Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Art Person Pada Iklan Genji Pie Di Untouchable Art Team Jakarta art person; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.881

Abstract

Perkembangan industri periklanan digital menuntut kualitas visual yang tidak hanya estetis, tetapi juga strategis dalam menyampaikan pesan produk kepada khalayak. Dalam konteks tersebut, Art Person memegang peran penting dalam menerjemahkan konsep visual menjadi elemen artistik yang aplikatif pada proses produksi iklan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tahapan kerja Art Person dalam produksi iklan digital Genji Pie di Untouchable Art Team Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis riset dan pengembangan profesi (magang), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan praktik profesional selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Art Person mencakup keterlibatan aktif pada tahap pra-produksi melalui pembuatan properti dan mockup, tahap produksi melalui pengelolaan set dan kontinuitas visual, serta tahap pasca-produksi melalui penataan ulang dan manajemen properti. Temuan ini menunjukkan bahwa Art Person berfungsi sebagai penghubung antara konsep kreatif dan realisasi visual di lapangan. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya kajian produksi iklan digital, khususnya terkait implementasi peran Art Person dalam konteks profesional.
Sound Utility Pada Film Rangga Dan Cinta Produksi Miles Films Tri Afriyani; Dynia Fitri; Hery Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.885

Abstract

Kegiatan Riset dan Pengembangan Profesi ini dilaksanakan melalui program Kerja Profesi pada produksi film Rangga dan Cinta produksi Miles Films dengan fokus pada peran Sound Utility dalam departemen tata suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran, tugas, serta kontribusi Sound Utility dalam menunjang kualitas perekaman suara selama proses produksi film layar lebar, sekaligus mengidentifikasi kompetensi profesional yang dibutuhkan sesuai dengan standar industri perfilman. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dan dokumentasi selama pelaksanaan Kerja Profesi yang berlangsung pada 25 Januari hingga 15 Maret 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Sound Utility memiliki peran strategis dalam pengelolaan perangkat wireless microphone, meliputi pemasangan pada pemain, pengaturan frekuensi, pengecekan kualitas sinyal, serta pemantauan potensi gangguan suara di lokasi syuting. Kinerja Sound Utility yang optimal berkontribusi signifikan terhadap kejernihan dialog dan efisiensi proses pascaproduksi, khususnya dalam meminimalkan kebutuhan automatic dialogue replacement (ADR). Kegiatan ini memberikan pengalaman profesional yang relevan bagi mahasiswa serta memperkuat keterkaitan antara pendidikan akademik dan kebutuhan industri film.
ASISTEN VIDEO JURNALIS DALAM PEMBUATAN NASKAH BERITA PADA PROGRAM NEW KOMPAS RIAU Kintan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.509

Abstract

Pengabdian ini dilakasnakan untuk mengetahui bagaimana proses dalam pembuatan naskah atau TOR berita sebagai asistent video jurnalis. Proses ini bertanggung jawab ikut serta dalam membantu menyusun narasi berita yang akan di produksi berdasarkan hasil peliputan yang dilakukan oleh jurnalis utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, dan wawancara informal bersama jurnalis utama. Hasil yang ditemukan adalah bahwa asisten video jurnalis ikut berperan dalam pembuatan naskah dan informasi dilapangan, serta penyesuaian naskah dengan format visual yang komunikatif, jelas, padat, dan mudah untuk dipahami. Asisten video jurnalis juga berperan menjadi pendukung antara fakta di lapangan dengan penyampaian dalam bentuk berita. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa penerapan kerja sebagai asisten video jurnalis yang kemudian di aplikasikan ke dalam berita News Kompas Tv Riau
VISUAL EFEK UNTUK MEMBANGUN ELEMEN VISUAL DALAM MENCIPTAKAN REALITAS PADA FILM MISSION : IMPOSSIBLE - DEAD RECKONING PART ONE KARYA BRUCE GELLER jaisyul - Usrah; Hery Sasongko
Cinelook: Journal of Film, Television, and New Media Vol 3, No 1 (2025): Cinelook: Journal of Film, Television, and New Media (Juanuary-June 2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cl.v3i1.5713

Abstract

This study analyzes the role of visual effects (VFX) in constructing cinematic reality in the film Mission: Impossible - Dead Reckoning Part One (2023). The central problem is to understand how modern films utilize advanced digital technologies not just for spectacle, but as a fundamental tool for constructing believable and immersive worlds. The aim is to investigate how specific VFX techniques, particularly Computer Generated Imagery (CGI), green screen compositing, and digital matte painting, are used to create visual elements that convince the audience of the reality constructed by the film. The study uses qualitative visual analysis methods, guided by Stephen Prince’s theory of perceptual realism, to deconstruct key scenes from the film. The results show that the film skillfully integrates practical action with digital environments to achieve a high level of perceptual realism. Through careful observation of the laws of physics, lighting, and environmental textures, the film creates artificial worlds - from vast deserts and mountains to chaotic train crashes - that feel authentic and real, effectively immersing the audience in the tension and scale of the narrative.
ANALISIS PACING DALAM MEMBANGUN EMOSI PADA FILM JOKER KARYA TODD PHILLIPS Taruna Satria Persada; Hery Sasongko; Yatno Karyadi
Cinelook: Journal of Film, Television, and New Media Vol 3, No 1 (2025): Cinelook: Journal of Film, Television, and New Media (Juanuary-June 2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cl.v3i1.4319

Abstract

Film Joker menceritakan perjalanan Arthur Fleck secara perlahan bertransformasi menjadi Joker. Menelusuri sisi kelam Arthur dan mengungkap tragedi yang membentuknya menjadi Joker. Film yang disutradarai oleh Todd Phillips ini memiliki pacing yang kontras dalam membangun berbagai macam emosi pada filmnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan dan penyajian data pacing menggunakan konsep three act structure untuk menunjukan pengaruh pacing pada setiap plot point dalam film Joker.Pacing kontras terbentuk dengan menggabungkan pacing cepat dan lambat. Pacing terbentuk melalui rate of cutting, rate of movement dan rate of overall change. Pacing cepat terbentuk melalui rate of cutting dengan banyak frekuensi cutting point membuat durasi shot menjadi pendek. Pacing cepat juga dapat terbentuk melalui rate of movement dengan pergerakan cepat karakter dan kamera pada suatu shot yang menunjukan banyak peristiwa. Pacing cepat membangun intensitas ketegangan, atmosfir yang mencekam dan surprise. Pacing lambat terbentuk melalui frekuensi cutting point yang sedikit, membuat durasi shot menjadi panjang. Pacing lambat juga dapat dibangun melalui rate of movement dengan pergerakan karakter dan kamera yang lambat. Pacing lambat membangun dan memperkuat emosi, dialog yang intens dan suspense pada filmnya.