Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemetaan profil psikologis atlet Nusantara Petanque Club Kediri sebagai dasar pengembangan program pembinaan mental Moch Yunus; Sapto Adi; Abdian Asgi Sukmana; Ulma Erdilanita
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.658

Abstract

This community service activity was motivated by a problem faced by the Nusantara Petanque Club Kediri, namely the lack of comprehensive mapping of athletes' psychological profiles as a basis for developing mental training programs. This situation has led coaches to continue relying on general approaches that fail to address the psychological needs of individual athletes. This activity aims to map the psychological profiles of Petanque athletes, covering six main components, namely concentration, resilience, self-efficacy, mental toughness, anxiety, and decision-making, as a first step in strengthening the mental capacity of athletes. The community service was conducted on October 25, 2025, at the Nusantara Petanque Club Kediri training facility, involving 14 active athletes. The implementation method employed a survey-based community service approach, involving the stages of coordination, socialization, completion of standardized psychological instruments, and quantitative descriptive data analysis using frequency distribution. The results of the study indicate that mental toughness, self-efficacy, and resilience fall into the high category, while decision-making tends to be moderate, and concentration is relatively low. These findings confirm that Petanque athletes' mental preparedness is quite strong, but there is a need to improve their ability to focus and make decisions under pressure. This activity contributes to providing an empirical basis for coaches to develop more specific, measurable, and sustainable psychological training programs.
Kelayakan Pengembangan Lapangan Permainan Goboy Double Circle untuk Siswa Sekolah Dasar Abdian Asgi Sukmana; Rizky Burstiando
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Olahraga goboy merupakan olahraga pengembangan yang digagas melalui olahraga gobak sodor dan olahraga tradisional boy boyan. Aturan permainan menggunakan gabungan aturan gobak sodor yaitu menghadang atau menghalui sebuah target, sedangkan aturan boy boyan adalah target yang digunakan menggunakan tumpukan kreweng atau target tumpuk yang ada ditengah lapangan permainan. Olahraga goboy dimainkan dilapangan double circle (lingkaran ganda) yaitu yang terdiri dari lingkar dalam dan lingkar luar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pengembangan lapangan double circle yang tepat sesuai kebutuhan bermain anak-anak, dengan memperhitungkan kemampuan gerak, berlari, berjalan, melempar dan menangkap. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan melibatkan tahapan pada R&D dengan tahapan yaitu FGD, menyusun konsep, ujicoba lapangan yang terdiri ujicoba lapangan kecil, revisi/evaluasi tahap 1, ujicoba kelompok sedang, revisi tahap 2 dan implementasi. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar di Kota Kediri dengan melibatkan siswa sebanyak 40 siswa. Dari tahapan R&D diperoleh hasil bahwa lapangan Goboy yang dihasilkan dari sebelumnya adalah 175 cm untuk lingkar dalam, sedangkan lingkar luar 450 cm. Setelah melalui berbagai tahapan penelitian dan pengembangan, maka disimpulkan lapangan Goboy yang layak untuk siswa Sekolah Dasar dengan jumlah pemain 4-5 anak adalah berukuran diameter 200 cm dan 500 cm dengan ketebalan garis 5 cm
Gambaran Kondisi Mental Atlet pada Kejuaraan Petanque Pelajar se-Jawa Timur di Kota Kediri Tahun 2025 Vanji Eko Prasetyo; Puspodari; Abdian Asgi Sukmana; Rizki Burstiando
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2025_P22-34

Abstract

Olahraga petanque menuntut konsentrasi dan kestabilan psikologis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi mental atlet pelajar pada Kejuaraan Petanque Se-Jawa Timur 2025. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan survei. Penelitian ini melibatkan 68 atlet sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji reliabilitasnya (alpha = 0,872), mencakup dimensi psikologis berupa motivasi, kepercayaan diri, konsentrasi, kecemasan, serta regulasi emosi. Hasil menunjukkan kondisi mental atlet mayoritas berada pada kategori sedang (60,3%), diikuti kategori tinggi (20,6%), dan rendah (19,1%). Pada kategori tinggi, atlet mampu menunjukkan peak performance melalui konsentrasi tajam dan motivasi stabil. Kategori sedang menunjukkan kesiapan mental yang cukup, namun masih fluktuatif pada kontrol emosi. Sementara kategori rendah didominasi oleh hambatan kecemasan tinggi dan kurangnya kepercayaan diri yang memecah fokus. Analisis per aspek menunjukkan konsentrasi sebagai kekuatan utama (mean=27,81) dan kecemasan sebagai nilai terendah (mean=18,03). Disimpulkan bahwa kesiapan mental atlet pelajar belum optimal, sehingga disarankan penerapan program mental training yang terstruktur guna meningkatkan performa psikologis atlet di masa depan
Pengembangan Model Latihan Permainan Goboy pada Siswa Sekolah Dasar Deby Dwi Pradika; Abdian Asgi Sukmana; Rizki Burstiando; Wasis Himawanto
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2026_P49-60

Abstract

Permainan tradisional berperan penting dalam pengembangan kemampuan motorik dan karakter siswa sekolah dasar. Salah satu permainan tradisional di Kota Kediri adalah Goboy, hasil pengembangan dari gobak sodor dan boy-boyan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model latihan permainan Goboy yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, meliputi pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan model latihan, validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Dandangan 2 Kota Kediri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket validasi ahli, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan model latihan permainan Goboy memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Model ini mampu meningkatkan pemahaman teknik dasar, koordinasi, konsentrasi, kerja sama, dan keterampilan siswa, sehingga layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK sekaligus mendukung pelestarian permainan tradisional