Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Tingkat Produktivitas dan Pendapatan Petani Kopi Arabika yang Melakukan Teknik Pemangkasan Rutin dan yang Tidak di Kecamatan Bener Kelipah Zulkarnain, Zulkarnain; Rahmaddiansyah, Rahmaddiansyah; Alpian, Romi; Bagio, Bagio
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i1.3215

Abstract

Pemangkasan tanaman kopi arabika oleh para petani di Kabupaten Bener Meriah dilakukan sebagai upaya meningkatkan produksi. Petani kopi melakukan pemangkasan sebagai upaya pembudidayaan kopi secara profesional. Umumnya, pemangkasan tanaman kopi dilakukan secara rutin empat kali dalam setahun. Namun, kegiatan ini tidak dilakukan oleh semua petani kopi di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan pemangkasan terhadap tanaman kopi arabika, untuk mengetahui sistem pemangkasan yang telah diimplementasikan di Kabupaten Bener Meriah dan membandingkan perbedaan produktivitas dan pendapatan petani kopi arabika yang yang melakukan teknik pemangkasan secara rutin dengan petani yang tidak melakukan teknik pemangkasan secara rutin. Penelitian mengambil lokasi di Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah dengan responden sebanyak 30 petani. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan stage sampling dan simple random sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis data deskriptif dan uji hipotesis dua sampel saling bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemangkasan dilakukan hanya sebatas pada pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi (pemeliharaan). Pemangkasan rejuvenasi (peremajaan) hanya dilakukan oleh 13% petani menggunakan metode full stumping (potong habis). Model pemangkasan yang diimplementasikan yaitu model pemangkasan berbatang tunggal (single stem). Produktivitas tanaman kopi yang dipangkas secara rutin lebih besar dibandingkan dengan tanaman kopi yang tidak dilakukan pemangkasan secara rutin, sehingga pendapatan yang diperoleh petani yang melakukan pemangkasan secara rutin lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang tidak melakukan pemangkasan secara rutin.
Operational Risk Management in Digital Logistics Companies Rahmaddiansyah, Rahmaddiansyah; Supriyatno, Budi; Hakim, Aziz
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Management Science (November - December 2025)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v7i2.6056

Abstract

The development of the digital logistics industry, driven by the rapid growth of e-commerce, has led to increasing complexity of operational risks that directly affect service quality and corporate performance. This study aims to analyze operational risk management in digital logistics companies, with a particular focus on the processes of risk identification, assessment, and mitigation arising from operational activities, especially in last-mile delivery, warehouse management, and information technology systems. The research adopts a descriptive approach, employing data collection techniques such as interviews, observations, and document analysis. Risk analysis is conducted using a risk matrix to determine the likelihood and impact levels of operational risks. The results indicate that the dominant risks faced by the company include delivery delays, digital system disruptions, scanning errors (mis-scans), courier human error, and an increase in return-to-sender (RTS) cases. Risk mitigation strategies implemented by the company include improving the reliability of information technology systems, providing courier training, standardizing operational SOPs, and conducting real-time monitoring of delivery processes. However, the effectiveness of these mitigation measures is still constrained by high shipment volumes, dependence on third-party applications, and environmental variables in the field. This study recommends strengthening enterprise risk management, integrating AI-based tracking systems, and developing periodic risk evaluation mechanisms to enhance operational efficiency and sustainability in digital logistics companies.