Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemetaan UMKM Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur Firmansyah, Fendy; Susetyo, Cahyono; Handayeni, Ketut Dewi Martha Erli; Syafitri, Rivan Aji Wahyu Dyan; Jatayu, Anoraga; Pratomoatmojo, Nursakti Adhi; Kurniawan, Akbar; Hayati, Noorlaila
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.517

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun 2020 mendorong munculnya beragam regulasi yang membatasi mobilitas masyarakat di Indonesia. Hal ini berdampak pada lumpuhnya sektor ekonomi karena banyaknya penutupan usaha (sementara maupun permanen), khususnya para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang kesulitan beradaptasi secara cepat dengan kondisi ini. Pengabdian masyarakat ini telah memetakan kondisi terkini UMKM di Kecamatan Singosari pasca Covid-19 melalui pemetaan berbasis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemanfaatan SIG dapat digunakan untuk memberikan informasi terkait karakteristik dan kondisi UMKM dengan tampilan data yang representatif melalui visualisasi peta, sehingga dapat mendukung merumuskan strategi pengembangan UMKM kedepannya. Tahapan yang dilakukan yakni sosialisasi, survei primer dan wawancara terstruktur menggunakan kuisioner, pengolahan data, pembuatan peta, pembuatan database spasial atau geodatabase, dan pembuatan prototype Webgis. Hasilnya diketahui bahwa 95,2% UMKM adalah UMKM di bidang kuliner, dimana sebanyak 31,5% UMKM mengalami penurunan jumlah produksi, 51,9% UMKM mengalami penurunan penjualan dan 63% UMKM menghadapi kendala kenaikan biaya produksi selama masa pandemi. Sebanyak 50,9% UMKM di Kecamatan Singosari masih menggunakan media konvensional dalam memasarkan produknya. Teknologi SIG dapat digunakan pula untuk mendukung upaya digitalisasi sektor UMKM melalui pengembangan Webgis dan startup untuk sektor UMKM di Kecamatan Singosari.
IDENTIFIKASI RISIKO BERKURANGNYA JAMINAN KEHALALAN PRODUK MINUMAN SALAK DI INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) SALAKMAS Adhitama, Lukman; Kurniawan, Akbar; Aulia, Arina Rijki; Elkhanna, Farah Asifi
Sehati Abdimas Vol 6 No 1 (2023): Prosiding Sehati Abdimas 2023
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v6i1.649

Abstract

The growth of innovations in the culinary industry also requires business owner to pay attention to the quality assurance of the products they produce. One of the things that needs to be considered as part of product quality assurance is the halal status of the product itself. The importance of the halal aspect of products requires Salakmas Small and Medium Industries (IKM) to pay attention to the snake fruit drinks they produce so that they are safe from the risk of reducing product halal guarantees. Through this research, the results were obtained that in terms of the raw materials in the recipe and the production process of snake fruit drinks, it can be categorized as halal raw materials. However, through analysis carried out using the Failure Mode and Effect Analysis method, the results were obtained that the industrial management managed by IKM Salakmas has 7 risks that have the potential to disrupt the halal guarantee of the products it produces. From these seven risks, 1 risk was obtained which has the greatest influence on the halalness of the product, so it needs to be paid attention to by IKM Salakmas, where the industry manager must always carry out quality management on the salak raw materials that he uses as raw material for the snake fruit drinks he produces.
ESTIMASI PRODUKTIVITAS KOPI DENGAN INDEKS VEGETASI MENGGUNAKAN CITRA SPOT-7 Sari, Devi Nilam; Sasmito, Bandi; Hadi, Firman; Kurniawan, Akbar
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 5, No 2 (2022): Volume 05 Issue 02 Year 2022
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/elipsoida.2022.16827

