Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA PREVENTIF DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBAJAKAN FILM SECARA ONLINE MAUPUN OFFLINE DI INDONESIA Rahma Melisha Fajrina; Hery Sasongko
Offscreen Vol 1, No 2 (2022): Offscreen: film and television journal (January-June 2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.56 KB) | DOI: 10.26887/os.v1i2.2864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dari tindak pidana  pembajakan film secara online maupun offline di Indonesia serta upaya preventif yang dilakukan untuk menanggulangi tindak pidana pembajakan film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif yang merupakan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab tindak pidana pembajakan film secara online maupun offline, yakni : 1) Faktor Teknologi dan Internet, 2) Faktor ekonomi, 3) Faktor Kesadaran Masyarakat 4) Faktor kesadaran Hukum Pada Pencipta Film, 5) Faktor Pengetahuan , 6) Faktor Penegakan Hukum, 7) Faktor Budaya. Adapun upaya preventif dalam menanggulangi tindak pidana pembajakan film secara online maupun offline di Indonesia adalah 1) Melakukan sosialisasi undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta kepada masyarakat, 2) Pelaksanaan penutupan konten dan/hak akses pengguna yang melanggar hak cipta dan/atau hak terkait dalam sistem elektronik, 3) Pelaksanaan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transasksi Elektronik 4) Melakukan perlindungan hak eksklusif terhadap pencipta film, 5) Adanya kesadaran hukum pada masyarakat, 6) Adanya kesadaran hukum pada pencipta film.Kata kunci : preventif , tindak pidana , pembajakan film, online, offline
Time Expand Untuk Memperkuat Dramatik Pada Editing Film Another Version of Me Pegagan, Genta Habib; Hery Sasongko
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi Film Another Version of Me dengan menerapkan konsep Time Expand untuk memperkuat elemen dramatik, serta mengidentifikasi pemanjangan durasi pada momen-momen tertentu dapat menambah intensitas dan melebihkan dramatik cerita. Metode Penciptaan menerapkan tahapan dan prosedur dalam proses penciptaan karya film fiksi terdiri dari persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya. Film ini bercerita tentang Riko yang terjebak dalam bayang-bayang trauma masa lalu, Riko menghadapi rasa bersalah dan kepribadian ganda dalam dirinya. Film ini nantinya akan diterapkan dengan konsep penyuntingan time expand untuk memperkuat dramatik cerita dari film Another Version of Me. Penerapan dari konsep time expand ini dapat dilakukan dengan berberapa cara seperti, repetition of shots (Pengulangan Shot), cutting yang memperlambat tempo, dan insert shot (penambahan shot tambahan). Dramatik yang akan diperkuat pada film Another Version of Me seperti susprise, suspens, curiosity, dan konflik. Simpulan pada film Another Version of Me dengan konsep penyuntingan time expand, film dikemas dengan jumlah shot yang banyak guna mendukung pemanjangan durasi adegan, terutama pada scene – scene yang memiliki dramatik naratif yang kurang kuat dengan tujuan dramatik pada film dapat tersampaikan kepada penonton.
Lighting Intern Pada Produksi Film Night Shift For Cuties Bersama Warna Global Surya Lighting & Grip Didi Rayyo Rantous; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.752

