Yonathan Dri Handarkho, Yonathan Dri
Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembangunan Aplikasi Q&A Sebagai Jembatan Komunikasi Pembicara Seminar Dengan Peserta Seminar Frumentius Daneswara Nandiwardana; Yonathan Dri Handarkho; Vinindita Citrayasa
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Informatika Atma Jogja - Mei
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v4i1.7439

Abstract

Sesi question and answer (Q&A) adalah kesempatan ketika seorang narasumber atau pembicara menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh reporter, audience, atau dalam konteks ini, peserta seminar. Acara seminar, workshop, dan talkshow umumnya diakhiri dengan sesi Q&A. Wabah Covid-19 menyebabkan acara-acara tersebut yang sebelumnya tatap muka menjadi daring dan hybrid (daring dan luring). Masalah dari sebuah sesi Q&A biasanya adalah penyelenggara acara kesulitan menyortir pertanyaan peserta terlebih jika dilaksanakan dalam skala besar. Adapun masalah lain, seperti moderator kewalahan menyortir pertanyaan peserta yang ikut secara hybrid, penyelenggara acara kesulitan berkomunikasi dengan moderator, dan privasi peserta yang kurang terjaga ketika bertanya. Untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, aplikasi berbasis website ini dibangun. Aplikasi yang dibangun akan membantu menyortir pertanyaan, memudahkan komunikasi penyelenggara acara dengan moderator, serta menjaga privasi peserta yang bertanya. Aplikasi Q&A ini telah berhasil dibangun dan dapat memudahkan pengguna dengan fitur-fitur yang sudah dibangun sehingga memperlancar komunikasi pembicara acara seminar dengan peserta acara.Kata Kunci: Q&A, website,seminar, tanya-jawab
Perancangan User Interface dan User Experience dengan Metode System Usability Scale dan Goal Directed Design Febi Utami; Dr. Andi Wahju Rahardjo Emanuel; Yonathan Dri Handarkho
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Informatika Atma Jogja - November
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v4i2.8061

Abstract

KAMAJAYA Scholarship adalah sebuah program beasiswa penuh untuk mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang dibentuk oleh Lembaga Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta KAMAJAYA). KAMAJAYA Scholarship semakin dinantikan oleh mahasiswa dan dikenal oleh donatur baik individu maupun instansi tertentu. Perkembangannya yang cukup pesat, maka seluruh pengelolaan data beasiswa sudah tidak efektif dan efisien lagi jika dikelola secara manual. Untuk menyelesaikan masalah yang ada, maka penelitian ini akan membangun sistem informasi berbasis web yang menerapkan konsep Progressive Web Application (PWA) menggunakan framework Laravel dan Vue. Sistem ini engakomodasi aktivitas yang ada pada KAMAJAYA Scholarship. Sistem Informasi KAMAJAYA Scholarship ini telah berhasil dibangun dan mampu mengakomodir tugas-tugas dari setiap role yang ada. Secara keseluruhan pengguna juga merasa puas dengan menggunakan sistem ini.Penyebaran virus covid 19 di Indonesia membawa perubahan besar bagi masyarakat. Virus covid 19 berdampak pada kegiatan jual beli. Salah satu perusahaan yang menerapkan kegiatan jual beli melalui website yaitu percetakan Digibook. Penelitian ini melakukan perancangan Ui/Ux pada website Digibook dengan metode Goal Directed Design dan System Usability Scale. Sebelum dilakukan perancangan desain, peneliti melakukan evaluasi awal menggunakan metode System Usability Scale. Perancangan desain Ui/Ux dibuat dengan tahapan Goal Directed Design. Setelah perancangan selesai, dilakukan evaluasi akhir dengan responden yang sama dan metode yang sama dengan metode sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian kepada 30 responden yang berasal dari customer Digibook, didapatkan hasil skor SUS sebelum dilakukan perbaikan Ui/Ux sebesar 55,50. Skor tersebut termasuk dalam grade D atau poor yang berarti membutuhkan perbaikan pada Ui/Ux. Perbaikan yang dilakukan mengacu pada jakob’s law. Setelah dilakukan perbaikan didapati hasil skor SUS sebesar 78,25 yang mana skor tersebut termasuk dalam grade B dan dinyatakan baik.
Peningkatan Partisipasi Relawan dan Pelaku Pariwisata dalam Pengelolaan Risiko Bencana di Kompleks Candi Borobudur Khaerunnisa, Khaerunnisa; Cininta, Mutiara; Handarkho, Yonathan Dri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5398

Abstract

Disaster Risk Management Plan in cultural heritage areas such as the Borobudur Temple Complex, should be the joint responsibility of all stakeholders. In fact, disaster management at the Borobudur Temple Complex, especially the preservation of the site against disasters, is only the responsibility of the Borobudur Conservation Center. Therefore, in September-November 2021 through the research activities funded by UNESCO, UAJY and BKB have formulated a draft Disaster Risk Management Plan in the form of the borobudur-drr.id digital platform. However, due to the limited implementation time, this platform has not been fully socialized by all stakeholders. Based on the stakeholder meeting, it is known that there are differences in understanding among stakeholders in understanding the comprehensive approach contained in the Disaster Risk Management Plan Action Plan for the Borobudur Temple Complex. The diversity of educational backgrounds, experiences and exposure of stakeholders to disasters and their management requires a forum for equalizing perceptions that supports the synergy of stakeholders in supporting, supervising and implementing the action plans that have been prepared. Conservationists, volunteers and tourism actors are three of the fifty-three stakeholders that have been mapped in the Borobudur Temple Compounds Disaster Risk Management Plan, which has a vital role in realizing the action plan in the Borobudur Temple Area.