Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PRODUKTIVITAS TERNAK SAPI BALI PADA SISTEM PENGGEMBALAAN DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR (Productivity of Bali Cattle on Grazing Systems in East Halmahera District) Gunawan Gunawan
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.998 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.884

Abstract

Sapi Bali merupakan jenis sapi lokal yang banyak dipelihara di Indonesia. Sebagian besar Sapi Bali dipelihara masih secara tradisonal dengan memanfaatkan lahan-lahan yang memiliki sumber hijauan atau padang penggembalaan yang berkualitas. Salah satu sumber pakan hijauan yang penting adalah padang penggembalaan alami. Penelitian ini bertujuan untuk pendugaan produktivitas ternak Sapi Bali jantan dan betina yang dipelihara di padang penggembalaan di Kabupaten Halmahera Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternak sapi jantan dan betina yang ada di Kecamatan Wasile memiliki ukuran tubuh seperti panjang badan sebesar 126.2 + 1.30-115.8 + 130 cm, tinggi badan 122.8 + 1.10-111.2 + 6.26 cm, lingkar dada 180.4 + 0.894-143.8 + 1.64 cm dan bobot badan 280.65 + 2.343-184.76+ 4.305 kg berbeda nyata (P<0.05) lebih kecil daripada yang ada di Kecamatan Wasile Timur memiliki ukuran badan seperti panjang badan 143.6 + 2.61 - 120 + 1.58 cm, tinggi badan 127.2 + 1.64-116.4 + 1.95 cm, lingkar dada 187.2 + 1.92-156.6 + 4.72 cm, dan bobot badan sebesar 336.86 + 90.014-218.29+ 12.372 kg. Kata Kunci:  produktivitas, peternakan, sapi bali, halmahera timur, morfologi
Dampak Galian C Terhadap Lingkungan Alam Masyarakat Lingkar Tambang di Kota Ternate Rosita Rosita; Karmila Ibrahim; Gunawan Gunawan
Cannarium Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.414 KB) | DOI: 10.33387/cannarium.v20i1.4860

Abstract

The mining activity of post-excavation soil C in Kalumata, Ternate, North Maluku had impact on the environment and the socio-economic of the local community. This study conducted to determine the environmental impact of the post-excavation soil C mining activity in Kalumata, Ternate on the local community. Physical and chemical data were taken at 3 distances, namely 17 meters, 300 meters, and 800 meters. The results showed that the farther the distance, the lower the pH of the soil. The lowest soil pH was detected at a distance of 800 meters. Soil texture in the form of sand composition decreased and the clay content became high. The highest soil moisture was at the distance of 300 and 800 meters (71%). The highest wind speed was at the distance of 300 meters (75.1 km/hour). The result of CO, TVOC and HCHO analysis using CO at a distance of 17 meters, 300 meters and 800 meters were 0.993 ppm, 0.563 ppm, and 0.579 ppm. This values were still in the good category.Keywords: post-excavation soil C, mining line, air quality standards
PRODUKSITIVITAS DAN KUALITAS DAGING AYAM BROILER KANDANG TERTUTUP (CLOSED HOUSE) DI DESA BOBANEIGO MADIHUTU, KECAMATAN JAILOLO SELATAN Gunawan Gunawan
Musamus Journal of Livestock Science Vol 6 No 2 (2023): Musamus Journal of Livestock Science
Publisher : Faculty of Agriculture, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjls.v6i2.5623

Abstract

Penelitian ini berjutuan untuk mengkaji produktivitas dan mengukur kualitas daging ayam broiler pada tipe kandang tertutup (closed house). Penelitian dilalaksanakan di kandang closed house Universitas Khairun yang berada di Dusun Bangko Desa Bobaneigo Madihutu merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Jailolo Selatan dengan kapasitas 5000 ekor. Metode yang digunakan untuk analisis Bobot Badan (BB) dengan menimbang 16 sampel ayam secara acak, dan untuk analisis mortilitas dengan menghitung semua total ayam mati dari Day Old Chicken (DOC) sampai akhir periode. Analisis kimia daging dengan menyayat bagian dada tanpa kulit seberat 100gr dalam bentuk kering kemudian dianalisis kadar air, abu, lemak dan protein di Laboratorium LPPM Universitas Gadjah Mada. Hasil analisis menunjukkan Produktivitas dan kualitas daging ayam broiler di kandang tertutup (closed hose) yang dipelihara selama 6 minggu menunjukkan hasil mortalitas 13% dan BB akhir yaitu 1680,04 + 108,63gr, sedangkan kualitas kimia daging ayam yang dilihat dari kadar air, abu, lemak dan protein memiliki nilai berturut-turut 80,65 + 0,5%; 1,45 + 0,71%; 2,12 + 0,6; dan 21,97% + 0,72%. Kata kunci: Ayam broiler, produktivitas, kualitas kimia
PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI LIMBAH PANGAN, LITER ARANG SEKAM AMPAS GERGAJI PADA KELOMPOK ITIK MILLENNIAL DI SANGAJI UTARA KOTA TERNATE Sariffudin Fatmona; Sri Utami; Oktora Dwi Putranti; Eny Edrawati; Gunawan Gunawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1188-1197

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada kelompok ternak terkait manfaat dari tatalaksana pemeliharaan, pembuatan pakan ferementasi dari limbah sayur pasar tradisional dan pembuatan arang dari ampas gergaji sebagai bahan campur alas kandang.  Yang menjadi masalah utama adalah mengenai pakan yang diberikan adalah pakan komersial yang harganya cukup mahal, bahkan karena mahalnya pakan tersebut peternak terkadang hanya memberikan makanan seadanya, seperti sisa-sisa makanan dari dapur, karena tidak bisa menyediakan pakan berkualitas dalam jumlah sesuai kebutuhan, kebutuhan gizi itik yang tidak terpenuhi hal ini berdampak pada produktivitas telur yang tidak optimal. Masalah lain yaitu bau yang ditimbulkan dari feces ternak sehingga kerapkali menimbulkan protes masyarakat sekitar. Pengolahan sampah organik menjadi pakan fermentasi dan pemanfaatan ampas gergaji menjadi arang sebagai bahan liter ternak itik diharapkan dapat menjadi solusi selain mengurangi sampah organik juga menjadi solusi dari masalah pakan, juga dapat mencegah timbulnya bibit penyakit dan bau yang diakibatkan oleh kotoran ternak tersebut. Pakan fermentasi dapat menekan biaya pakan dan arang ampas gergaji dapat mengatasi masalah bau kandang Itik bahkan dapat di jual sebagai media tanaman di berbagai pekarangan rumah tangga, hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok. Kegiatan dilakukan dengan cara ceramah, sosialisasi dan bimbingan. Pertemuan lapangan, Demplot (Demonstrasi). Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil yang cukup baik dilihat dari hasilnya yaitu peternak dapat memahami, membuat dan mengaplikasikannya. Terjadi peningkatan produksi telur setelah kegiatan PKM dan bau feces dapat teratasi.Â