Abstract

Abstrak ini memberikan gambaran singkat tentang magang pengembangan profesi sebagai Lighting Intern selama produksi film Night Shift for Cuties. Tujuan dari program ini adalah untuk menerapkan pengetahuan teoritis tentang pencahayaan dan videografi yang diperoleh selama studi di universitas ke dalam lingkungan industri film profesional yang nyata, sehingga dapat mengembangkan keterampilan teknis (hard skill) dan non-teknis (soft skill). Metodologi yang digunakan melibatkan partisipasi langsung dalam proses produksi film, mulai dari perencanaan pra-produksi hingga eksekusi di lokasi shooting, di bawah bimbingan gaffer dan kru pencahayaan di PT. Warna Global Surya. Hasilnya mencakup perolehan pengalaman praktis dalam memasang dan mengoperasikan peralatan pencahayaan profesional, memahami alur kerja produksi skala besar, dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah untuk mengatasi tantangan teknis dan lingkungan, seperti kondisi cuaca yang buruk. Laporan ini menyimpulkan bahwa magang ini sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik industri, serta memberikan wawasan yang tak ternilai mengenai peran teknis dan artistik dari departemen pencahayaan dalam menciptakan atmosfer visual sebuah film.
Peran Production Assistant Dalam Produksi Iklan Di PT. Seven Sunday Films Wahyu Kurniawan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi kompetensi seorang Production Assistant (PA) selama program magang Riset dan Pengembangan Profesi di PT. Seven Sunday Films, Jakarta. Program ini dilaksanakan untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata, khususnya pada bidang Produksi Film dan Iklan, serta membangun mentalitas profesional mahasiswa. Kegiatan magang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, yaitu dari 20 November 2024 hingga 20 Januari 2025. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif dan keterlibatan langsung sebagai Production Assistant dalam proses produksi iklan, khususnya proyek Income Complete Life Source (ICLS). Hasilnya menunjukkan bahwa peran PA sangat krusial dalam mendukung kelancaran proses produksi dari awal hingga akhir, mencakup tanggung jawab logistik, teknis, survei lokasi, hingga rekapitulasi biaya. Pengalaman ini menyimpulkan bahwa magang di PT. Seven Sunday Films memberikan bekal yang komprehensif dan aplikatif untuk membangun fondasi karier di industri kreatif.
Sound Utility Series Algojo : Di Balik Tata Suara Film Screenplay Sinema Jakarta Muhammad Iqbal; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.839

Abstract

Tata suara merupakan unsur penting dalam produksi film yang berperan dalam membangun narasi, atmosfer, dan kualitas audio-visual. Salah satu posisi yang berkontribusi dalam proses tata suara adalah sound utility, yang bertugas mendukung kesiapan teknis dan kelancaran produksi suara di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan alur kerja sound utility dalam produksi tata suara film di Screenplay Sinema Film Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi selama pelaksanaan kerja praktik, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Screenplay Sinema Film Jakarta dengan waktu penelitian menyesuaikan periode kerja praktik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sound utility berperan penting dalam persiapan peralatan audio, penempatan mikrofon, pemantauan kualitas suara selama pengambilan gambar, serta pengelolaan data audio untuk kebutuhan pascaproduksi. Meskipun menghadapi berbagai kendala teknis dan situasional di lapangan, sound utility mampu menjaga kualitas suara melalui koordinasi tim dan profesionalisme kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sound utility merupakan bagian integral dalam sistem produksi tata suara film yang berkontribusi langsung terhadap kualitas sinematik film.
Art Person Pada Film Tukar Takdir Produksi Cinesurya Di Jakarta Selatan Art Person; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi kompetensi seorang Art Person (AP) selama program magang Riset dan Pengembangan Profesi di PT. Cine Surya, Jakarta. Program ini dilaksanakan untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata, khususnya pada bidang Produksi Film layar lebar, serta membangun mentalitas profesional mahasiswa. Kegiatan magang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, yaitu dari 20 Oktober 2024 hingga 30 Desember 2024. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif dan keterlibatan langsung sebagai Art Person dalam proses produksi film, khususnya proyek dressing set dan . Hasilnya menunjukkan bahwa peran AP sangat krusial dalam mendukung kelancaran proses produksi dari awal hingga akhir, mencakup tanggung jawab logistik, teknis, survei lokasi, hingga rekapitulasi biaya. Pengalaman ini menyimpulkan bahwa magang di base camp art vendor dari cine surya memberikan bekal yang komprehensif dan aplikatif untuk membangun fondasi karier di industri kreatif.
Assistant Camera Pada Iklan Garnier Di Rubrica Production Jakarta M. Hasbi Akbar; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.851

Abstract

Abstrak ini memberikan gambaran singkat tentang riset dan pengembangan profesi sebagai Assistant Camera pada produksi Iklan Garnier Serum Cleanser di Rubrica Production Jakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk menerapkan teori sinematografi dan alur produksi iklan yang diperoleh di perkuliahan ke dalam lingkungan industri kreatif profesional. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif dan keterlibatan langsung selama fase pra-produksi dan produksi, terhitung dari 1 Februari 2025 – 6 Februari 2025. Hasilnya mencakup perolehan pengalaman praktis dalam persiapan alat, seperti Camera Sony FX 6 dan Lensa Cook , peninjauan lokasi di Jakarta (termasuk Bundaran HI) , serta menjalankan dua tugas utama: membuat Camera Report dan berperan sebagai Focus Puller. Laporan ini menyimpulkan bahwa kegiatan magang ini sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik industri, terutama dalam menjaga kualitas teknis dan visual pada produksi iklan kecantikan.
Assistant Editor Film Jalan Terakhir Post Production Super 8mm Studio Jakarta Fardhan Nur Hidayatullah; Hery Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.856

