Harison Citrawan, Harison
Badan Penelitian dan Pengembangan HAM Kementerian Hukum dan HAM Jl. HR Rasuna Said Kav. 4-5 Jakarta Selatan

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

METODE ANALISIS KONFLIK DALAM PENERAPAN REGULASI PENCEGAHAN GANGGUAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (CONFLICT-ANALYTICAL METHOD IN IMPLEMENTING DISTURBANCE PREVENTION REGULATION IN CORRECTIONAL FACILITY) Citrawan, Harison; Zainuddin, Denny
Jurnal Legislasi Indonesia Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Legislasi Indonesia - Maret 2015
Publisher : Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undang, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54629/jli.v12i1.364

Abstract

Gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) padadasarnya ditimbulkan oleh friksi antar para pihak di dalam Lapas. Melalui artikel ini, penulismencoba untuk menguraikan interaksi antara regulasi, petugas, narapidana, dengan sebab-sebabterjadinya konflik di dalam lapas. Adapun penelitian yang menjadi dasar artikel ini bersifatformatif dan dilakukan dengan pendekatan kualitatif di tiga Lapas –dimana belakangan ini terjadikasus gangguan kamtib. Data diperoleh penulis melalui wawancara mendalam kepada parainforman yang dianggap memiliki pengetahuan, otoritas, dan pengalaman terkait gangguankamtib di Lapas. Dari perspektif teori konflik, data yang tersedia dianalisis untuk mendapatkangambaran tentang lima formulasi: konteks, kebutuhan, kapasitas, para aktor, dan konflik yangterjadi di lapas. Adapun penelitian ini menyimpulkan empat poin yakni: pertama, bentukfenomena gangguan kamtib di tiga Lapas lokus evaluasi menggambarkan skenario konflik yangberbeda antara satu dengan yang lain; kedua, berdasarkan analisis skenario tersebut, terdapatfakta bahwa potensi gangguan kamtib di tiga Lapas belum dikelola secara periodik dan sistematisdari tingkat unit pelaksana teknis sampai ke tingkat pembuat kebijakan; dan ketiga, secarasubstantif regulasi yang diterbitkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan DirekturJenderal Pemasyarakatan dalam pelaksanaan mekanisme pengawasan internal (termasuk didalamnya pembentukan dan mekanisme pelaporan satuan tugas internal) belum memuat bentukdan teknik analisis gangguan kamtib dengan pendekatan manajemen konflik antar subjek diLapas.
PROTOKOL KESEHATAN DAN GENEALOGI HUKUM DI MASA PANDEMI COVID-19 Citrawan, Harison
Veritas et Justitia Vol. 8 No. 1 (2022): Veritas et Justitia
Publisher : Faculty of Law, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25123/vej.v8i1.4325

Abstract

This article encapsulates the dialectics between law and science in the time of Covid-19 pandemic. It attempts to appraise the objectivity and normativity of the Health Protocol by rendering both legal and scientific characteristics. As a legal construct, the Protocol is genealogically justified from three discursive aspects of: its position between law and science, its reflection on matter and the materiality of law, and the immanent power within it. A close scrutiny towards the Protocol enables us to grasp legal objectivity and normativity not to be seen as a traditional one-way linear trajectory. In lieu, the force of law derives from plural-micro processes insisting a democratic process of knowledge in it.