Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendorong penyaluran green credit pada sektor perbankan syariah Husen, Indra Mochamad; Fitrijanti, Tettet
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243920

Abstract

Pentingnya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam sistem keuangan, termasuk perbankan syariah, seiring dengan komitmen global untuk menghadapi perubahan iklim dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendorong penyaluran green credit pada sektor perbankan syariah, dengan fokus pada implementasi dan dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan dan profitabilitas perbankan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan analisis dokumen, termasuk peraturan, kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta fatwa syariah terkait keuangan berkelanjutan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi untuk mengkaji relevansi regulasi dengan implementasi green credit dalam keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan green financing yang diterapkan telah berhasil meningkatkan penyaluran kredit hijau, meskipun tantangan seperti literasi keuangan syariah dan promosi proyek hijau masih menjadi kendala. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada dampak positif terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan perbankan syariah, diperlukan penguatan regulasi dan promosi yang lebih luas. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan masa depan yang lebih efektif dalam mendukung keuangan berkelanjutan dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan prinsip syariah.
PERBEDAAN PENERAPAN STANDAR ISLAMIC STOCK SCREENING DAN SOCIAL ENVIRONMENT INDEX TERHADAP KINERJA PORTOFOLIO SAHAM BEI Balgis, Putri Dona; Fitrijanti, Tettet; Sukmadilaga, Citra
APSSAI ACCOUNTING REVIEW Vol 1 No 1 (2021): Oktober
Publisher : APSSAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.092 KB) | DOI: 10.26418/apssai.v1i1.7

Abstract

This research examined differences of portfolio performance before adding indicator of social environment index from five standards (ISSI, FTSE, MSCI, DJIM and S&P) and differences of portfolio performance before and after adding indicator of social environment index.The result concludes portfolio performance using the Sharpe measure significantly different, while Treynor and Jensen Alpha did not show a significant difference of performance, there is also no significant difference of portfolio performance (Sharpe, Treynor and Jensen Alpha) before and after adding indicator social environment index. It shows that addition of indicator social environment index is not affected portfolio performance.
The Effect of Cash Holding and Financial Regulation on Bankruptcy Risk: Evidence from Cross-Country Banking Industry Prasojo, Prasojo; Fitrijanti, Tettet; Afiah, Nunuy Nur
Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jdep.8.1.19-34

Abstract

This paper studies the determinants of bank financial distress using a 2012–2018 multi-country panel (73,124 bank-year observations; 10,562 banks; 32 countries). Fixed-effects estimates show that higher capital (Tier-1/RWA) and better asset quality (lower NPL) are associated with higher Z-scores (lower distress). Intangible intensity is positively related to distress. Cash-holding proxies load negatively in the Z-score equation, indicating that larger cash balances coincide with lower Z-scores in this sample. One interpretation is that excess cash reflects under-deployment or precautionary hoarding during adverse conditions, which does not translate into stronger stability. Results are robust to alternative specifications. Policy implications highlight calibrating core capital, strengthening credit risk management, and optimizing not hoarding liquidity.