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk menjembatani teori akademik dengan praktik industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan proses kerja asisten editor dalam tahap pascaproduksi film OTT berjudul Jalan Terakhir yang dilaksanakan di Super 8mm Studio Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi langsung selama kegiatan magang berlangsung pada periode 20 Desember 2024 hingga 20 Februari 2025. Data diperoleh melalui keterlibatan langsung penulis dalam proses kerja pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, serta diskusi dengan editor utama dan tim produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran asisten editor sangat krusial dalam menunjang kelancaran proses editing, terutama pada tahapan foldering, sinkronisasi audio dan video, assembly, hingga administrasi file menuju picture lock. Kendala utama yang dihadapi meliputi pemahaman sistem kerja, komunikasi tim, dan manajemen waktu, yang kemudian dapat diatasi melalui adaptasi sistem kerja studio dan koordinasi intensif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran praktis mengenai peran asisten editor dalam industri pascaproduksi film serta menjadi referensi bagi mahasiswa yang akan menempuh bidang serupa.
Assisten Editor Film Jadi Tuh Barang Post Production Super 8mm Studio Jakarta Yandra Habibiah; Dynia Fitri; Hery Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.857

Abstract

Penelitian ini mendokumentasikan pengalaman praktis sebagai asisten editor offline pada proyek film "Jadi Tuh Barang" (genre komedi-drama-romansa, durasi 101 menit) di Super 8mm Studio, Jakarta Selatan, selama Kuliah Kerja Profesi periode Desember 2024-Februari 2025. Metode studi kasus kualitatif diterapkan melalui partisipasi langsung dalam workflow pascaproduksi, mencakup foldering, sinkronisasi audio-video, assembly footage, rough cut, hingga picture lock menggunakan Adobe Premiere dan standar Apple ProRes.​ Hasil menunjukkan efisiensi proses editing di studio post-production independen, dengan tantangan utama berupa struktur folder kompleks, komunikasi tim, dan deadline ketat yang diatasi melalui adaptasi sistem kerja terstruktur (convert-sync-assembly-reeling-admin file). Pengalaman ini meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills seperti kerja tim serta pemecahan masalah, menghasilkan kerangka naratif koheren untuk proyek eKomik Pictures. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kompetensi mahasiswa seni film Indonesia, merekomendasikan pelatihan pra-magang untuk memperkuat jembatan akademik-industri pascaproduksi.
Team Post Production Pada Film La Tahzan Di Production House Dapur Film Indonesia Jagakarsa Jakarta Selatan Robi Anggara; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.870

Abstract

Kegiatan Riset dan Pengembangan Profesi ini bertujuan untuk membedah dan memahami secara mendalam alur kerja profesional pada departemen post produksi dalam industri film layar lebar. Fokus utama penelitian ini diarahkan pada peran strategis Assistant Editor 2 yang memegang kendali teknis terhadap manajemen data digital sebagai fondasi utama dalam proses penyuntingan. Melalui metode observasi partisipatif dan keterlibatan langsung dalam proses produksi film "La Tahzan" di rumah produksi Dapur Film Indonesia, penulis mengkaji urgensi ketelitian dan standardisasi teknis pada tahap kritis seperti loading data, sinkronisasi audio-visual syncing, serta penyusunan struktur cerita awal assembly dengan menggunakan perangkat lunak industri Davinci Resolve. Analisis dalam riset ini menunjukkan bahwa efisiensi dan kelancaran seluruh rangkaian pasca-produksi sangat ditentukan oleh sistem manajemen dan pengarsipan data yang terstruktur. Peran Assistant Editor 2 tidak hanya sebatas pendukung teknis, melainkan menjadi penentu akurasi data yang meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan aset digital, sehingga memungkinkan Editor Utama untuk fokus pada aspek kreatif penceritaan. Hasil riset ini menegaskan bahwa integritas data dan disiplin alur kerja adalah kunci utama dalam keberhasilan produksi film berskala nasional.