Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MATA KULIAH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI PROGRAM STUDI D-III TEKNIK LISTRIK POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN: Development Of Interactive Learning Media For Occupational Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) In Electrical Engineering D-III Study Program Politeknik Negeri Banjarmasin Rif’at Rif’at; Paliling Paliling; Noor Saputera
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2022): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v17i2.4082

Abstract

Adaptasi manusia dengan teknologi yang sedang berkembang pesat saat ini harus dilakukan melalui dunia pendidikan. Hal ini bertujuan agar perkembangan teknologi tersebut dapat digunakan dengan tujuan dan kaidah yang benar dan tidak disalahgunakan fungsinya. Ada beberapa alternatif pilihan media yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran dalam dunia pendidikan, salah satu media tersebut yaitu media pembelajaran interaktif berbasis Power Point (PPT) Pembuatan media ini dilakukan guna mengatasi kejenuhan mahasiswa saat belajar dan cara mengajar yang kurang variatif pada Mata Kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Banjarmasin. Berhubungan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran interaktif pada Mata Kuliah K3. Selanjutnya penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini, yaitu media pembelajaran interaktif pada Mata Kuliah K3. Adapun hasil penelitian ini menujukkan bahwa berdasarkan ahli materi, aspek isi materi, penyajian materi, aspek bahasa, dan aspek kemanfaatan memperoleh jumlah skor 48.00 dengan kategori sangat layak. Hasil penilaian ahli media berdasarkan aspek tampilan media, aspek pemrograman, dan aspek kemanfaatan menperoleh jumlah skor 41.00 dengan kategori layak. Penilaian oleh mahasiswa pada uji coba kelompok kecil berdasarkan aspek tampilan media, aspek penyajian materi, aspek pemrograman, dan aspek kemanfaatan menperoleh jumlah skor 59.40 dengan kategori sangat layak. Penilaian oleh mahasiswa pada uji coba kelompok besar berdasarkan aspek tampilan media, aspek penyajian materi, aspek pemrograman, dan aspek kemanfaatan memperoleh jumlah skor 57.55 dengan kategori sangat layak. Hasil penilaian secara keseluruhan memperlihatkan bahwa media sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif pada Mata Kuliah K3 di Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Banjarmasin. Saran kepada peneliti lainnya, agar dapat mengembangkan pada mata kuliah yang berbeda dengan menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan keadaan kampus agar tercipta pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan.
Instalasi Photocell Pada Lampu PJU Sebagai Upaya Peningkatan Efektifitas Penerangan di Komplek Sidomulyo Raya 3 Kota Banjarbaru Noor Saputera; Lauhil Mahfudz Hayusman; Muhammad Watoni Ali Watoni
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v5i2.3994

Abstract

Lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berada di komplek Sidomulyo Raya 3 terdiri dari 51 unit yang tersebar di masing-masing blok, memanfaatkan tiang listrik PLN dan tiang galvanis berdiameter 2,5 inch dengan panjang tiang ± 6  m untuk tiang penyangga. Lampu PJU yang digunakan yaitu lampu LED dan lampu hemat energi dengan kapasitas bervariasi, mulai dari 30-50 Watt. Berdasarkan hasil pengamatan, lampu PJU yang terpasang masih dioperasikan manual melalui miniature circuit breaker (MCB) yang terpasang pada masing-masing tiang PJU. Pola seperti ini tentunya mengharuskan warga yang tinggal disekitar lokasi PJU rutin meluangkan waktunya untuk menyalakan dan mematikan lampu PJU tersebut. Kondisi dilapangan ditemukan masih banyak lampu PJU yang belum dimatikan walaupun kondisi sudah terang, dan belum dinyalakan walaupun kondisi sudah mulai gelap, tentunya hal ini akan berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan serta pemakaian energi listrik yang tidak efisien. Berdasarkan hasil konsolidasi dengan mitra, kegiatan pengabdian ini akan difokuskan pada modifikasi lampu PJU eksisting dengan menambahkan teknologi photocell sehingga pengoperasian lampu PJU tersebut dapat berlangsung secara otomatis. Disamping itu, dilakukan juga transfer pengetahuan dan keterampilan instalasi photocell pada beberapa warga guna mengantisipasi adanya kendala dan pengembangan di masa akan datang. Hasil kegiatan yang dilakukan yaitu terpasangnya teknologi photocell di 21 titik lampu PJU dan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait dengan teknologi photocell.