Abstract

Barang perdagangan paling berharga kedua di dunia adalah kopi, yang membantu devisa negara. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2021) terkait produksi kopi, Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat ke-16 se-Indoneia untuk produksi kopi. Kebun Bangelan di Desa Bangelan, Kabupaten Malang, merupakan salah satu perkebunan kopi di Jawa Timur. Sebagai kebun percobaan, perkebunan ini didirikan pada tahun 1901. Pemantauan produksi kopi secara terus menerus diperlukan karena hasil Kebun Bangelan bervariasi dari tahun ke tahun. Dalam bidang pertanian, penginderaan jauh dapat digunakan untuk memperkirakan produktivitas tanaman kopi. Tindakan mengumpulkan informasi tentang suatu objek menggunakan perangkat yang tidak bersentuhan fisik langsung dengannya dikenal sebagai penginderaan jauh. Salah satu manfaat penginderaan jauh adalah perolehan data yang cepat, terutama di daerah yang menantang untuk dipelajari secara terestrial. Untuk penelitian ini, digunakan data Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Modified Normalized Difference Vegetation Index (MNDVI), dan Green Normalized Difference Vegetation Index (GNDVI). Untuk mengatasi kesulitan piksel campuran, Multiple Endmember Spectral Mixture Analysis (MESMA) adalah pengklasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai ketepatan klasifikasi tutupan lahan MESMA dan mempelajari seberapa produktivitas kopi di Kebun Bangelan. Dalam penelitian ini estimasi produktivitas dihitung dengan menggunakan regresi linier sederhana, polinomial, dan linier berganda. Model estimasi terbaik, sebagaimana ditentukan oleh perhitungan regresi linier sederhana, dihasilkan oleh NDVI, yang memiliki standar deviasi 505,875 kg/Ha dan produktivitas 34,396.369 kg/Ha. Model estimasi terbaik dihasilkan oleh NDVI dengan standar deviaasi sebesar 464,158 kg/Ha dan produktivitas sebesar 34,387.395 kg/Ha, menurut perhitungan menggunakan regresi polinomial. Model estimasi terbaik untuk perhitungan menggunakan regresi linier berganda adalah NDVI, yang memiliki standar deviasi 352,414 kg/Ha dan produktivitas 34,394.658 kg/Ha.
Halal Risk Analysis of Snake Fruit (Salacca Zalacca) Processing Industry using Fishbone Diagram Adhitama, Lukman; Aulia, Arina Rijki; Elkhanna, Farah Asifi; Kurniawan, Akbar
Journal of Halal Research, Policy, and Industry Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Halal Research, Policy, and Industry : December
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhrpi.v2i2.5424

Abstract

Innovation that continues to develop in the culinary industry also requires business actors to pay attention to the quality of the products they produce. One of the things that needs to be considered as part of product quality assurance is the halalness of the product itself. The importance of the halal aspect of products requires the Salak Turi Small Medium Enterprise (SME) Small and Medium Enterprise (SME) to pay attention to the palak products they produce. Through this research, results were obtained that the halal product guarantee has not been fully implemented. The results of mapping using a fishbone diagram show that there are 10 risks that have the potential to disrupt the halal guarantee of products produced by Salak Turi SME. These risks are divided into 5 categories, namely man, material, method, equipment and environment. To ensure the halalness of the palak products produced by Salak Turi SME, it is necessary to improve by mitigating the risks that occurred on their industry.
Pemasaran UMKM Dodol Ketan Di Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Anggriani, Ida; Junita, Geni Rama; Mardiana, Indah; Kurniawan, Akbar; Septiandre, Rian
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 1 No 2 (2022): September-Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.982 KB) | DOI: 10.37676/jdm.v1i2.2921

