Leny Noviani - -, Leny Noviani -
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR EKONOMI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) -, Eka Prasetyanta -; -, Sunarto -; -, Leny Noviani -
Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi
Publisher : Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Tata Niaga FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.516 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar pada siswa kelas X.IIS.3 SMA Negeri 1 Karanganom melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian yaitu siswa kelas X.IIS.3 SMA Negeri 1 Karanganom tahun pelajaran 2014/2015, yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan: (a) observasi, (b) tes, (c) wawancara, dan (d) dokumentasi. Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, setiap pertemuan terdiri dari 2x45 menit. Simpulan penelitian ini adalah: (1) keaktifan belajar mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat diungkapkan bahwa keaktifan siswa yang diamati melalui kegiatan lisan meningkat sebesar 11,54% yang mulanya 73.03% menjadi 84,61%, kegiatan mendengarkan meningkat sebesar 9,63% pada mulanya 80,76% menjadi 94,23%, kegiatan menulis meningkat sebesar 13,47% pada mulanya 80,76% menjadi 94,23%, kegiatan mental meningkat sebesar 17,28% pada mulanya 69,23% menjadi 84,61%, kegiatan emosi meningkat sebesar 19,31% pada mulanya 78,84% menjadi 96,15%. (2) hasil belajar menunjukkan adanya peningkatan sebesar 5,38 % yaitu dari 77,69 % menjadi 83,07 % siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar minimal dari siklus I ke siklus II.  The aim of this research is to know the effort of implementation cooperative learning Student Teams Achievement Divisions (STAD) to improve economic learning activity at second grade students of SMA Negeri 1 Karanganom In Academic Year 2014/2015. The research model is Classrom Action Research. The researcher took the class of X.IIS.3 SMA Negeri 1 Karanganom in academic years of 2014/2015 as the subject for this research, whih consist of 26 students. The technique for collecting the data was: (a) observasion, (b) test, (c) interview, and (d) documentations. The procedure pf the research was: (a) planning, (b) planning, (c) observation, and (d) reflection. The research was conducted by two cycles, where each cycle carried out in three meeting, each meeting was conducted in 2x45 minutes. The conclusion of this study were: (1) learning activity has increased from 1st cycle to 2nd cycle. It can be revealed that Oral Activites has increased 11,54% from 73,07% initially to 84,61%, Listening Activities has increased 9,63% from 80,76 % initially to 90,38%, Writing Activities has increased 13,47% from 80,76% initially to 94,23%, Mental Activities has increased 17,28% from 69,23% initially to 84,61%, Emotional Activities has increased 19,31% from 78,84% initially to 96,15%. (2) from the result as learning score has increased 5,38% from 77,69% to 83,07% in 1st cycle to 2nd cycle.
PERAN LABORATORIUM PEMASARAN DALAM MENUNJANG KESIAPAN SISWA MELAKSANAKAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN -, Amalia Sari -; -, Sri Wahyuni -; -, Leny Noviani -
Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi Vol 3, No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BISNIS DAN EKONOMI
Publisher : Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Tata Niaga FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.092 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi (1) pelaksanaan kegiatan praktik diLaboratorium Pemasaran; (2) peran Laboratorium Pemasaran; (3) kendala; (4) usaha. Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal terpancang, pendekatan penelitian kualitatif dengan hasil: Pertama, praktik dilaksanakan pada saat siswa kelas XI dengan materi yang sudah sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan DU/DI. Pembimbingan dilakukan 3x sehari. Evaluasi praktik meliputi aspek kemampuan, kepribadian dan sikap. Kedua, peran laboratorium pemasaran ada dua yaitu sebagai sarana penunjang proses pembelajaran namun belum maksimal karena sarana dan prasarana belum memenuhi standar dan sebagai sarana pelatihan dalam meningkatkan keterampilan siswa. Ketiga, kendala yang dihadapi siswa adalah, penyesuaian diri, penggunaan sarana dan aplikasi, menghadapi konsumen, sikap siswa yang kurang sopan, kurang percaya diri, kurang sigap, kurang banyak bertanya dan bersikap apatis sehingga hanya menunggu perintah. Keempat, usaha yang dilakukan sekolah adalah mengevaluasi dan menindaklanjuti masukan dari DU/DI, memberikan bimbingan dan pembekalan dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan keberjalanan dan kendala PKL. The research purpose is to explore (1) the implementation of practical activities in theMarketing Laboratory; (2) the Marketing Laboratory roles; (3) the constraints; (4) theefforts. This research using a single case study, qualitative research approach with theresult: First, the practice were conducted in the second grade with material which accordingto curriculum and the needs of DU / DI. The guidance process was done three times a day.The practice evaluation including the aspect of capabilities, personalities and attitudes.Second, there are two of roles marketing laboratory, they are as a tool of supporting thelearning process which not maximally because of the infrastructure is unqualified and as atraining tool in improving students' skill. Third, the constraint faced by students including the adjustment, the use of facilities and application, dealing with customers, the student attitude which less of attention, urbane, confident, alert, many questions and apathy so they just are waiting for order. Fourth, the school efforts are: evaluates and follow up on feedback from DU/DI, provide counseling and debriefing before the implementation of the field work practice, give opportunity for students to express the process and the constraint of field work practice. 
OPTIMALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DI JURUSAN PEMASARAN SMK NEGERI 1 BANYUDONO -, Roychan Ahda Abdillah -; -, Jonet Ariyanto Nugroho -; -, Leny Noviani -
Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi
Publisher : Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Tata Niaga FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.037 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan, manfaat dan kendala teknologi informasi dalam pembelajaran di Jurusan Pemasaran SMK Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah non probabilitas purposive sampling dengan strategi snowball sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan studi dokumentasi dengan teknik analisis data analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di Jurusan Pemasaran SMK Negeri 1 Banyudono masih belum optimal, yaitu hanya sebatas pembelajaran berbantuan komputer, sedangkan model lain seperti: e-learning, blended learning dan pembelajaran jarak jauh belum dapat diterapkan. The purpose of this study was to find out the use, benefits and constraints of information technology in learning at the departement of Marketing at State Vocational High School 1 Banyudono. This study used a qualitative approach with a case study model. The sampling technique used is non probability purposive sampling with snowball sampling strategies. Data collection techniques used were in-depth interviews and documentation study with data analysis techniques interactive analysis Miles & Huberman. The results showed that the use of information technology in learning at the departement of Marketing at State Vocational High School 1 Banyudono still not optimal, that is merely a computer assisted learning, while other models such as: e-learning, blended learning and distance learning can?t yet be applied.