Elvy L. Ginting, Elvy L.
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ISOLASI BAKTERI SIMBION DENGAN SPONS DARI PERAIRAN TONGKEINA, SULAWESI UTARA Wantania, Letha L.; Ginting, Elvy L.; Wullur, Stenly
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengisolasi bakteri yang bersimbiosis denganspons dan menentukan karakteristik morfologi serta sifat Gram dari isolat bakteri tersebut. Sampel spons diambil dari perairan Tongkeina, Sulawesi Utara. Spons digerus dan dilarutkan dalam air laut steril dan dilakukan pengenceran. Bakteri simbions spons dalam setiap pengenceran ditumbuhkan pada media Nutrient Broth. Bakteri yang tumbuh ditumbuhkan kembali pada media Nutrient Agar dengan metode cawan gores. Isolat bakteri yang tumbuh kemudian diuji sifat Gramnya. Penelitian ini memperoleh sepuluh isolat bakteri yang bersimbiosis dengan dua jenis spons dengan karaktersitik morfologi yang bervariasi. Dua dari kesepuluh isolat bakteri tergolong dalam Gram positif dengan bentuk coccus dan delapan tergolong dalam Gram negatif dengan bentuk basil (batang pendek).
Identifikasi Mikroba yang Koeksis Dengan Ascidia Lissoclinum patella Menggunakan Sekuens Gen 16S rRNA Untu, Patricia; Rumengan, Inneke F. M.; Ginting, Elvy L.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10110

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jenis mikroba koeksis denganascidia Lissoclinum patella menggunakan sekuens gen 16S rRNA. Sampel yang digunakandalam penelitian ini diambil dari jaringan tissue pada ascidia L. patella yang diambil dariperairan Malalayang, Sulawesi Utara. Sampel mikroba diinokulasi dalam media Hirata dandikultur selama ± 1 minggu. Sampel mikroba tersebut diisolasi DNA, amplifikasi melalui PCR(Polymerase Chain Reaction), elektroforesis gel agarose dan dianalisis data DNAnyamenggunakan BLAST pada NCBI (National Center for Biotechnology Information). Identifikasiyang dilakukan menggunakan BLAST diperoleh hasil 15 mikroba yang memiliki tingkatkemiripan yang tinggi dengan sekuens gen 16S rRNA sampel mikroba yaitu cyanobacteriumenrichment culture CAWBG121 dan CAWBG120 clone, uncultured Symploca sp. clone DRTO-55, Leptolyngbya sp. PCC7376 complete genome, Leptolyngbya sp. PCC7376, unculturedbacterium clone PINFEBB02, uncultured bacterium clone 5M47, Synechococcus elongatusCCMP1630, uncultured bacterium clone reef H09, Synechococcus sp. PCC7002 completegenome, Synechococcus sp. 16S rRNA gene strain PCC7002, Synechococcus sp. DNA untuk16 ribosomal RNA, Synechoccous sp. L21-BG-1, Oscillatoria rosea IAM M-220 danSynechococcus sp. PCC 8807. Tingkat kemiripan mikroba dalam NCBI dengan sampel H1berkisar antara 98-99 %.
Antibacterial Activity and Zoochemical Analysis of Sea Urchin Diadema setosum (Leske, 1778) Extract From Aertembaga Waters, Bitung City Rompas, Gebriela; Lintang, Rosita A. J.; Sumilat, Deiske A. A.; Rumengan, Inneke F. M.; Ginting, Elvy L.; Pangkey, Henneke D.
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 10 No. 2 (2022): ISSUE JULY-DECEMBER 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v10i2.42322

Abstract

Sea urchin is one of the marine biotas that produce bioactive compounds and has biological activity, one of which is antibacterial. This study aims to determine the antibacterial activity of the crude extract of D. setosum gonad and its fractionation against test bacteria Staphylococcus aureus and Escherichia coli and to conduct a zoochemical analysis to determine the content of bioactive compounds. The antibacterial test used the disc diffusion method while the chemical analysis was carried out qualitatively. The results showed that the methanol, ethyl acetate, and n-hexane fraction had antibacterial activity against the two test bacteria. The ethyl acetate fraction was the fraction that showed the highest antibacterial activity, its inhibition zone was 8 mm against S. aureus and 7,5 mm against E. coli. The zoochemical analyses of the ethyl acetate fraction from gonads extract showed positive results for alkaloid compound, phenolic, and saponinKeywords: Sea urchin Gonad, Antibacterial, Disc diffusion, Zoochemistry, ExtractionAbstrakBulu babi merupakan salah satu biota laut yang memproduksi senyawa bioaktif dan memiliki aktivitas biologis salah satunya adalah antibakteri. Tujuan penelitian ini mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak kasar gonad bulu babi D. setosum dan hasil fraksinasi terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta melakukan analisis zookimia untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram sedangkan analisis kimia dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan baik fraksi metanol, fraksi etil asetat, dan fraksi n-heksana memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Fraksi etil asetat merupakan fraksi yang memperoleh aktivitas antibakteri tebaik dengan diameter zona hambat 8 mm terhadap bakteri S.aureus dan 7,5 mm terhadap bakteri E. coli. Hasil uji zookimia fraksi etil asetat menunjukkan bahwa ekstrak gonad D. setosum mengandung senyawa dari golongan alkaloid, fenolik, dan saponin.Kata kunci : Gonad Bulu Babi (D. setosum ), Antibakteri, difusi cakram, Zookimia, Ekstraksi