Abstract

UMKM di Indonesia sangat berkembang pesat, banyak sekali pelaku usaha memulai bisnis dengan menciptakan UMKM, namun tak jarang juga banyak pelaku usaha yang tidak bisa mempertahankan bisnis mereka. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai bagaimana cara mempertahankan bisnis kecil sehingga terus berkembang menjadi bisnis yang besar. Salah satuj hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui target pasar dan memanfaatkan media digital untuk melakukan pemasaran UMKM. Di kota Bengkulu sendiri terdapat banyak pelaku usaha UMKM khususnya dibidang kuliner, salah satunya yaitu dodol ketan yang diproduksi oleh masyarakat kecamatan kampung melayu Bengkulu. Dodol ketan telah menjadi makanan yang menjadi oleh-oleh khas dari Bengkulu, namun selama pandemi kemarin usaha dodol ketan mengalami penurunan pelaku usaha menhadapi tantangan yang cukup besar untuk terus mempertahankan usahanya. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi sebagai wadah mempromosikan UMKM sangat diperlukan untuk mempertahankan UMKM. Pemasaran menggunakan media digital tentunya akan sangat memudahkan pelaku usaha karena dapat dilakukan dengan efektif dan efesien serta mempermudah pelaku usaha untuk menentukan tempat pasar. Pemasaran menggunakan media digital dapat berupa konten video dan foto serta pamflet yang tentunya tidak memerlukan biaya yang cukup besar.
SIJAGUNG : Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Rantai Produksi Jagung (Lokasi : Desa Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur) Maulida, Putra; Nurwatik, Nurwatik; Hariyanto, Irena Hana; Syariz, Muhammad Aldila; Hidayat, Husnul; Irbah, Nafisatus Sania; Nusantara, Candida Aulia De Silva; Kurniawan, Akbar; Tjahjaningrum, Indah Trisnawati Dwi; Muryono, Mukhammad; Mukmin, Muchammad Faisal
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2405

Abstract

Jagung merupakan komoditas pertanian strategis masa depan penghasil karbohidrat. Seiring peningkatan populasi global, permintaan jagung baik untuk pangan maupun pakan terus meningkat. Jagung sebagai pangan strategis menjadi salah satu bahan yang harus diberikan atensi lebih. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Timur merupakan provinsi dengan luas pertanian jagung terbesar di Indonesia yaitu 735.054 ha pada tahun 2024. Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu penghasil jagung di Jawa Timur, terbilang masih sangat terbatas dibandingkan kabupaten lainnya yang mencapai 3-4 kalinya. Salah satu faktor penting dalam produksi jagung adalah proses end products dan jaringan pemasarannya. Distribusi jagung di Ponorogo masih bergantung pada tengkulak, yang mengakibatkan rendahnya harga jual produksi jagung dari petani. Solusi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membuat sistem informasi pertanian berbasis WebGIS untuk mendukung produksi dan distribusi jagung. Platform ini memungkinkan petani memasarkan hasil panen secara online dan konsumen membeli dengan harga yang adil. Selain itu, platform ini akan menyediakan informasi pemetaan jagung, termasuk kesehatan tanaman, prediksi produksi, dan analisis citra satelit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup survei lapangan dengan UAV dan wawancara petani, didukung citra satelit untuk klasifikasi lahan jagung serta data sekunder seperti produksi, peta lahan, dan sumber daya terkait. Hasil akhirnya adalah platform sistem informasi pertanian untuk mendukung produktivitas jagung di Ponorogo dan wilayah lainnya.
LAJU SUBSIDENCE & UPLIFT DI SEKITAR AREA TANGGUL LUMPUR SIDOARJO TAHUN 2011 Handoko , Eko Yuli; Cahyadi, Mokhamad Nur; Kurniawan, Akbar; Bukhori, Imam; Basofi , Ahmad
GEOID Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v7i1.1323

Abstract

Sudah 5 Tahun, luapan Lumpur Sidoarjo (LUSI) belum dapat dihentikan. Akibat luapan lumpur tesebut, memicu terjadinya dinamika tanah seperti subsidence dan uplift di sekitar area luapan/semburan LUSI. Pengukuran subsidence dan uplift telah dilakukan pada tahun 2006 hingga 2007 (Abidin, et. al, 2008). Pada tahun 2011 dilakukan pengukuran GPS di sekitar area tanggul penahan LUSI hingga radius sekitar 5 km. Hasil yang diperoleh
PEMANFAATAN CITRA RESOLUSI TINGGI UNTUK IDENTIFIKASI PERUBAHAN OBYEK BANGUNAN (STUDI KASUS UPDATING RENCANA DETIL TATA RUANG KOTA UNIT PENGEMBANGAN RUNGKUT SURABAYA) Sari, Dewi Nur Indah; Hariyanto, Teguh; Kurniawan, Akbar
GEOID Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v9i1.1392

