Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Dan Implementasi Sistem Rekomendasi Pemilihan Vendor Untuk Pengadaan Alat Menggunakan Metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (topsis) Dan Fuzzy Ahp (studi Kasus: Pt Universal Tekno Reksajaya) Agustian Rahman; Eko Darwiyanto; Danang Junaedi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Universal Tekno Reksajaya (UTR) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang rekondisi dan pemeliharaan komponen alat berat. Dalam mendukung dan memfasilitasi bisnis yang akan dijalankan, UTR memerlukan alat-alat yang sesuai dengan kebutuhan. UTR bekerja sama dengan vendor-vendor dan akan menunjuk sebuah vendor untuk menjamin ketersediaan alat yang akan digunakan. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh UTR yaitu berfokus dengan memilih vendor yang menawarkan harga terendah. Namun, memilih vendor berdasarkan penawaran harga terendah sudah tidak efisien lagi dan kurang maksimal karena tidak terdapat konsistensi dalam penggunaan kriteria pemilihan vendor. Oleh karena itu, UTR harus teliti dan berhati - hati dalam menentukan prioritas antar kriteria yang ada agar pengambilan keputusan tepat sasaran sesuai dengan tujuan perusahaan dan tidak menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Pada penelitian ini digunakan pendekatan Multiple Attribute Decision Making (MADM) dalam memilih vendor dengan menetapkan alternatif terbaik berdasarkan beberapa kriteria tertentu. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) karena dapat memperhitungkan semua jenis kriteria (subjektif atau objektif) dengan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal untuk menentukan kedekatan relatif dari suatu alternatif dengan solusi optimal. Bobot pada setiap kriteria dihitung dengan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) yaitu pengembangan metode AHP dengan logika fuzzy yang mempertimbangkan adanya ketidakpastian dan keraguan serta meminimalisir penilaian subjektif terhadap tingkat kepentingan kriteria yang ditetapkan oleh pembuat keputusan, dengan adanya interval pada setiap peringkat. Perhitungan bobot yang dihasilkan oleh sistem hasil normalisasi kriteria dan subkriteria adalah gudang dengan bobot 0,0740, antar barang dengan bobot 0,0740, harga dengan bobot 0,1365, lead time dengan bobot 0,1707, fungsi alat dengan bobot 0,1882, kondisi alat dengan bobot 0,1882, spare part dengan bobot 0,0748, dan warranty dengan bobot 0,0936. Hasil pengujian akurasi keseluruhan data dengan jumlah alternatif 2 vendor menghasilkan tingkat akurasi 78,1%, pengujian keseluruhan data dengan jumlah alternatif 3 vendor menghasilkan tingkat akurasi 81,9%, dan pengujian keseluruhan data dengan jumlah alternatif 4 vendor menghasilkan tingkat akurasi 80%. Rata-rata tingkat akurasi dari keseluruhan pengujian yang dilakukan adalah sebesar 80%. Bobot yang dihasilkan oleh metode AHP tidak sama dengan yang dihasilkan FAHP, namun keduanya memiliki tingkat prioritas yang sama, hal ini membuat perangkingan yang dilakukan oleh TOPSIS dengan bobot AHP maupun FAHP menghasilkan urutan yang sama. Kata Kunci : UTR, Pemilihan Vendor, MADM, TOPSIS, FAHP
Optimasi Skala Prioritas Perawatan Jembatan Menggunakan Metode Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (promethee) Dan Analytical Hierarchy Process (ahp) Pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Krisna Febri Prastika; Danang Junaedi; Mahmud Imrona
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab serta melaksanakan tugasnya dalam hal pembangunan serta perawatan insfrastruktur umum yang berupa jalan dan jembatan. Dalam menentukan p rioritas perawatan jembatan perlu diperhatikan kriteria untuk menentukan jembatan yang akan dilakukan perawatannya apakah jembatan tersebut sudah layak untuk dilakukan perawatan. Untuk itu Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat harus dapat mengambil keputusan untuk menentukan prioritas perawatan jembatan dari kriteria-kriteria yang ada. Untuk menunjang dalam hal pengambilan keputusan maka dibuatkan aplikasi yang dapat menghasilkan keputusan dalam hal skala prioritas perawatan jembatan.Sistem tersebut menggunakan metode pengambilan keputusan dengan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (Promethee) dan Analytical Hierarchy Proses (AHP).Metode Promethee dapat menghitung nilai preferensi berdasarkan banyaknya kriteria dan metode AHP untuk menghitung Multiple Attribute Decision Making (MADM) serta untuk mementukan bobot kriteria. Untuk menyelesaikan banyaknya alternatif yang ada promethee d apat membandingkan keseluruhan alternatif tersebut dengan 6 tahapan dalam bentuk kurva untuk menghasilkan nilai preferensi sebagai ranking atau urutan. Aplikasi ini dibuat dengan bahasa pemrograman PHP. Kata Kunci : Perawatan jembatan, skala prioritas, aplikasi pendukung keputusan, Promethee, AHP, PHP.
