Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Sablon bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Samarinda Wulaningrum, Ratna; Kadafi, Muhammad; Cahyadi, Dwi; H, Rony
Jurnal ETAM Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v4i1.641

Abstract

Lembaga pemasyarakatan merupakan salah satu lembaga yang berperan dalam hal pengayoman terhadap warga binaan agar dapat memperbaiki dan membentuk jati diri yang berguna. Hak-hak warga binaan dapat dipenuhi melalui program-program pembinaan yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan di mana para warga binaan tersebut berada, namun juga dapat dilakukan oleh lembaga/instansi lain. Keterlibatan lembaga/instansi lain dalam program pembinaan kepada warga binaan sangat diperlukan, karena jika terbatas dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan, masih belum dapat mengakomodir kebutuhan yang lebih luas. Kekosongan ini dapat dilengkapi dengan bantuan dari lembaga/instansi lain. Oleh karena itu diperlukan adanya program kemitraan antara lembaga pemasyarakatan dengan lembaga/instansi lain agar dapat berpartisipasi dalam memberikan kegiatan-kegiatan yang berupa pembinaan kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Pelatihan Kewirausahaan Sablon bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Samarinda diharapkan menjadi suatu upaya untuk memberikan pengetahuan wirausaha sablon bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda. Diharapkan pelatihan ini dapat membekali WBP setelah nantinya mereka kembali ke Masyarakat.
Implementasi Produk Pegadaian Syariah (Rahn) pada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Koperasi Firdaus Berkah Bersama di Samarinda Kadafi, Muhammad; Amirudin; Wulaningrum, Ratna; Fariyanti; Ayuningtyas, Devya Malika; Rahman, Syaiful; Rahayu, Joyya; Khadafi, Meyke Hazad; Hazima, Tsamara Aqila
Jurnal ETAM Vol. 4 No. 3 (2024): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v4i3.1046

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah a) pengurus koperasi memahami Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Syariah No 107 tentang Akuntansi Ijarah, b) pengurus koperasi memahami tentang Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 25/DSN/MUI/III/2002 tentang rahn, c) pengurus koperasi memahami Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) No. 26/DSN/MUI/III/2002 tentang penetapan cara menggadai emas, besarnya biaya ongkos, serta biaya penyimpanan barang. Metode penerapan ipteks yang dilakukan adalah a) pengurus koperasi terlebih dahulu dipahamkan tentang konsep dasar ijarah, konsep dasar rahn, konsep dasar qard, b) pengurus koperasi dilatih penggunaan akad-akad ijarah, rahn, qard untuk membuat produk-produk jasa syariah termasuk gadai. Produk pembiayaan gadai dengan menggabungkan beberapa akad yaitu akad rahn, akad ijarah dan aqad qardh, dengan berpedoman pada SAK 107 tentang Akuntansi Ijarah dan Fatwa DSN-MUI, c) pengurus koperasi akan dilatih pengakuan dan pengukuran akuntansi ijarah dan akuntansi rahn serta akuntansi qard. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pengurus koperasi memahami konsep ijarah yang digunakan pada konsep praktis dalam bentuk sewa untuk menyimpan barang gadai. Pengurus koperasi memahami konsep qardh yang digunakan pada konsep praktis dalam bentuk pinjaman tanpa tambahan berupa bunga. Pengurus koperasi memahami konsep rahn yang digunakan pada konsep praktis dalam bentuk gadai.
Analisis Penilaian Aset Tetap Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) No. 07 Tahun 2010 pada Desa Suka Damai Kecamatan Muara Badak Fitriani; Wulaningrum, Ratna; Fitriana, Rahmawati
Jurnal EKSIS Vol. 20 No. 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/eksis.v20i2.1158

Abstract

This research aims to find out whether the valuation of fixed assets in Suka Peace Village, Muara Badak District is in accordance with government accounting standard statements. The research uses a comparative descriptive method with a qualitative approach to describe and compare fixed asset assessment implementation activities. Data collection techniques are carried out by observation, namely direct observation in the field, interviews, documentation. Data analysis techniques by collecting data, describing, comparing and concluding. The analytical tool used is PSAP methodology number 07 of 2010 concerning fixed assets. The results of this research show that the recognition of fixed assets in the form of buildings and structures, village office equipment, motorbikes and ambulances has been implemented in accordance with PSAP number 07 concerning fixed assets and the opinions of informants in Suka Peace Village, Muara Badak District. The measurement of fixed assets in the form of buildings and structures, village office equipment, motorbikes and ambulances has been implemented in accordance with PSAP number 07 concerning fixed assets and informant opinions in Suka Peace Village, Muara Badak District. As well as disclosure of fixed assets in the form of buildings, village office equipment, motorbikes and ambulances, it has been implemented in accordance with PSAP number 07 concerning fixed assets and informant opinions in Suka Peace Village, Muara Badak District. However, village office buildings and structures are currently not village property, and are still in the stage of applying for village ownership and ownership rights.