Abstract

Perkembangan teknologi penginderaan jauh terutama citra WorldView-2 memudahkan dalam mengkaji perencanaan tata ruang kota dan monitoring penggunaan lahan, contohnya perubahan obyek bangunan. Kota Surabaya yang terletak antara 07°12’-07°21’ Lintang Selatan dan 112°36’-112°54’ Bujur Timur yang aktivitas kotanya sangat bervariasi dengan jumlah penduduk lebih dari tiga milyar (Hasyim, Hariyanto, dkk. 2011). Kegiatan pembangunan fisik dan prasarana perkotaan di Surabaya tentunya menimbulkan konsekuensi terhadap perubahan obyek bangunan. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah dijelaskan dalam tema pengembangan UP Rungkut yaitu sinergitas pengembangan kawasan permukiman perbatasan kota sebagai penyangga kegiatan industri dan pendidikan dengan pendekatan sustainable development. Dalam penelitian ini, identifikasi perubahan obyek bangunan pada tahun 2002 sampai dengan 2012 dilakukan dengan memanfaatkan data peta garis digital tahun 2002 dan citra WorldView-2 dengan menggunakan metode klasifikasi terselia berdasarkan maximum likelihood (kemiripan maksimum) untuk mengidentifikasi perubahan obyek bangunan pada UP Rungkut pada Tahun 2002 sampai dengan 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa luas perubahan obyek bangunan di UP Rungkut pada tahun 2002-2012 seluas 220.333 Ha. Untuk hasil kesesuaian perubahan obyek bangunan dengan RDTRK UP Rungkut tahun 2010 yaitu bangunan yang sesuai 209.025 Ha, tidak sesuai 11.308 Ha dan yang belum dimanfaatkan seluas 1096.171 Ha. Hal ini menandakan perlu adanya langkah-langkah dari semua pihak terkait untuk mengaplikasikan rencana tata ruang agar pembangunan kota bisa berjalan secara serasi dan terpadu antara masing-masing komponennya dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dalam pola dasar pembangunan daerah.
RADAR INTERFEROMETRY APPLICATION FOR DIGITAL ELEVATION MODEL IN MOUNT BROMO, INDONESIA Hayati , Noorlaila; Kurniawan, Akbar; Taufik, Muhammad
GEOID Vol. 10 No. 2 (2015)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v10i2.1462

Abstract

This paper reviewed the result and processing of digital elevation model (DEM) using L-Band ALOS PALSAR data and two-pass radar interferometry method in Bromo Mountain region. Synthetic Aperture Radar is an advanced technology that has been used to monitor deformation, land cover change, image detection and especially topographic information such as DEM. We used two scenes of SAR imageries to generate DEM extraction which assumed there is no deformation effect between two acquisitions. We could derive topographic information using phase difference by combining two single looks complex (SLC) images called focusing process. The next steps were doing interferogram generation, phase unwrapping and geocoding. DEM-InSAR was compared to SRTM 90m that there were significant elevation differences between two DEMs such as smoothing surface and detail topographic. Particularly for hilly areas, DEM-InSAR showed better quality than SRTM 90 m where the elevation could have 25.94 m maximum gap. Although the processing involved adaptive filter to amplify the phase signal, we concluded that InSAR DEM result still had error noise because of signal wavelength, incidence angle, SAR image relationship, and only using ascending orbit direction.
PENGARUH JUMLAH DAN SEBARAN GCP PADA PROSES REKTIFIKASI CITRA WORLDVIEW II (Studi Kasus : Kota Kediri, Jawa Timur) Kurniawan, Akbar; Taufik, Muhammad; Yudha, Imam Satria
GEOID Vol. 11 No. 1 (2015)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v11i1.1474