Pemodelan User Interface Pada Aplikasi Penjadwalan Mandiri Untuk Melatih Perkembangan Kognitif Anak Menggunakan Metode Goal-directed Design Nadia Afyuni; Danang Junaedi; Veronikha Effendy
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tahapan dalam perkembangan kognitif anak menurut Teori Piaget adalah tahap concrete-operational (usia 7-12 tahun) dimana anak-anak mulai dapat berfikir logis dan sistematis. Peran orangtua dalam tahap ini sangatlah penting, salah satunya dalam menentukan jadwal kegiatan sehari-hari. Namun, seringkali anak tidak mematuhi jadwal kegiatan yang telah dibuat oleh orangtua. Menurut hasil observasi dan wawancara, melatih anak dalam menentukan jadwal sehari-hari secara mandiri dapat melatih perkembangan kognitif pada tahap concrete-operational. Menentukan jadwal sehari-hari dapat dipermudah dengan menggunakan smartphone. Berdasarkan hasil observasi, aplikasi yang telah ada yaitu ChoreMonster dan Mothershp masih terdapat kekurangan seperti tidak memiliki fitur untuk membuat jadwal oleh anak dan kurangnya pemahaman pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut sehingga tidak dapat memenuhi tujuan untuk membuat jadwal secara mandiri. Berdasarkan latar belakang tersebut dibutuhkan model user interface aplikasi yang berfokus pada tujuan pengguna. Metode yang digunakan dalam perancangan model user interface untuk aplikasi ini adalah Goal-Directed Design yaitu metode yang berfokus pada tujuan yang ingin dicapai pengguna. Setelah itu dilakukan pengujian usability menggunakan Quality in Use Integrated Measurement (QUIM). Penelitian ini menghasilkan model user interface yang dapat memenuhi tujuan pengguna dan diimplementasikan menjadi sebuah prototype. Hasil evaluasi dari pengujian usability protoype tersebut menghasilkan presentase nilai 80.07% untuk user persona anak dengan kategori baik dan persentase 75.2% untuk user persona dengan kategori baik.
