Supardi Razak
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN NILAI KADAR Ni-Fe ANTARA BLOK MODEL DENGAN AKTUAL PENAMBANGAN DI PT. STARGATE PASIFIC RESOURCES. Supardi Razak
Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.881 KB) | DOI: 10.15408/jipl.v2i1.24468

Abstract

ABSTRAK Daerah penelitian berada pada Lokasi IUP PT. Stargate Pasific Resources yang secara administratif terletak pada wilayah Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Secara geografis terletak di antara koordinat 122°16’59” BT dan 122°17’50” BT hingga 3°19’35” LS dan 3°19’46” LS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai kadar Ni-Fe dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perbedaan kadar Ni-Fe antara Blok Model dengan Front Penambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Dari sebelas titik pengambilan sampel data di Front Penambangan, terdapat dua titik sampel data yang mengalami perbandingan nilai kadar Ni-Fe antara Blok Model menggunakan metode inverse distance dengan nilai kadar yang ada di Front Penambangan yakni sampel data DH02 dan data CH05. Dari hasil pengamatan sebanyak sebelas titik pengambilan sampel ore di lapangan dan data hasil analisis assay terdapat, terdapat dua titik sampel data yang mengalami perbedaan nilai kadar Ni-Fe antara Blok Model menggunakan metode inverse distance dengan nilai kadar yang ada di Front Penambangan yakni sampel data DH02 dan data CH05. Hal ini diakibatkan oleh pencampuran saat pengambilan sampel ore, posisi waste, badan bijih dan air hujan, keadaan bijih, operasi kegiatan penambangan, kelalaian petugas (human error), dan kondisi alat X-Ray Niton yang kurang diperhatikan.Kata Kunci: Blok Model (Inverse Distance), Front Penambangan, Perbedaan Nilai Kadar, Nikel Laterit.
OPTIMASI PIT TAMBANG TERBUKA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE LERCHS-GROSSMANN: OPEN-PIT COAL MINE OPTIMIZATION USING THE LERCHS-GROSSMANN METHOD Supriyadi; Ahmad Fauzan Haryono; Supardi Razak; Fajar Abdulfattah; Muhammad Manaqib
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 26 No. 2 (2026): Agustus, 2026
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v26i2.26761

Abstract

Penentuan batas pit tambang terbuka harus menyeimbangkan perolehan batubara, volume material penutup, kendala geometri, dan nilai ekonomi blok. Tujuan: Penelitian ini menentukan batas pit ekonomis PT XYZ dan mengevaluasi perubahan dari pit ramp hasil optimasi menjadi final pit operasional. Data topografi, pemboran, model seam, kualitas batubara, biaya, harga jual, dan geometri tambang diintegrasikan ke dalam model blok ekonomi. Pemodelan awal menggunakan blok 1 m x 1 m x 1 m dengan atribut CV, total moisture, densitas, total sulfur, dan ash, kemudian diagregasi pada grid ekonomi 20 m x 40 m. Nilai blok dioptimasi dengan algoritma Lerchs-Grossmann pada faktor diskon harga 0%, 10%, dan 30%. Skenario 0% menghasilkan net value US$208,31 juta, sedangkan skenario 10% dan 30% menghasilkan US$183,94 juta dan US$135,55 juta. Pada skenario 30%, net value turun 34,93%, tetapi tonase batubara tetap 1.211.630 ton dan volume overburden hanya turun 3,13%. Konversi pit ramp menjadi final pit menaikkan overburden 10,59%, tonase batubara 0,77%, stripping ratio 9,74%, dan net value 0,10%. Marginal stripping ratio penyesuaian sebesar 85,07 BCM/ton, sedikit lebih rendah daripada BESR operasional sebelum pajak sebesar 85,53 BCM/ton. Lerchs-Grossmann efektif membentuk batas ekonomis, tetapi kelayakan perubahan menuju desain operasional perlu dinilai dengan stripping ratio marginal, bukan hanya stripping ratio total. Kata kunci: batubara, discount rate, metode Lerch Grossman, optimasi, profit.