Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pemetaan profil psikologis atlet Nusantara Petanque Club Kediri sebagai dasar pengembangan program pembinaan mental Moch Yunus; Sapto Adi; Abdian Asgi Sukmana; Ulma Erdilanita
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.658

Abstract

This community service activity was motivated by a problem faced by the Nusantara Petanque Club Kediri, namely the lack of comprehensive mapping of athletes' psychological profiles as a basis for developing mental training programs. This situation has led coaches to continue relying on general approaches that fail to address the psychological needs of individual athletes. This activity aims to map the psychological profiles of Petanque athletes, covering six main components, namely concentration, resilience, self-efficacy, mental toughness, anxiety, and decision-making, as a first step in strengthening the mental capacity of athletes. The community service was conducted on October 25, 2025, at the Nusantara Petanque Club Kediri training facility, involving 14 active athletes. The implementation method employed a survey-based community service approach, involving the stages of coordination, socialization, completion of standardized psychological instruments, and quantitative descriptive data analysis using frequency distribution. The results of the study indicate that mental toughness, self-efficacy, and resilience fall into the high category, while decision-making tends to be moderate, and concentration is relatively low. These findings confirm that Petanque athletes' mental preparedness is quite strong, but there is a need to improve their ability to focus and make decisions under pressure. This activity contributes to providing an empirical basis for coaches to develop more specific, measurable, and sustainable psychological training programs.
Kelayakan Pengembangan Lapangan Permainan Goboy Double Circle untuk Siswa Sekolah Dasar Abdian Asgi Sukmana; Rizky Burstiando
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Olahraga goboy merupakan olahraga pengembangan yang digagas melalui olahraga gobak sodor dan olahraga tradisional boy boyan. Aturan permainan menggunakan gabungan aturan gobak sodor yaitu menghadang atau menghalui sebuah target, sedangkan aturan boy boyan adalah target yang digunakan menggunakan tumpukan kreweng atau target tumpuk yang ada ditengah lapangan permainan. Olahraga goboy dimainkan dilapangan double circle (lingkaran ganda) yaitu yang terdiri dari lingkar dalam dan lingkar luar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pengembangan lapangan double circle yang tepat sesuai kebutuhan bermain anak-anak, dengan memperhitungkan kemampuan gerak, berlari, berjalan, melempar dan menangkap. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan melibatkan tahapan pada R&D dengan tahapan yaitu FGD, menyusun konsep, ujicoba lapangan yang terdiri ujicoba lapangan kecil, revisi/evaluasi tahap 1, ujicoba kelompok sedang, revisi tahap 2 dan implementasi. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar di Kota Kediri dengan melibatkan siswa sebanyak 40 siswa. Dari tahapan R&D diperoleh hasil bahwa lapangan Goboy yang dihasilkan dari sebelumnya adalah 175 cm untuk lingkar dalam, sedangkan lingkar luar 450 cm. Setelah melalui berbagai tahapan penelitian dan pengembangan, maka disimpulkan lapangan Goboy yang layak untuk siswa Sekolah Dasar dengan jumlah pemain 4-5 anak adalah berukuran diameter 200 cm dan 500 cm dengan ketebalan garis 5 cm
Gambaran Kondisi Mental Atlet pada Kejuaraan Petanque Pelajar se-Jawa Timur di Kota Kediri Tahun 2025 Vanji Eko Prasetyo; Puspodari; Abdian Asgi Sukmana; Rizki Burstiando
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2025_P22-34

Abstract

Olahraga petanque menuntut konsentrasi dan kestabilan psikologis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi mental atlet pelajar pada Kejuaraan Petanque Se-Jawa Timur 2025. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan survei. Penelitian ini melibatkan 68 atlet sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji reliabilitasnya (alpha = 0,872), mencakup dimensi psikologis berupa motivasi, kepercayaan diri, konsentrasi, kecemasan, serta regulasi emosi. Hasil menunjukkan kondisi mental atlet mayoritas berada pada kategori sedang (60,3%), diikuti kategori tinggi (20,6%), dan rendah (19,1%). Pada kategori tinggi, atlet mampu menunjukkan peak performance melalui konsentrasi tajam dan motivasi stabil. Kategori sedang menunjukkan kesiapan mental yang cukup, namun masih fluktuatif pada kontrol emosi. Sementara kategori rendah didominasi oleh hambatan kecemasan tinggi dan kurangnya kepercayaan diri yang memecah fokus. Analisis per aspek menunjukkan konsentrasi sebagai kekuatan utama (mean=27,81) dan kecemasan sebagai nilai terendah (mean=18,03). Disimpulkan bahwa kesiapan mental atlet pelajar belum optimal, sehingga disarankan penerapan program mental training yang terstruktur guna meningkatkan performa psikologis atlet di masa depan
Pengembangan Model Latihan Permainan Goboy pada Siswa Sekolah Dasar Deby Dwi Pradika; Abdian Asgi Sukmana; Rizki Burstiando; Wasis Himawanto
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2026_P49-60