Rekomendasi User Interface Pada Website Dikti Menggunakan Metode Goal Directed Design Arsyad Achmadi; Danang Junaedi; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan bidang standard kualitas sistem pembelajaran pendidikan tinggi (Dikti) adalah salah satu tugas pokok yang diemban Menristekdikti. Untuk mempermudah pelaksanaan tugas keterjangkauan layanan pendidikan tinggi tersebut, Menristekdikti telah membuat suatu website Dikti yang berisi informasi tata cara pelaksanaan dari kebijakan mengenai pendidikan tinggi di Indonesia. Setelah dilakukan usability testing kepada website Dikti menggunakan metode QUIM, hasilnya nilai efisiensi masih rendah, hal ini menyebabkan tujuan user tidak tercapai. Oleh karena itu pada penelitian kali ini, penulis melakukan pembangunan ulang dari user interface website Dikti tersebut dengan menggunakan metode goal directed design yang berfokus pada tujuan user. Dari hasil prototype yang telah dibuat menggunakan metode goal directed design hasilnya nilai efisiensi menjadi 77% dari yang sebelumnya sebesar 30.34%. Kata kunci : Dikti, website, user interface, efisiensi, goal directed design
Analisis Dan Implementasi Sistem Pakar Dengan Metode Case Based Reasoning Dan Rule Based Reasoning (studi Kasus: Diagnosis Penyakit Demam Berdarah) Arman Dwi Jatmiko; Danang Junaedi; Mahmud Imrona
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan menyebabkan kematian. Di Indonesia ancaman penyakit ini masih tinggi. Pada 2015 tercatat 126.675 penderita DBD di 34 provinsi dan sebanyak 1229 orang meninggal dunia. Wabah DBD terjadi pada kurun waktu tertentu, sehingga jumlah terduga penderita DBD yang datang ke Rumah Sakit pada saat itu tidak menutup kemungkinan lebih banyak dibanding dokter yang ada. Pada kenyataannya yang mempunyai wewenang dalam melakukan diagnosis adalah seorang pakar/dokter, maka diagnosis yang dilakukan memakan waktu sehingga pasien harus mengantri. Pada penelitian ini dibangunlah sistem pakar yang digunakan oleh tenaga medis/asisten dokter, sehingga dapat melakukan diagnosis dengan pengetahuan layaknya pakar dan hasil diagnosis tersebut menjadi rekomendasi dokter untuk dikonfirmasi dan ditindak lanjuti. Pada penelitian ini dibangun sistem pakar menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR) dan Rule Based Reasoning (RBR). Data yang digunakan adalah data kasus lama pasien pengidap demam berdarah dari RSUD dr. Soeselo Slawi dan data yang didapatkan dari pengetahuan pakar secara langsung. Data tersebut diolah untuk menjadi acuan saat pasien memasukan gejala yang dialaminya. Pencocokan kasus antara kasus lama dan kasus baru menggunakan konsep similarity dan solusi terbaik diambil berdasarkan perhitungan probabilitas bayes. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, aplikasi sistem pakar untuk diagnosis demam berdarah ini mencapai tingkat akurasi sebesar 92%. Nilai tersebut dinilai cukup memuaskan karena telah memenuhi klasifikasi minimum yang ditentukan oleh WHO, serta mampu mencapai rata-rata kemampuan dokter di Indonesia dalam mendiagnosis demam berdarah. Kata Kunci: case based reasoning, rule based reasoning, bayes, sistem pakar, demam berdarah
Perancangan User Interface Aplikasi Mobile Fokus Jabar Menggunakan Metode Task Centered System Design Arif Rahman; Danang Junaedi; Dawam Dwi Jatmiko Sumawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya penggunaan smartphone membuat berbagai perusahaan mulai membuat aplikasi berbasis mobile atau biasa disebut mobile application. Salah satu perusahaan yang mulai mengembangkan mobile application adalah perusaahaan media. Fokus Jabar adalah sebuah media online yang berada di Jawa Barat yang mengabarkan berita Jawa Barat terkini.Salah satu hal dalam pembuatan mobile application adalah bagaimana mendesain user interface yang akan mendukung task dari tiap user yang bervariasi. Task Centered System Design adalah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan task pengguna. Metode Task Centered System Design meliputi 4 tahap, yaitu identification, user-centered requirement analysis, design through scenario, dan evaluation. Dari metode Task Centered System Design didapakan task sesuai dengan keinginan pengguna yaitu sebanyak 11 Task diantaranya Task Lihat Berita Terbaru, Task Lihat Berita, Task Komentar Berita, Task Share Berita, Task Bookmark Berita, Task Lihat Bookmark, Task Search Berita, Task Kategori Berita, Task Pengaturan Ukuran Tulisan berita, Task Notifikasi Berita, Task Kritik dan Saran, Task Redaksi dan Task Tentang Kami. Setelah mendapatkan task yang ada maka dilakukan pengujian yang diantaranya pengujian pertama yaitu pengujian desain dengan menggunakan paper prototyping. Dari hasil user prototyping didapatkan feedback user yang bertujuan untuk memperbaiki desain sebelum diimplementasikan. Dari hasil penilaian kepuasaan user didapatkan nilai 82%. Pengujian yang kedua adalah pengujian prototype dengan menggunakan heuristic usability. Heuristic usability menilai prototype berdasarkan komponen penyusun dari task yang dibuat. Dari hasil heuristic usability didapatkan nilai 85%. Kata kunci : task centered system design, mobile application, user interface, fokus jabar, task analysis.
