Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Arsitekno

EVALUASI OBJEK KAWASAN WISATA RELIGI (STUDI KASUS DESA BEURINGEN DAN DESA KUTA KRUENG ACEH UTARA) Zacky, Zulfan; Suparwoko, Suparwoko; Iskandar, Iskandar
Arsitekno Vol. 10 No. 1 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i1.8484

Abstract

Wisata merupakan objek yang melatar belakangi manusia untuk berkunjung pada sebuah tempat tertentu. Salah satu kategori wisata yang erat kaitannya dengan agama dan prinsip-prinsip keagamaan yang dianut masyarakat adalah wisata religi. Salah satu tempat wisata andalan di Kabupaten Aceh Utara dan tempat wisata religi adalah Kerajaan Samudra Pasai. Terdapat banyak kekurangan dalam fasilitas baik dari kebutuhan pengelola hingga para wisatawan, sebagai objek wisata religi telah memiliki potensi yang cukup dan regulasi yang jelas. Mengenai Permasalahan tersebut bagaimanan kesiapan dan fasilitas yang harus di penuhi oleh kawasan wisata religi di Desa beuringen dan Kuta Krueng. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kompenen objek wisata religi di kawasan Desa Beuringen dan Kuta Krueng serta mengetahui fasilitas-fasilitas yang harus dilengkapi pada wisata religi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan metode penelitian kualititatif deskriptif dan berbagai metode pengumpulan data. Penelitian ditemukan kebutuhan pengunjung berdasarkan fasilitas yang digunakan, kebutuhan yang tidak tersedia dan kebutuhan yang diharapkan akan tersedia.
DESAIN RUANG BELAJAR SEKOLAH DASAR DI LHOKSEUMAWE YANG OPTIMAL TERHADAP PENCAHAYAAN ALAMI Iskandar, Iskandar; Suparwoko, Suparwoko; Sugini, Sugini; Zacky, Zulfan
Arsitekno Vol. 9 No. 2 (2022): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v9i2.8447

Abstract

Ruang belajar merupakan ruangan yang didalamnya dipergunakan untuk proses belajar mengajar. Ruang yang baik memiliki tingkat pencahayaan yang optimal sehingga meningkatkan produktifitas yang dihasilkan. Pada penelitian ini menawarkan desain ruang belajar Sekolah Dasar (SD) yang memenuhi kriteria pencahayaan alami yang baik disebabkan oleh orientasi dan konteks yang ada disekitar bangunan. Metode yang digunakan adalah metode komputasi atau simulasi komputer dengan menggunakan Rhinoceros, Grasshopper, Honeybee dan Ladybug, Radian, Daysim, dan Galapagos. Metrik Useful Daylight Illuminance (UDI) dari 100-2000 Lux digunakan untuk mengetahui kriteria pencahayaan alami yang masuk kedalam ruangan dalam waktu setahun berdasarkan iklim Kota Lhokseumawe. Hasil yang didapatkan adalah ruang belajar dengan Window Wall Ratio (WWR) yang sesuai dengan kebutuhan pencahayaan alami yang masuk keruangan. Sehuingga akan menghasilkan ruang yang nyaman dan hemat energi. Ukuran bukaan standar memiliki tingkat pencahayaan optimal atau pencahayaan yang ideal antau 39% sampai dengan 89%. Setelah dilakukan Optimisasi tingkat pencahyaan yang ideal meningkat di antara 82% hinga 97%. Orientasi bangunan memanjang Timur-Barat dengan WWR di Utara dan Selatan memiliki kualitas pencahayaan alami lebih baik daripada orientasi bangunan yang memanjang Utara-Selatan dengan WWR di sebelah Timur dan Barat.