Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Digital Marketing Desa Wisata Di Dusun Lopati Kelurahan Trimurti Kabupaten Bantul Yogyakarta Ratih Herningtyas; Ade Marup Wirasenjaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.014 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.403

Abstract

Peningkatan jumlah wisatawan pada suatu daerah didorong oleh meningkatnya kebutuhanakan liburan yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Sebagian besarwisatawan mencari destinasi wisata dengan mengandalkan informasi internet seperti website,media sosial seperti facebook, twitter dan, instagram. Dusun Lopati merupakan salah satupadukuhan yang terletak di Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul,Yogyakarta yang sejak tahun 2007 telah dicanangkan sebagai desa wisata. Sebagai sebuah desawisata, Lopati telah memiliki beberapa infrastruktur pendukung seperti pokdarwis, website,dan kelompok-kelompok UKM, Seni budaya dan kerajinan sebagai modal untuk menarikwisatawan. Namun hingga saat ini jumlah kunjungan wisatawan belum memenuhi harapan.Program KKN-PPM ini diharapkan dapat memecahkan problem tersebut Kegiatan yangdilaksanakan adalah 1) Forum Group Discussion untuk melakukan evaluasi dan pembenahandalam pengelolaan desa wisata, 2) Mini Seminar untuk mendapatkan tambahan pengetahuan,wawasan dan inspirasi dalam pengelolaan desa wisata yang unik dan berkarakter dan 3)workshop digital marketing untuk menambah ketrampilan dalam menampilkan kontenwebsite dan medsos yang menarik dan provokatif mengundang wisatawan. Output darikegiatan ini adalah data base desa wisata, paket-paket wisata yang bisa ditawarkan di websitedan medsos, website yang lebih informatif dan provokatif untuk dikunjungi serta Publikasimedia.
Transformasi Gaya Konflik Aktivis Perempuan Dalam Issue Sosial Keagamaan Surwandono Surwandono; Ratih Herningtyas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.306 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.479

Abstract

Desa Palpabang Bantul adalah desa yang mengalami transisi sosial, ekonomi, dan keagamaan yangberimplikasi terhadap terganggunya harmoni sosial dalam masyarakat. Pimpinan Ranting AisyiyahPalbapang Barat, sebagai Ranting Percontohan dalam menjalankan Pedoman Hidup Islami,Muhammadiyah. Artikel ini menjelaskan tentang pengaruh intervensi pengelolaan konflik socialkeagamaan dalam masyarakat dengan perubahan persepsi gaya konflik aktivis organisasi perempuanberbasis islam di Bantul Yogyakarta.Metode pengabdian masyarakat menggunakan pendekatankonstruktivist dari Peter L Berger, melalui 3 aktivitas utama seperti obyektifikasi, eksternalisasi daninternalisasi. Ketiga aktivitas dilakukan secara kolektif dan interaktif, dan mendesiminasikan modultata kelola pengelolaan harmoni social yang sudah ditemukan dalam Riset Implementasi Produktif LPDP,guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola harmoni sosial di tengah situasi kompetitifdalam mengakses sumber-sumber ekonomi, sosial, politik dan budaya dalam masyarakat yang sedangberubah. Hasil intervensi sosial dalam pengabdian menghasilkan perubahan positif dalam membangungaya konflik dari gaya konflik berbasis zero sum game menjadi gaya konflik ke arah non zero sum game.
PENINGKATAN KETRAMPILAN PARENTAL KONTROL UNTUK MENGURANGI AKSES PORNOGRAFI ANAK BAGI PRA Ratih Herningtyas; Frizki Yulianti Nurnisya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.198 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.805

Abstract

Perkembangan internet yang diakses melalui berbagai perangkat teknologi telah memperbesar peluang industri pornografi untuk berkembang pesat. Berbagai konten pornografi disebarkan melalui aplikasi game maupun film-film yang saat ini sangat mudah diakses melalui internet dengan memanfaatkan telepon genggam dan komputer serta ditujukan untuk menimbulkan kecanduan pada anak-anak. Untuk itu perlu upaya untuk membatasi konten pornografi yang dapat diakses anak-anak melalui telepon genggam dan komputer. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan bahaya pornografi dan ketrampilan penggunaan Parental Control yang terdapat di dalam telepon genggam dan komputer dengan sasaran ibu-ibu guru TK dan orangtua wali siswa di bawah Pimpinan Ranting Aisyiyah Taman Tirto Utara Bantul Yogyakarta. Kegiatan ini meliputi sosialisasi melalui ceramah bahaya pornografi dan pelatihan penggunaan parental control dalam telepon genggam dan komputer, dan dilaksanakan selama empat bulan sejak bulan Mei sampai dengan Agustus 2018. Hasil pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu guru dan wali siswa di PRA Taman Tirto Utara dalam menggunakan parental control di telepon genggam dan komputer.
Membangun Kesadaran Dini Masyarakat Dalam Membangun Desa Tangguh Bencana di Dusun Kadirojo Palbapang Bantul Ratih Herningtyas; Surwandono Surwandono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.943 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v0i0.5718

