Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : POROS TEKNIK

TEORI PERHITUNGAN UNTUK JARINGAN FUZZY Maududy, Ivan
POROS TEKNIK Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang kita ketahui bersama ada beberapa Metode Komputasi yang digunakanoleh beberapa peneliti dalam mengatasi suatu permasalahan yang berada disekitar kitamisal Neural Network, Fuzzy, algoritma genetika, Artificial Intelegent dan Adaptive NeuroFuzzy (ANF) yang akan menjadi pembahasan kita. Dengan adanya gabungan antaraneural network dan fuzzy mempunyai kemampuan untuk membangun model denganmenggunakan beberapa data sample yang digunakan dari system target. Secara kasatmata, system target membantu untuk membangun inisial dari struktur modelMetode Komputasi dapat digunakan dalam berbagai cara termasuk system kontrolfeedback klasik, fuzzy controller dan JST dengan melihat berbagai faktor. Secarakonseptual metode ANF tidak lebih dari teknologi yang menggabungkan beberapa ide danparadigma untuk memecahkan persoalan. Bagaimanapun juga ANF sangat berguna untukmenyelesaikan permasalahan yang ada sehingga persoalan dapat dibedakan lebihspesifik lagi.
TEORI PERHITUNGAN UNTUK JARINGAN FUZZY Maududy, Ivan
POROS TEKNIK Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang kita ketahui bersama ada beberapa Metode Komputasi yang digunakanoleh beberapa peneliti dalam mengatasi suatu permasalahan yang berada disekitar kitamisal Neural Network, Fuzzy, algoritma genetika, Artificial Intelegent dan Adaptive NeuroFuzzy (ANF) yang akan menjadi pembahasan kita. Dengan adanya gabungan antaraneural network dan fuzzy mempunyai kemampuan untuk membangun model denganmenggunakan beberapa data sample yang digunakan dari system target. Secara kasatmata, system target membantu untuk membangun inisial dari struktur modelMetode Komputasi dapat digunakan dalam berbagai cara termasuk system kontrolfeedback klasik, fuzzy controller dan JST dengan melihat berbagai faktor. Secarakonseptual metode ANF tidak lebih dari teknologi yang menggabungkan beberapa ide danparadigma untuk memecahkan persoalan. Bagaimanapun juga ANF sangat berguna untukmenyelesaikan permasalahan yang ada sehingga persoalan dapat dibedakan lebihspesifik lagi.
Perkembangan Teknologi Jaringan GSM Dalam Komunikasi Seluler Maududy, Ivan; Ahyadi, Zaiyan
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.698

Abstract

Teknologi komunikasi seluler berkembang dari generasi pertama sistem analog yang sederhana untuk aplikasi bisnis, ke generasi kedua sistem digital dengan keistimewaan yang lebih banyak dan aplikasinya untuk lingkungan perumahan dan bisnis, kemudian ke generasi ketiga yang membawa perubahan secara revolusioner pada para pengguna mobile phone, dari telpon portable yang berbasis suara menjadi video phone, internet browser, atau alat informasi yang dapat menampilkan informasi dan aplikasi menarik lainnya. GSM (Global System for Mobile Communication) adalah standar global baru dengan kapasitas handling data yang tinggi. Pada saat ini telepon GSM (Global System for Mobile Communication) dapat beroperasi pada daerah frekuensi 900 MHz dikembangkan terutama untuk komunikasi suara dan handling data pada kecepatan 9600 bps. Perkembangan teknologi komunikasi seluler wireless ini sangat pesat, kepesatan ini baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan ragam layanan. Dalam rencana menuju wireless generasi ketiga dikembangkan standar – standar teknologi yang baik dari Eropa, Amerika maupun Asia. Perkembangan teknologi informasi kini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat, mulai dari pengumpulan informasi, kemudian mengolah informasi sampai dengan mendistribusikan informasi itu sendiri kepada pelanggan. Teknologi ini muncul sebagai jawaban atas keinginan manusia mendapatkan berbagai informasi yang bukan saja cepat, tetapi tepat dan akurat di tengah derasnya arus informasi. Layanan jasa telekomunikasi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyelenggara komunikasi data dengan wilayah kerja yang luas memerlukan infrastruktur penunjang yang memudahkan setiap kantor dalam wilayah kerjanya dapat saling bertukar data dan informasi berguna.
Rancang Bangun Simulator Sistem Kontrol Elevator 3 Lantai Ahyadi, Zaiyan; Sarifudin, Sarifudin; Maududy, Ivan
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem kontroler elevator 3 lantai. Plant sistem elevator berupa simulator yang dibuat menggunakan program Delphi, sedangkan kontrollernya merupakan program komputer sebagai pengganti rangkaian logika kontrol. Sinyal yang terdapat pada simulator ini lengkap sistem elevator sebenarnya. Simulator dibuat dengan menggunakan program Delphi. Hasil pengamatan dari rancangan simulator yang dibuat memperlihatkan bahwa simulator bekerja dengan baik.
Simulasi Media Pembelajaran SCADA Monitoring Kendali Jaringan Spindel Distribusi 20 KV Rachman, Syaiful; Sarifudin, Sarifudin; Maududy, Ivan; Wibowo, Sunu Hasta; Suriansyah, Bambang
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1042