Abstract

Permainan tradisional berperan penting dalam pengembangan kemampuan motorik dan karakter siswa sekolah dasar. Salah satu permainan tradisional di Kota Kediri adalah Goboy, hasil pengembangan dari gobak sodor dan boy-boyan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model latihan permainan Goboy yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, meliputi pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan model latihan, validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Dandangan 2 Kota Kediri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket validasi ahli, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan model latihan permainan Goboy memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Model ini mampu meningkatkan pemahaman teknik dasar, koordinasi, konsentrasi, kerja sama, dan keterampilan siswa, sehingga layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK sekaligus mendukung pelestarian permainan tradisional
Pengaruh Latihan Shooting Drill dan Shooting Direct Terhadap Akurasi Shooting Atlet Petanque Siti Nur Haliza Sazana; Rendhitya Prima Putra; Abdian Asgi Sukmana
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan shooting drill dan shooting direct terhadap ketepatan shooting game atlet Puslatkot Petanque Kota Kediri Tahun 2026 serta membandingkan efektivitas kedua metode latihan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) melalui rancangan pretest-posttest group design. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan.. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes shooting game petanque pada jarak 6, 7, 8, dan 9 meter. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap ketepatan shooting game dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05). Latihan shooting drill lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan teknik dasar dan konsistensi gerak, sedangkan latihan shooting direct lebih mendukung peningkatan akurasi pada situasi yang menyerupai pertandingan. Dengan demikian, kedua metode latihan terbukti efektif meningkatkan ketepatan shooting game atlet petanque dan dapat diterapkan secara terpadu dalam penyusunan program latihan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih besar dan durasi latihan yang lebih panjang untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Manajemen Event Hari Ulang Tahun Senam Tera Indonesia Di Kota Kediri Nosi Arip Mahmudi; Puspodari Puspodari; Abdian Asgi Sukmana
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12521

Abstract

Penelitian ini menfokuskan untuk mengetahui manajemen saat event HUT senam tera Indonesia di Kota Kediri untuk menunjang suksesnya acara bagiamana dalam proses fungsi manajemen, dan bagaimana manajemen sarana dan prasarana. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, hanya menggunakan satu variabel peneliti melakukan penelitian dengan prosedur pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada panitia hari ulang tahun senam tera Indonesia (STI), terawan terawati. Peneliti akan mendeskripsikan manajemen event HUT senam tera Indonesia di Kota Kediri. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil data yang diperoleh bahwa manjemen event hari ulang tahun senam tera Indonesia di Kota Kediri sudah berjalan dengan baik. bahwa dalam upaya fungsi manajemen terdapat adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang sudah di jalankan dengan baik. hal ini dapat di lihat bahwa pada fungsi manajemen.
Implementation Of A Game-Based Play Approach Using Modified Games To Increase Students' Learning Interest And Active Participation In Basic Locomotor, Non-Locomotor, And Manipulative Movement Combination Materials In Pe Class For 4th B At Sd Negeri Betet 3 Kediri City Muhamad Ardiansyah Aradea; Abdian Asgi Sukmana; Moh. Aan Zainul Arifin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3387