Abstract

Dusun Kadirojo Palpabang Bantul merupakan wilayah yang mengalami kerusakan masif dan jumlah kematian yang besar pada saat terjadi gempa bumi 27 Mei 2006. Wilayah ini memiliki posisi geologis yang terlewati oleh sesar gempa bumi dan hanya empat km dari pusat gempa di Sungai Opak. Mempertimbangkan potensi akan terjadinya bencana dimasa akan datang, diperlukandaya tahan masyarakat di daerah rawan bencana. Mitra kegiatan ini adalah organisasi Muhammadiyah di tingkat desa atau ranting, yaitu organisasi yang memiliki kontribusi besar dalam gerak kehidupan sosial, ekonomi dan keagamaan, dan memiliki potensi besar sebagai agen sosial dan perubahan dalam masyarakat.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran diri pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kadirojo Palpabang Bantul sebagai agen sosial dalam membangun desa tangguh bencana melalui desiminasi seperangkat gagasan dan pendampingan dalam membangun desa tangguh bencana. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan konstruktivis dari Peter L Berger, melalui 2 aktivitas utama, yaitu obyektifikasi dalam bentuk penyusunan buku panduan bergambar tentang tata kelola pembangunan desa tangguh bencana dan eksternalisasi dalam bentuk focus group discussion. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri pengurus PRM Kadirojo Palbapang Bantul yang ditunjukkan melalui pengukuran skala pengetahuan, nilai dan tindakan dalam membangun desa tangguh bencana dan hal ini berguna untuk mengelola isu bencana secara produktif.
Pengenalan dan Pemanfaatan Media Digital Sebagai Sarana Branding Marketing Produk Inovasi Karangtaruna Kepuh Wetan Wirokerten Banguntapan Sugeng Riyanto; Ratih Herningtyas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.966

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat, terutama sekali ketika diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat oleh pemerintah. Sentra sentra kegiatan ekonomi masyarakat seperti pasar, mall, restaurant, warung banyak yang harus kehilangan pendapatan akibat dari kebijakan tersebut. Salah satu yang terkena dampaknya adalah masyarakat di Dusun Kepuh Banguntapan Bantul. Potensi pengembangan UMKM di masyarakat ini cukup tinggi mengingat kampung ini mempunyai potensi khususnya pada generasi muda. Disinilah muncul permasalahan tentang bagaimana melakukan kegiatan ekonomi di era pandemi khususnya dalam hal marketing atau pemasaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencari variasi baru tentang marketing di era pandemi. Metode yang dilakukan adalah melalukan pengenalan dan pelatihan mengenai potensi marketing melalui media digital. Belajar dari berbagai aplikasi digital marketing seperti Shoppie, Blibli, Gofood, Gosend dan lain lain, generasi muda Kepuh mempunyai peluang yang sama untuk memanfaatkan media digital tersebut. Hasilnya, pengenalan dan pelatihan yang diberikan oleh akademisi dan praktisi mampu menggugah dan melatih minat generasi muda Kepuh untuk mencoba memanfaatkan media digital sebagai media promosi atau media iklan
Kampanye Digital Citizen Diplomacy Pandawara Group Indonesia dan Sài Gòn Xanh Vietnam sebagai Inisiasi Pembersihan Lingkungan di Asia Tenggara Arifin, Muhammad Ariq Aulia; Herningtyas, Ratih
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v7i2.61448

Abstract

Permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, telah menjadi isu global yang mendesak. Di Indonesia, Pandawara Group muncul sebagai gerakan sosial yang memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan menginisiasi aksi bersih-bersih sampah. Keberhasilan mereka menginspirasi komunitas lain, termasuk Sài Gòn Xanh di Vietnam yang kemudian membentuk kerja sama transnasional di kawasan Asia Tenggara melalui kampanye digital di bidang lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerjasama tersebut yang mencerminkan harmonisasi antara konsep keberhasilan kampanye digital dan konsep citizen diplomacy dalam meningkatkan partisipasi publik terhadap isu lingkungan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur dan wawancara, penelitian ini menemukan bahwa kerjasama sinergis kedua kelompok citizen diplomacy ini berhasil memperluas implementasinya di kawasan Asia Tenggara melalui aksi bersih-bersih langsung dan distribusi konten digital di platform media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diplomasi warga melalui media sosial dapat menjadi instrumen penting dalam memperluas gerakan sosial dan mendorong keterlibatan publik. Studi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang kampanye digital terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
MENGINISIASI DIPLOMATIC GOVERNANCE DALAM PERUMUSAN DAN ARTIKULASI POLITIK LUAR NEGERI Herningtyas, Ratih
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Politik Profetik
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.146 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v3i2a3

Abstract

This paper tries to discuss diplomatic governance study on Indonesian decision-making and implementing foreign policy. Diplomatic governance is a concept that is adopted from democratic study on how to manage transparent and accountable decison-making policy. The discourse on diplomatic governance is expected to improve effectivity and efficiency of Indonesian foreign policy in achieving its national interests. Foreign policy that will be the focus of this paper is Indonesiaan foreign policy of administrative–based economy. In the last 10 years, this policy have been constractedserious problems such as corruption, lack of protection of Indonesian citizen abroad and crisis on law-politics issues such as dispute resolution in International Court of Justice in the case of Sipadan and Ligitan Islands.This paper considers that the lacks of effective and efficient of Indonesian foreign policy in articulating Indonesia‟s national interests in international fora are closely related to the low governance negotiation discourse in the formulation and implementation of Indonesia's foreign policy.