Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH (SAK-EMKM) DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA USAHA GRATIA TORI’ Okri Allorerung; Nuraisyiah Nuraisyiah; Samsinar Samsinar
JURNAL AKUNTANSI BARELANG Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Akuntansi Barelang
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jab.v10i2.10615

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK-EMKM) dalam penyusunan laporan keuangan sederhana pada usaha Gratia Tori’ di Toraja. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap transaksi keuangan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan di Gratia Tori’ telah dilakukan secara sederhana, namun laporan keuangan yang dihasilkan belum memenuhi ketentuan SAK-EMKM. Hal ini disebabkan karena pemilik usaha tidak mempunyai pemahaman yang dalam mengenai standar ini. Implementasi SAK-EMKM diharapkan dapat meningkatkan akurasi laporan keuangan dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di masa mendatang.
Analisis Kinerja Keuangan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Sulawesi Selatan Putriani Putriani; Samsinar Samsinar; Kartika Septiary Pratiwi Musa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020–2022 yang diukur menggunakan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio pertumbuhan PAD. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) melalui teknik dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian mengalami peningkatan dari 70,0% pada tahun 2020 dengan pola partisipatif menjadi 81,5% dan 85,6% pada tahun 2021 dan 2022 dengan pola delegatif, yang mengindikasikan peningkatan kemandirian daerah. Rasio efektivitas PAD berada pada kategori efektif dengan nilai 92%, 96%, dan 98%, yang menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan target pendapatan secara optimal. Selain itu, rasio pertumbuhan PAD menunjukkan tren positif dari 7,01% menjadi 10,68%. Secara keseluruhan, kinerja keuangan daerah tergolong baik, namun masih menunjukkan adanya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.