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan uji coba penggunaan titik kontrol tanah (GCP) secara variatif, yang terbagi menjadi 5 model jumlah dan distribusi titik kontrol tanah yaitu model 1 dan model 2 menggunakan jumlah 4 GCP dengan pola distribusi pada model 1, GCP hanya terpusat di suatu tempat, tidak menyebar pada keseluruhan citra, sedangkan pada model 2, GCP terletak pada titik terluar citra. Model 3 dan model 4 menggunakan jumlah 8 GCP, dengan pola distribusi pada model 3 titik tersebar merata pada seluruh citra, baik dipinggir maupun ditengah citra, dan pada model 4, GCP terpusat di tengah citra, tidak mencakup pinggir citra. Model 5 merupakan representasi dari model 1 sampai model 4 dengan menggunakan 12 GCP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya GCP yang digunakan dalam proses rektifikasi citra sangat berpengaruh terhadap ketelitian hasil rektifikasi yang ditunjukkan melalui harga Root Mean Square Eror (RMSE) hasil uji ketelitian jarak dan koordinat. Melalui uji ketelitian ini maka dapat diperoleh skala peta setiap model, yaitu pada model 1 dapat memenuhi skala 1:5000, model 2 skala 1:6000, model 3 skala 1:5000, model 4 skala 1:3000 dan model 5 skala 1:3000.
Co-Authors Aminata, Fransedo Amriana, Yessherly Anjasmara , Ira Mutiara Aulia, Arina Rijki Ayu, Arini Juwita Azza Laksono, Safanata Bandi Sasmito Basofi , Ahmad Cahya, Doni Muslim Cherie Bhekti Pribadi, Cherie Bhekti Dalle, Juhriyansyah Darminto, Mohammad Rohmaneo Deviantari , Udiana Wahyu Dewi Nur Indah Sari, Dewi Nur Indah Dhiaurrahman, Antony Rafie Dwi Hastuti Ekaprathama, Sri Aditya Elkhanna, Farah Asifi Filsa Bioresita, Filsa Firmansyah, Fendy Hadi, Firman Handoko , Eko Yuli Hariyanto, Irena Hana Hayati , Noorlaila Hendrian, Haicel Herawati, Yola Asis Husnul Hidayat, Husnul Ida Anggriani Ihsan, Elfuadi Imam Bukhori Imam Satria Yudha, Imam Satria Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum Ira Mutiara Anjasmara, Ira Mutiara Irbah, Nafisatus Sania Jatayu, Anoraga Junita, Geni Rama Ketut Dewi Martha Erli Handayeni, Ketut Dewi Martha Erli Khomsin Khomsin, Khomsin Koeswoyo, Tio Kusumah, Rifqi Rabbani Lukman Adhitama Mahmud, Fahrin Ajie Mardiana, Indah Maulida, Putra Mokhamad Nur Cahyadi, Mokhamad Nur MUHAMMAD TAUFIK Mukmin, Muchammad Faisal Muryono, Mukhammad Noorlaila Hayati, Noorlaila Nurwatik, Nurwatik Nusantara, Candida Aulia De Silva Pane, Sanusi Ghazali Pasaribu, Bernando Permata, Tri Wahyuni Indah Pradana, Ramanda Aji Prasetyo, Friski Putra Prasindya, Permata Pratomo, Danar Guruh Pratomoatmojo, Nursakti Adhi Pribadi , Cherie Bhekti Pusparini, Fany Maya Putra, Rizkiya Ramadhan, Hafezs Satriani Riastama, Cindy Nandya Rizkiya, Putra Rizky, Sari RJ, Ainur Rofiq Santri, Rafika Saputra, Roy Andi Sari, Devi Nilam Septiandre, Rian Setiawan, Fabian Saiadin Siregar, Fauzi Alfariz Sudarsono, Kukuh Prakoso Susetyo, Cahyono Syafitri, Rivan Aji Wahyu Dyan Syariz, Muhammad Aldila Teguh Hariyanto, Teguh Thobagus, M Tulloh, M. Ubayu Rizqi Rohmat Udiana Wahyu Deviantari, Udiana Wahyu Widyasari, Safarina Yanto Budisusanto, Yanto Yetti, Yetti Yuwono Yuwono