I Made Widnyana, I Made
Jurusan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BOOK PENGENALAN KAMERA FOTO SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN FOTOGRAFI STUDI KASUS KELAS XII- MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 MAS UBUD Widnyana, I Made; Sunarya, I Made Gede; Wirawan, I Made Agus
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v4i4.6516

Abstract

Abstrak - Seiring berjalannya waktu pengaruh perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sangat terasa dalam kehidupan saat ini dan perkembangannya cenderung mempengaruhi segenap bidang kehidupan dimana salah satu aspek bidang pendidikan. Untuk menuju arah pengembangan itu sekolah sebaiknya memiliki visi serta misi atau program yang pengajaran yang mencetak lulusan yang siap untuk menghadapi persaingan dunia industri. SMK Negeri 1 Mas Ubud adalah salah satu lembaga pendidikan pemerintah yang ada di Kabupaten Gianyar yang telah mempersiapkan lulusan siap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui respon siswa kelas xi-multimedia hasil rancangan Aplikasi Augmented Reality Book Pengenalan Kamera Foto. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan untuk mengembangkan Aplikasi Augmented Reality Book Pengenalan Kamera Foto Sebagai Penunjang Pembelajaran Fotografi dengan menggunakan model ADDIE sampai pada tahap pengujian sistem.Aplikasi ini menggunakan library Vuforia yang mampu memainkan suara dan menampilkan objek 3D animasi dan objek 3D diputar oleh user ke dalam sebuah lingkungan nyata dengan menggunakan bantuan buku dan smartphone berbasis Android. Hasil penelitian dan pengembangan menggunakan metode ADDIE menunjukkan bahwa aplikasi augmented reality book pengenalan kamera foto dalam kriteria sangat baik. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis uji ahli isi, uji ahli media, dan uji lapangan. rata-rata respon siswa juga menyatakan aplikasi augmented reality book pengenalan kamera foto masuk dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan analisis dari 36 siswa diketahui 11 siswa menyatakan aplikasi augmented reality book pengenalan kamera foto masuk dalam kriteria sangat baik, 21 siswa menyatakan baik dan 4 sisanya menyatakan cukup.Kesimpulan yang didapat yaitu sudah berhasil mengembangkan aplikasi augmented reality book pengenalan kamera foto pada pelajaran fotografi untuk siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Mas Ubud dan sudah berhasil mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan aplikasi augmented reality book pengenalan kamera foto pada pelajaran fotografi untuk siswa Kelas XI SMK N 1 Mas Ubud. Kata kunci : Teknologi, Augmented Reality Book, Vuforia, Android, kamera, objek 3D. Abstrct - Along with the race of the time, the effect of the development of knowledge and technology was very important in recently life and its development was likely to affect the whole areas of life in which one of those areas was education. In order to pursue the development, the school or educational field should have vision and mission or program which bare alumnus who were ready to face industry competition. SMK Negeri 1 Mas, Ubud was one of government education department in Gianyar regency which has prepared the alumnus who were ready to work. This research was aimed to devise and cognize the response of eleventh grade multimedia students toward the result of the construction of the application of Augmented Reality Book: the Introduction of Camera as a learning supporter of photography course that used ADDIE model until the system testing. This application used Vuforia library which was able to play sounds and show 3D object which was played by the user into real space which used supported book and android based Smartphone. The result of the study on the development of knowledge and technology that used ADDIE method showed that the application of Augmented Reality Book: the Introduction of Camera was in very good criteria. The result which was collected was based on the analysis of expert judgment content and field testing. The average score of students’ response showed that the application of Augmented Reality Book: The Introduction of Camera was categorized into very good criteria. According to the analysis of students’ response, from 36 students there were 11 students stated that the application of Augmented Reality Book: The Introduction of Camera was included into very good criteria, there were 21 students stated good, and 4 students stated sufficient or moderate. The conclusion which gathered was successfully to develop the Augmented Reality Book: The Introduction of Camera application in photography course for eleventh grade students of SMK Negeri 1 Mas, Ubud and has been successfully to describe the students response toward the development of Augmented Reality Book: The Introduction of Camera application in photography course for eleventh grade students of SMK Negeri 1 Mas, Ubud. Key Words: Technology, Augmented Reality Book, Vuforia, Camera, 3D Object.
Dampak Nilai Budaya Lokal terhadap Preferensi Konsumen dan Produk Layanan di Indonesia : Nilai Budaya Lokal terhadap Preferensi Konsumen dan Produk Layanan di Indonesia Murtini, Dewa Ayu; Amrita, Nyoman Dwika Ayu; Astini, Ni Kadek; Widnyana, I Made
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No. 1 edisi April 2026 (on progress)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i1.6701

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana nilai-nilai budaya lokal memengaruhi preferensi konsumen dan penerimaan terhadap produk maupun layanan di pasar Indonesia yang heterogen. Desain/metode/pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Pendekatan ini dipilih untuk menggali secara mendalam pengalaman subjektif konsumen saat berinteraksi dengan identitas budaya dalam produk modern. Temuan Hasil: penelitian menunjukkan bahwa integrasi elemen budaya seperti simbol, narasi daerah, dan kearifan lokal mampu menciptakan ikatan emosional yang kuat serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Strategi branding berbasis budaya terbukti efektif dalam memberikan kesan autentik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kepekaan perusahaan dalam menghindari praktik apropriasi budaya. Orisinalitas/nilai: Penelitian ini memosisikan pengintegrasian kearifan lokal bukan sekadar sebagai taktik pemasaran konvensional, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pilar utama bagi keberlanjutan merek (brand sustainability) di pasar domestik. Implikasi praktis/kebijakan: Dunia usaha disarankan untuk melakukan kolaborasi aktif dengan komunitas lokal dalam proses inovasi layanan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penggunaan identitas budaya tetap menghormati martabat nilai-nilai lokal dan terhindar dari penyalahgunaan makna budaya.