Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN DASAR IOT UNTUK SISWA SMKN 2 BANJARBARU Ahyadi, Zaiyan; Noor, Imansyah; Yuliani, Helda
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v6i2.14455

Abstract

Teknologi Internet of Thing (IoT) merupakan teknologi yang baru berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan internet dan mikrokontroller. Lulusan SMK elektronika khususnya yang berada di Kalimantan Selatan belum mencakup kompetensi teknolologi IoT sesuai dengan tingkatannya. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan tentang dasar IoT kepada siswa SMK di Banjarbaru dalam bentuk pelatihan singkat. Kemampuan yang akan didapat peserta pelatihan  adalah mampu membuat komunikasi (kontrol dan monitoring) peralatan elektronik khususnya kontrol ON/OFF lampu menggunakan internet dan smartphone. Pelatihan sudah dilaksanakan satu kali pada tanggal 31 Juli 2024 di SMKN 2 Banjarbaru untuk siswa bidang keahlian KetenagaListrikan. Pelatihan IoT berupa penerapan kontrol On/Off lampu penerangan menggunakan protokol MQTT. Hasil yang didapatkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pengetahuan tentang dasar IoT yang didapat oleh siswa dan modul pembelajaran hasil pelatihan berupa menghidupkan dan mematikan lampu menggunakan smartphone.
Dari 'Nakama' ke 'Bangsa': Rekonstruksi Makna Nasionalisme dalam Pendidikan Pancasila di Era Fandom Global (Studi Kasus Fenomena Bendera One Piece) Yuliani, Helda; Rahman, Arief
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 2 (2025): Penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Inovasi Media Pembel
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i2.2476

Abstract

Fenomena viral pengibaran bendera Jolly Roger dari anime One Piece oleh generasi muda di Indonesia menjelang hari kemerdekaan telah memicu perdebatan nasional mengenai makna nasionalisme. Artikel ini menganalisis fenomena tersebut bukan sebagai gejala degradasi patriotisme, melainkan sebagai manifestasi dari nasionalisme kritis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis wacana media digital dan studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana penggemar (fandom) memaknai ulang simbol budaya populer global sebagai medium kritik sosial terhadap praktik bernegara yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan dalam Pancasila. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan ini merefleksikan pergeseran dari kepatuhan pada simbolisme negara (nasionalisme seremonial) menuju penagihan janji-janji substansial ideologi bangsa. Solidaritas dalam fandom, yang diistilahkan sebagai nakama, menjadi cerminan kerinduan akan komunitas kebangsaan yang lebih afektif dan adil. Fenomena ini sekaligus menyingkap tantangan mendesak bagi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang seringkali gagal terhubung dengan lanskap budaya digital generasi Z. Sebagai kesimpulan, artikel ini berargumen bahwa fenomena bendera One Piece merupakan kritik konstruktif dan sumber daya pedagogis yang kaya. Diperlukan rekonstruksi PPKn menuju pendekatan yang lebih dialogis, kritis, dan transformatif dengan mengintegrasikan budaya populer sebagai teks untuk mendiskusikan nilai-nilai kebangsaan secara relevan.
Analysis of Promotional Strategies to Increase Sales in The Creative Economy Business "Fatih Hydroponik" Saputra, Rully Rezki; Yuliani, Helda; Rif'at, Rif'at
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 05 (2025): August - September, International Journal of Economics, Business and Innovatio
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v4i05.2294

Abstract

This study aims to analyze the promotional strategies implemented by Fatih Hidroponik to increase sales of hydroponic vegetable products in an increasingly competitive market. Fatih Hidroponik, a modern agriculture-based creative economy business in Banjarmasin City and Barito Kuala Regency, relies on hydroponic cultivation methods to produce fresh, pesticide-free, and environmentally friendly vegetables. However, despite its superior quality, the main challenge is marketing it to gain wider public awareness. This study used a qualitative descriptive approach, collecting data through consumer interviews and observing Fatih Hidroponik's promotional practices. The results indicate that the promotional strategy prioritizes digital promotion through social media (Instagram and WhatsApp) and direct customer engagement. Although effective in increasing product awareness, some consumers suggested increasing the variety of promotional content. Recommendations made in this study include optimizing the use of paid advertising on social media, increasing the variety of promotional content, and collaborating with local influencers to increase product exposure. This research is expected to provide insights and guidance for Fatih Hidroponik and similar businesses in designing more effective promotional strategies to increase sales and competitiveness in the market.
How Principal Strategies in Developing Teacher Professional Competence Improve Educational Quality: A Systematic Review Rahman, Arief; Yuliani, Helda
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v12i2.11314

Abstract

Improving the quality of education hinges significantly on the leadership strategies of school principals, especially in the systematic development of teacher professional competence. This systematic review explores the strategic approaches employed by school principals to foster teacher professional competence and, consequently, improve educational quality. Employing a qualitative Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA standards, this study synthesizes research published between 2020–2025, emphasizing frameworks such as TCCM and best practices in educational leadership. The findings reveal principal strategies that integrate instructional leadership, collaborative professional development, data-driven decision-making, inclusive school culture, and adaptive change management. Challenges persist, including resource constraints, varying teacher motivation, and policy-practice misalignments, but successful strategies hinge on collaborative environments, targeted professional development, continuous evaluation, and fostering a culture of innovation and resilience. The review provides robust theoretical and practical recommendations for policymakers, educational leaders, and practitioner communities seeking to elevate educational outcomes via strategic principal leadership in teacher competency development.
PELATIHAN PEMBUATAN INSTALASI HIDROPONIK BAGI HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN Saputra, Rully; Maududy, Ivan; Yuliani, Helda
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v8i1.15261

Abstract

Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa tanah yang banyak diterapkan sebagai solusi pertanian modern karena efisiensi penggunaan air, keterbatasan lahan, serta kemudahan dalam perawatan. Namun, pemahaman dan keterampilan mahasiswa, khususnya di lingkungan Politeknik Negeri Banjarmasin, masih terbatas dalam merancang dan membuat instalasi hidroponik secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan instalasi hidroponik bagi Himpunan Mahasiswa Elektro melalui pendekatan praktik langsung sebagai ciri pembelajaran vokasional. Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan utama, yaitu pembekalan teori mengenai konsep dasar hidroponik, jenis sistem yang banyak digunakan, dan manfaatnya bagi ketahanan pangan serta peluang usaha, serta praktik perakitan instalasi hidroponik sederhana yang dibimbing oleh instruktur. Selama kegiatan, peserta bekerja dalam kelompok sehingga mendorong penguatan soft skills seperti kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang ditunjukkan melalui kemampuan mereka dalam memahami prinsip dasar hidroponik dan menyelesaikan perakitan sistem dengan benar. Pelatihan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait pertanian modern berbasis teknologi, sekaligus menumbuhkan minat wirausaha di bidang hidroponik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program keberlanjutan, seperti pembuatan instalasi hidroponik permanen di area kampus dan peluang kolaborasi lintas jurusan pada bidang pertanian cerdas.