Perancangan Ulang User Interface Website Politeknik Kesehatan Makassar Menggunakan Metode User- Centered Design Abudzar Al Ghiffari; Eko Darwiyanto; Danang Junaedi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Politeknik Kesehatan Makasar merupakan Institut pendidikan tenaga profesional di bidang kesehatan. Sebagai instansi pendidikan negeri, Politeknik Kesehatan Makasar telah memiliki halaman website profile yang dapat diakses melalui http://www.poltekkes-mks.ac.id/. Pada halaman website profile tersebut pengguna dapat mendapatkan informasi mengenai Poltekkes Makassar. Saat ini Poltekkes Makassar ingin melakukan pembaharuan website agar informasi yang ditampilkan lebih efektif untuk penggunanya. Maka dari itu peneliti melakukan observasi, pengujian, dan analisis usability untuk mengetahui faktor permasalahan usability pada website Poltekkes Makassar. Faktor usability yang dianalisis pada penelitian ini adalah Usefulness, Satisfaction, Ease of Use menggunakan kuesioner USE karena ketiga faktor tersebut merupakan hal yang paling utama dan efektif saat pengguna melakukan evaluasi terhadap aplikasi website. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah User-Cntered Design (UCD) sebagai perancangan desain user interface Poltekkes Makassar karena dalam tahapan UCD akan melibatkan penggunanya dalam setiap tahap desain hingga evaluasi produk secara iterative. Hasil akhir dari penelitian ini adalah user interface aplikasi website Poltekkes Makassar. Berdasarkan hasil akhir yang didapatkan, penggunaan aturan desain HHS Guideline dan metode UCD terbukti dapat menyelesaikan permasalahan terhadap kebutuhan pengguna dan permasalahan faktor usability website Poltekkes Makassar. Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai hasil pengujian faktor usability yang didapatkan rata-rata di atas 75% yang dapat diartikan usability dari website Poltekkes Makassar yang dirancang telah memenuhi faktor standard usability yang baik. Kata kunci : user centered design, user interface, USE questionnaire, usability, HHS guidelines Abstract Politeknik Kesehatan Makassar is an educational institution for professionals in the health sector. As a public education institution, Poltekkes Makassar has a website profile page which can be accessed through http://www.poltekkes-mks.ac.id/. On the website’s page, users can obtain information about the Poltekkes Makassar. Currently Poltekkes Makassar wants to update its website, so that information is more effective for its users. Therefore, the researcher observed, tested, and analyzed the uses to find out the factors of usability consideration at the Makassar Poltekkes website. The usability factors analyzed in this study are Usability, Satisfaction, Ease of use using the USE questionnaire because these factors are the most important and effective when the user evaluates the website application. The method used in this study is User-Centered Design (UCD) as the design of the user interface design of the Makassar Poltekkes because in planning UCD will involve its users in each iterative design. The final result of this study is the user interface of the Makassar Poltekkes website application. Based on the final results obtained, the use of the design rules of the HHS Guidelines and the UCD method proved to be able to solve the problem of user needs and the problem of the usability factor of the Poltekkes Makassar’s website. The evidence based on the value of the results of the usability test obtained at 75% above average which can be interpreted as usefulness from Poltekkes Makassar web site designed to meet good standard the usability. Keywords: user centered design, user interface, USE questionnaire, usability, HHS guidelines
Analisis Kinerja dan Kualitas Website Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara dengan Metode WebQual 4.0 dan Importance Performance Analysis Ionisius , Gilbert; Junaedi, Danang; Darwiyanto, Eko