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aimed to enhance the learning interest and active participation of 27 fourth-grade students (Class IV B) at SD Negeri Betet 3, Kediri City, regarding the material on combinations of basic locomotor, non-locomotor, and manipulative movements. The study employed a play-based approach using modified games—specifically Modified *Goboy*, Modified *Kasti*, Modified Handball, and Modified Target Ball—across two cycles, each comprising two sessions. Data were collected using observation sheets assessing learning interest and active participation on a 1–4 scale. The results showed an increase in learning interest from 61.57% in the pre-cycle stage to 82.87% by the end of Cycle II, while active participation rose from 62.15% to 80.79%. By the end of the study, 23 out of the 27 students had reached the "high" or "very high" category for both variables. The implementation of the action achieved a 100% success rate. Thus, the application of a play-based approach using modified games led to increased student learning interest and active participation in Physical Education (PJOK) lessons.
Implementation of the Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Model Using Modified Invasion Games to Enhance the Active Participation of Grade V-A Students at SD Negeri Betet 3 Nikko Alfian Prasetya; Abdian Asgi Sukmana; Moh. Aan Zainul Arifin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3403

Abstract

This study aims to enhance students' active participation by implementing the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model through modified invasion games within Physical Education, Sports, and Health (PJOK) lessons. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted over two cycles, with each cycle comprising two sessions. The subjects were 28 students from class V-A at SD Negeri Betet 3. Data were collected using an active participation observation sheet consisting of 10 items across five indicators: engagement in activities, physical movement, execution of tasks and roles, initiative and responsiveness, and group interaction. The instrument was validated by two experts, achieving an average Aiken’s V score of 0.92. The instructional intervention combined elements of basketball and handball—modified to increase opportunities for students to move, perform roles, respond to game situations, communicate, and collaborate. The results indicate that the percentage of active participation rose from 58.75% in the pre-cycle stage to 60.27% in Cycle I and 66.07% in Cycle II. An overall increase of 7.32 percentage points demonstrates that the minimum success threshold of 61% was achieved by Cycle II. Thus, implementing the TGT model through modified invasion games serves as a viable alternative for enhancing student active participation in elementary school PJOK lessons.
The Implementation of Target Games to Improve Ball-Throwing Accuracy Among Grade VI Students at SDN Betet 3 Kediri Danar Priyahadi Prayetno; Abdian Asgi Sukmana; Moh. Aan Zainul Arifin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3409

Abstract

This classroom action research aimed to improve throwing accuracy through the implementation of target games among sixth-grade students at SDN Betet 3 Kediri. The research involved 27 students and was conducted through a pre-cycle and two cycles, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. The target games were implemented through four stations: Circle Throw, Throw into the Basket, Knock Down the Cone, and Attack the Fortress. Throwing accuracy was measured using the Tok Tok Ball Test from the TKSI Phase C package through ten underhand one-handed throws at a distance of three meters. The results showed a progressive improvement in throwing accuracy. The mean score increased from 3.67 in the pre-cycle to 5.07 in Cycle I and 6.22 in Cycle II. The proportion of students achieving at least the Good category increased from 7.41% (2 students) to 51.85% (14 students) and 92.59% (25 students), respectively. The success criterion of at least 80% was achieved in Cycle II. Within the context of this classroom action research, the implementation of target games was accompanied by an improvement in students’ throwing accuracy in elementary physical education.
Elementary School Students' Understanding of Traditional Sports in Pelem Village, Campurdarat Subdistrict Fitrro Fene Novemba; Abdian Asgi Sukmana; Wasis Himawanto
urn:nbn:de:0000-jupe.v11i36
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/fx2x7k70

Abstract

Traditional sports are part of Indonesia's cultural heritage that is increasingly abandoned by children, particularly elementary school students, following a shift from traditional play toward technology-based games. In Pelem Village, Campurdarat Subdistrict, traditional sports are almost never practiced by elementary school students during Physical Education, Sports, and Health (PJOK) lessons. This study aimed to determine students' level of understanding of traditional sports, referring to the comprehension concept proposed by Kurniawan (2023), which covers the definition, purpose and benefits, and types of traditional sports and games. This descriptive quantitative study used a survey method. Data were collected through a Likert-scale questionnaire administered to 83 fourth-grade students from four public elementary schools in Pelem Village, supported by observation and interviews with PJOK teachers. Data were analyzed descriptively using SPSS and Microsoft Excel. The results showed that students' understanding of traditional sports fell into the very high category for 66.27% (55 students), high for 6.02% (5 students), moderate for 24.10% (20 students), low for 2.41% (2 students), and very low for 1.20% (1 student). It can be concluded that elementary school students in Pelem Village generally have a high level of understanding of traditional sports, although the teaching of traditional sports has not yet been optimally implemented in PJOK lessons, so an active role from teachers is needed to optimize it.