kabupaten Tanah Laut dengan mengacu kepada UU 27/2007. Partisipasi masyarakat pesisir perlu ditingkatkan dalam penyusunan dan pengawasan tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut.
ANALISIS SPASIAL KAWASAN MUARA SUNGAI VETERAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM PENANGANAN BANJIR DI KOTA BANJARMASIN Sobatnu, Ferry; Inayah, Nurul; Sari, Dewi Nur Indah
INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Veteran termasuk dalam program jangka pendek normalisasi dan penataan sungai dari 10 program khusus di kota Banjarmasin. Perumusan suatu kebijakan, pengambilan keputusan ataupun pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian dapat mengacu pada informasi Geospasial. Penelitian ini memanfaatkan teknologi geomatika dan survei untuk dapat menunjukan kondisi geospasial aktual pada kawasan muara Sungai Veteran, dengan melakukan serangkaian kegiatan pengukuran terestris dan hidrometris secara langsung di lokasi penelitian serta pemetaan secara digital menggunakan citra satelit Pleiades yang telah terkoreksi sebagai sumber data spasial. Hasil analisis spasial menggunakan metode Gridding dapat menunjukkan secara akurat bentuk geometrik permukaan lahan dalam tampian model 3 dimensi. Hasil pemetaan memperlihatkan kondisi terjadinya penyempitan pada badan sungai Veteran di jarak 58 meter dari tepi sungai Martapura dengan lebar mencapai 8 meter dan pada jarak 78 meter sampai dengan 145 meter lebar badan sungai hanya mencapai 3 meter. Hasil pemodelan menunjukkan skala terbaca titik terdangkal adalah mencapai (-) 0,074 meter pada muara sungai Veteran, dan hasil titik terdalam adalah mencapai (-)13,311 meter pada area Sungai Martapura. Kondisi dasar penampang muara sungai veteran menunjukan tingkat kemiringan relatif datar. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi volume aliran air sungai Veteran. Hal ini menunjukkan sistem drainase alam yang buruk, dimana faktanya kota Banjarmasin masih masuk di dalam zona perairan pasang surut. Informasi Geospasial yang dihasilkan ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi dalam perencanaan dan perancangan proyek normalisasi sungai, khususnya di kawasan muara sungai veteran, sehingga diharapkan dapat mengembalikan fungsi awal dari sungai tersebut yaitu mencegah terjadinya banjir di kota Banjarmasin.
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN SUBSEKTOR TANAMAN PANGAN DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Sari, Dewi Nur Indah
INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas Unggulan adalah sebuah produk yang paling disukai dan diproduksi pada suatu daerah tertentu dan dapat bersaing dari daerah lainnya. Dari beberapa komoditas unggulan tanaman pangan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih ada yang belum mencukupi kebutuhan pangan didaerahnya. Untuk mengetahui hal tersebut maka perlu dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode Location Quetient Analysis. Hasil dari perhitungan Location Quetient Analysis kemudian ditampilkan dalam bentuk peta sebaran komoditas unggulan pertanian. Peta tersebut menampilkan jumlah produksi dari setiap komoditas unggulan subsektor tanaman pangan sehingga dapat mengetahui wilayah produksi pinggi, sedang dan rendah. Untuk subsektor tanaman pangan Padi dan Kacang Hijau adalah komoditas unggulan yang mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena memiliki nilai Location Quetient lebih dari 1, Maka dari itu untuk komoditas unggulan subsektor pertanian Padi dan Kacang Tanah dapat melakukan kegiatan Impor ke daerah lain. Untuk subsektor tanaman pangan Jagung, Kacang Tanah, Ubi Kayu dan Ubi Jalar masih belum mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena memiliki nilai Location Quetient dibawah angka 1.