Mohd Aji Isnaini, Mohd Aji
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Wanita Tani Melalui Budidaya Tanaman Obat Di Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Amelia, Dwi; Murdiati, Eni; Isnaini, Mohd Aji
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 1 No. 2 (2022): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.312 KB) | DOI: 10.62379/jishs.v1i2.656

Abstract

This study discusses "Empowering Women Farmers Through Cultivating Medicinal Plants in Pagar Agung Village, Lahat District, Lahat Regency". The purpose of this study was to find out about the empowerment of women farmers and to find out how to cultivate medicinal plants in Pagar Agung Village, Lahat District, Lahat Regency. This study uses qualitative research which is field research, the data collection tools used are interviews, observation and documentation. The subjects of this study were five women members of Bengkurat City Farmers. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion. The results of this study are: 1) Empowerment is an effort made to provide empowerment or strengthening to women farmers as an individual ability related to women farmers which aims to find alternatives in community development. The empowerment of women farmers from this cultivation program is carried out through 4 stages, namely the awareness stage, the capacity building stage, the empowerment stage and the evaluation stage. 2) The cultivation of medicinal plants is carried out so that members can find out about the types of medicinal plants, how to make herbal medicine for body health and the use of medicinal plants as ingredients to treat various diseases in the traditional way. From the existence of empowerment through the cultivation of medicinal plants carried out by these female farmers so that female farmers in the Pagar Agung sub-district can cultivate medicinal plants in their respective yards with the abilities, knowledge and experience they get from the program of female farmers activities.
PESAN DAKWAH TENTANG MENJAGA KESEHATAN DALAM KANAL YOUTUBE @DR. ZAIDUL AKBAR OFFICIAL PADA TEMA IFTHAR MAKAN, OLAHRAGA, DAN TIDUR DALAM ISLAM Soleh, Muhamad Erwan; Isnaini, Mohd Aji; Muzaiyanah, Muzaiyanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8847

Abstract

Perkembangan media digital telah mengkonstruksi praktik dakwah islam, termasuk dalam penyampaian pesan kesehatan berbasis nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pesan dakwah kesehatan serta strategi komunikasi yang digunkan dalam video kajian Ifthar: Makan, Olaraga dan Tidur dalam islam pada kanal YouTube @Dr. Zaidul Akbar Official. Peneitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen dan t,eknik analisis isi yang dipadukan dengan teori framing. Hasil penelitian menunjukan bahwah pesan dakwah kesehatan dikonstruksi secara holistik melalui integrase dimensi aqidah (kesehatan sebagai amanah), syariah (implementasi pola hidup sehat sesuai sunnah), dan akhlak (tanggung jawab moral terhadap tubuh). Strategi komunikais yang digunakan bersifat integratof, persuasive, dan edukatif dengan menggabungkan dalil normative dan argumentasi ilmiah kesehatan modern. Framing kesehatan sebagai bagian dari maqasid al-syari’ah khususnya hifz al-nafs memperkuat legitimasi religius pesan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah kesehatan digital tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai normatoif, tetapi juga sebagai instrument transformasi prilaku hidup sehat masyarakat Muslim. komunikasi yang digunakan bersifat integratif, persuasif, dan edukatif dengan menggabungkan dalil normatif dan argumentasi ilmiah kesehatan modern. Framing kesehatan sebagai bagian dari maqasid al-syari’ah, khususnya hifz al-nafs, memperkuat legitimasi religius pesan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah kesehatan digital tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai normatif, tetapi juga sebagai instrumen transformasi perilaku hidup sehat masyarakat Muslim.