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik meliputi semua jaringan tegangan menengah 20kV dan semua jaringan tegangan rendah 220/380 V hingga meter-meter pelanggan. Distribusi tenaga listrik dilakukan dengan menarik kawat-kawat distribusi baik pengantar udara maupun pengantar di bawah tanah dari mulai gardu induk hingga kepusat-pusat beban. Sistem pengaturan tersebut berkembang mulai dari sistem pengaturan konvensional dimana tiap-tiap sub-sistem (seperti gardu induk) memerlukan operator, disusul kemudian dengan sistem pengaturan berbasis komputer agar sistem konvensional tersebut dapat dipantau dan diawasi secara terpusat dari jarak jauh. Pada sistem penyulang terjadi suatu gangguan pada jaringan dimana gangguan tersebut pada jaringan Gardu Distribusi yang mengakibatkan padam. Dengan mengimplementasikan sistem SCADA, APD (Area Pengatur Distribusi) dapat melakukan manuver dari pusat kontrol dan tanpa harus datang ke Gardu Distribusi untuk menghidupkan kembali listrik yang padam. Saat terjadi gangguan tersebut, Dengan mengimplementasikan sistem SCADA pengendalian listrik khususnya jaringan distribusi 20 KV dapat dilakukan dari jarak jauh dan dengan waktu yang singkat dan dapat menjadi media pembelajaran tentang simulasi sistem distribusi untuk mahasiswa jurusan Teknik Elektro.
Komunikasi Frame Relay Media VSAT (Literature Review) Maududy, Ivan; Rachman, Syaiful Rachman
POROS TEKNIK Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v14i2.2596

Abstract

Perkembangan komunikasi jaringan frame relay melalui media VSAT merupakan parameter penting oleh stasiun pengendali utama karena batas dijadikan tolok ukur memperbaiki posisi satelit bergeser dari posisi nominalnya. Untuk mengetahui sampai sejauh mana batas-batas pergeseran posisi satelit di orbit, maka diperlukan suatu analisis terhadap sistem komunikasi VSAT. Komunikasi VSAT merupakan jasa layanan komunikasi data khusus yang melalui satelit diameter 1,8 m sampai dengan 4,5 m, dari kecepatan rendah sampai dengan kecepatan tinggi, dan untuk hubungan suatu point to point, maupun beberapa lokasi point to multipoint. Jasa layanan komunikasi jaringan frame relay media VSAT ini dapat menghubungkan antar lokasi secara langsung maupun melewati stasiun pengendali hubstation perusahaan telekomunikasi. Pertimbangan utama penggunaan jaringan melalui media VSAT pada media teresterial yang memperhitungkan masalah panjangnya lintasan jarak, sangatlah tidak efisien dan mahal jika suatu perangkat komunikasi ini membutuhkan banyak perangkat, maka komunikasi frame relay melalui media VSAT memberikan solusi dalam menekan banyaknya perangkat yang dibutuhkan serta lebih efektif, sehingga dapat menekan biaya operasional dan perawatan. Penggunaan jasa layanan komunikasi jaringan frame relay media VSAT menyebabkan penyederhanaan perencanaan jaringan yang berada pada lokasi yang jauh dan terpencil sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat diberikan meskipun permintaannya terletak pada lokasi yang jauh ataupun belum tersedia jaringan komunikasi.