Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PESAN DAKWAH TENTANG MENJAGA KESEHATAN DALAM KANAL YOUTUBE @DR. ZAIDUL AKBAR OFFICIAL PADA TEMA IFTHAR MAKAN, OLAHRAGA, DAN TIDUR DALAM ISLAM Soleh, Muhamad Erwan; Isnaini, Mohd Aji; Muzaiyanah, Muzaiyanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8847

Abstract

Perkembangan media digital telah mengkonstruksi praktik dakwah islam, termasuk dalam penyampaian pesan kesehatan berbasis nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pesan dakwah kesehatan serta strategi komunikasi yang digunkan dalam video kajian Ifthar: Makan, Olaraga dan Tidur dalam islam pada kanal YouTube @Dr. Zaidul Akbar Official. Peneitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen dan t,eknik analisis isi yang dipadukan dengan teori framing. Hasil penelitian menunjukan bahwah pesan dakwah kesehatan dikonstruksi secara holistik melalui integrase dimensi aqidah (kesehatan sebagai amanah), syariah (implementasi pola hidup sehat sesuai sunnah), dan akhlak (tanggung jawab moral terhadap tubuh). Strategi komunikais yang digunakan bersifat integratof, persuasive, dan edukatif dengan menggabungkan dalil normative dan argumentasi ilmiah kesehatan modern. Framing kesehatan sebagai bagian dari maqasid al-syari’ah khususnya hifz al-nafs memperkuat legitimasi religius pesan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah kesehatan digital tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai normatoif, tetapi juga sebagai instrument transformasi prilaku hidup sehat masyarakat Muslim. komunikasi yang digunakan bersifat integratif, persuasif, dan edukatif dengan menggabungkan dalil normatif dan argumentasi ilmiah kesehatan modern. Framing kesehatan sebagai bagian dari maqasid al-syari’ah, khususnya hifz al-nafs, memperkuat legitimasi religius pesan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah kesehatan digital tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai normatif, tetapi juga sebagai instrumen transformasi perilaku hidup sehat masyarakat Muslim.