Yulia Indah Pratiwi, Yulia Indah
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN KAPAS DENGAN KRITERIA MINIMASI TOTAL BIAYA DI PT. WORLD YAMATEX SPINNING MILLS BANDUNG Pratiwi, Yulia Indah; Mustofa, Fifi Herni; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.334 KB)

Abstract

PT. World Yamatex Spinning Mills merupakan perusahaan penghasil benang yang berada di Kota Bandung. Saat ini, perusahaan tidak mengetahui berapa jumlah bahan baku yang dipesan dalam sekali pemesanan dan tidak memperhatikan biaya-biaya yang akan dikeluarkan saat pemesanan dilakukan secara terus menerus. Penelitian ini membahas sistem pengendalian persediaan Kapas Pima dan Kapas Andy. Kapas Pima dan Kapas Andy dipesan dari supplier yang berbeda, Kapas Pima dipesan dari Amerika sedangkan Kapas Andy dipesan dari Australia. Model yang digunakan adalah EOQ dan EOI. Metode ini digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan, frekuensi pemesanan, interval pemesanan berdasarkan total biaya persediaan pertahun. Berdasarkan hasil penelitian, model yang menghasilkan total biaya persediaan terkecil adalah EOQ. Kata Kunci: Sistem Persediaan, Single Item Single Supplier, EOQ, EOI. ABSTRACT PT. World Yamatex Spinning Mills is a thread company in Bandung. Currently, the company doesn’t notice the quantity of the raw material in once reservation and the cost which will be issued when orders continuously. This research discusses the cotton control system of Pima Cotton and Andy Cotton. The cotton booked from different supplier, Pima Cotton booked from America whilst Andy Cotton booked from Australia. The models that will be used are EOQ and EOI. The method determines the quantity of cotton booked, booking frequency, and booking intervals based on total cost/years. The research shows that the smallest supply total cost is based on EOQ Model. Keywords: Inventory System, Single Item Single Supplier, EOQ, EOI.
Hubungan durasi tidur dan asupan makan pagi dengan status gizi santriwati di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Purwakarta Pratiwi, Yulia Indah; Arifin, Dedi Zaenal; Aminarista, Aminarista
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 9 No. 1 (2025): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v9i1.317

Abstract

Latar belakang: Pondok pesantren pada umumnya memiliki banyak kegiatan yang dilakukan oleh santri, baik kegiatan akadamik dan non-akademik sehingga dapat memicu santri menjadi mudah lelah, stress, dan waktu tidur yang berkurang. Kurangnya waktu tidur dapat mempengaruhi hormon nafsu makan sehingga dapat menyebabkan peningkatan asupan makan dan perubahan status gizi. Selain waktu tidur, makan pagi yang tidak memenuhi kebutuhan seseorang juga akan mempengaruhi status gizi. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi tidur dan kebiasaan makan pagi dengan status gizi santriwati di pondok pesantren Tarbiyah Islamiyah Purwakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Data durasi tidur dan kebiasaan makan pagi diambil dengan kuesioner dan data status gizi diambil dengan menggunakan alat timbangan digital dan microtoice. Jumlah subjek yang diambil menggunakan total sampling sebanyak 120 subjek. Analisis data menggunakan Uji Pearson Chi-Square. Hasil: Rata- rata durasi tidur subjek dikategorikan buruk yaitu sebanyak 119 subjek (99,2%). Rata-rata asupan makan pagi subjek dikategorikan asupan kurang yaitu 67 subjek (55,8%). Santriwati yang mengalami status gizi baik sebanyak 78 subjek (65%). Simpulan: Tidak ada hubungan antara durasi tidur dengan status gizi di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Purwakarta (P = 0,762). Tidak ada hubungan antara asupan makan pagi dengan status gizi di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Purwakarta (P = 0,669).