Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Kualitas Konsumsi Pangan Ibu Hamil Berhubungan Dengan Kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) Oon Fatonah Akbarini; Tessa Siswina; Asmaurika Pramuwidya
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 1 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 1 Juni 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i1.65

Abstract

Latar Belakang: Masa kehamilan erat kaitannya dengan pemenuhan zat gizi, karena ibu pada masa kehamilan akan berpengaruh tidak hanya pada kesehatan ibu hamil, namun juga pada status gizi dan kesehatan bayi yang dilahirkannya nanti. Kondisi ibu dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya usia ibu, usia gestasional, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat dengan kelahiran pertama, Sedangkan faktor eksternal diantaranya konsumsi pangan, pendapatan, Pendidikan, kondisi geografis wilayah. Tujuan: Menganalisis pendapatan dan kualitas konsumsi pangan ibu hamil dengan status gizi ibu hamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif analitik dan menggunakan desain cross sectional. Sampel sebanyak 40 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari data primer dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan pendapatan terhadap status gizi ibu hamil nilai 0,002, nilai OR yaitu 25 artinya ibu hamil yang pendapatannya rendah mempunyai peluang mengalami KEK sebesar 25 kali dibandingkan dengan ibu hamil pendapatannya tinggi. Ada hubungan konsumsi Pangan terhadap status gizi ibu hamil didapatkan nilai 0,000, nilai OR yaitu 60 artinya ibu hamil yang konsumsi pangannya kurang beragam mempunyai peluang mengalami KEK sebesar 60 kali dibandingkan dengan ibu hamil yang konsumsi pangannya cukup beragam. Simpulan: Disimpulkan ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi ibu hamil dan ada hubungan antara konsumsi Pangan terhadap status gizi ibu hamil. Kata kunci: Kualitas Konsumsi Pangan, Ibu Hamil, Kondisi Energi Kronis
PENGARUH PROGRAM KARTU DETEKSI STUNTING ONLINE TERHADAP KEMAMPUAN DETEKSI STUNTING DI KOTA PONTIANAK Tessa Siswina; Oon Fatonah Akbarini
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 7, No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.861 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v7i1.713

Abstract

Angka kejadian stunting pada tahun 2017 sebesar 37,2 % ini meningkat dari tahun 2007 sebesar 36,8% dan tahun 2010 sebesar 35,6% dan sekitar 8 juta anak Indonesia mengalami pertumbuhan tidak maksimal.Untuk mempermudah pendidikan kesehatan yang diberikan sehingga dapat mencegah kejadian stunting, maka dikembangkanlah program kartu deteksi stunting online sehingga ibu, suami maupun keluarga dapat menerapkan program 1000 HPK dan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan jika dicurigai adanya pertumbuhan dan perkembangan balita yang terhambat. Desain penelitian kuantitatif dengan Preexperimental Design, dengan rancangan pretest-postest design with control group pada ibu balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak dengan tehnik purposive sampling dengan jumlah sampel 20:20. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan program kartu deteksi stunting online. Hasil didapat terdapat peningkatan kemampuan deteksi stunting setelah diberikan program online Kartu Deteksi Stunting Online.
PEMBERDAYAAN REMAJA SEBAGAI GENERASI PENCEGAHAN HIV/AIDS MELALUI APLIKASI DETEKSI DINI “PAHIVA” Maulidiyah Salim; Tessa Siswina; Elma Marsita
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 3 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i3.2586

Abstract

HIV/AIDS cases in Indonesia remain high, particularly among adolescents. Limited knowledge and the perception that HIV/AIDS is a taboo topic make adolescents vulnerable to risky behaviors. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge about HIV/AIDS and to introduce the Pantau HIV/AIDS (PAHIVA) application as an Android-based early detection tool. The implementation methods included preparation (coordination, permission, and material development), implementation (health education and PAHIVA application introduction), and evaluation (pre-test and post-test). The activity was carried out at SMA Negeri 6 Singkawang Utara, involving 40 participants consisting of students, guidance counselors, and the school principal. The Wilcoxon test showed a significant increase in students’ knowledge, with a median pre-test score of 72 (53–87) and a post-test score of 86 (67–100), p = 0.002. The program’s outputs included mass media publication, video documentation, and educational pamphlets. These results indicate that digital application-based health education is effective in improving adolescents’ literacy about HIV/AIDS. This activity is expected to serve as a promotive-preventive education model that can be sustained through peer group strengthening and collaboration between schools and health facilities.