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Maraknya penggunaan internet juga mendorong banyaknya pengguna yang dapat mengakses internet, termasuk Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara dalam memanfaatkan internet adalah dengan memiliki website instansi sendiri. Website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara memberikan informasi seputar kebudayaan dan wisata di Sumatera Utara. Maraknya penggunaan internet dan website juga memunculkan adanya analisis kualitas pada website. Analisis kualitas website dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi harapan pengguna website dan pemilik website tersebut. Penelitian ini diadakan untuk menganalisis kualitas dari website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, dengan memanfaatkan metode WebQual 4.0 dan Importance Performance Analysis diharapkan website dapat memenuhi harapan pengguna dan pemilik website sebagai media informasi seputar kebudayaan dan pariwisata Sumatera Utara Kata Kunci - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, Importance Performance
Pengembangan Front-End Website Villager Financial Control Pada Desa Bahontobungku, Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah menggunakan Framework Laravel dan Metode Iterative Incremental Model Patty, Aditya Fauzian Rifkikah; Junaedi, Danang; Bawono, Marastika Wicaksono Aji
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan frontend dalam proyek dengan menggunakan metode Iterative Incremental Model, khususnya dalam penggunaan fitur blade pada Laravel, merupakan salah satu solusi yang membantu secara konsisten dalam proses pengerjaan antarmuka pengguna. Dalam proyek seperti Villager Financial Controlling, penekanan pada frontend sangat penting dalam menciptakan antarmuka yang menarik dan fungsional. Metode Iterative Incremental Model memfasilitasi konsistensi dengan memungkinkan perbaikan berkelanjutan dan identifikasi dini terhadap masalah. Fitur blade pada framework Laravel, sebagai bagian dari pengembangan UI, memberikan kerangka kerja yang kuat untuk membangun antarmuka yang responsif dan terstruktur. Kata Kunci: Bootstrap, Frontend, Framework, Laravel, Model Iterative Incremental
Perancangan User Interface Aplikasi Peminjaman Ruangan Bandung Creative Hub Menggunakan Metode User Centered Design Jusuf , Muhammad Hiksal Daeng; Herdiani , Anisa; Junaedi, Danang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung Creative Hub, sebagai wadah industri musik dan seni kreatif di Kota Bandung, menyediakan fasilitas ruangan secara gratis untuk masyarakat yang ingin mengadakan latihan, event, atau pertemuan. Namun, proses peminjaman saat ini mengalami kendala berupa ketidakpastian waktu kurasi dan keterbatasan informasi jadwal secara real-time. Maka dari itu pendekatan UCD dipilih untuk memastikan desain aplikasi memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Proses UCD melibatkan studi literatur, identifikasi konteks penggunaan, penentuan kebutuhan pengguna, produksi desain solusi, dan evaluasi desain terhadap kebutuhan pengguna. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan System Usability Scale (SUS). Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam proses peminjaman ruangan dan mengukur tingkat usability UI dengan menggunakan SUS. Hasil dari penelitian ini didapatkan. Hasil pengujian iterasi pertama dan kedua menghasilkan solusi UI yang sesuai dengan kebutuhan pengguna Bandung Creative Hub untuk reservasi. Model UI telah mencapai standar produk yang baik dengan skor akhir SUS sebesar 86.5, menunjukkan pengalaman interaksi yang intuitif dan mudah dioperasikan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kegunaan fasilitas, mendukung fokus pada desain antarmuka pengguna yang optimal. Kata kunci : Aplikasi Peminjaman Ruangan, Bandung Creative Hub, System Usability Scale (SUS), User Centered Design, User Interface, Usability Testing.