Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan, Sanksi, Kesadaran Dan Kualitas Pelayanan Petugas Pajak Terhadap Kepatuhan Pajak M Fatherezza Imani; Imahda Khoiri Furqon
Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Vol 2 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/velocity.v2i1.5080

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan, Sanksi, Kesadaran dan Kualitas Pelayanan Petugas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Data yang diperoleh melalui Survei dan penyebaran Kuesioner. Selain itu, data ini juga didukung dari Data Kantor Wilayah atau Kanwil Direktorat Jendral Pajak. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Pengetahuan Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, Sanksi Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pajak dan Kualitas Pelayanan Petugas Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.
DINAMIKA KEPATUHAN PAJAK TERHADAP WAJIB PAJAK UMKM DI INDONESIA Setyowati, Diah Ayu; Imahda khoiri furqon
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v6i1.84

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji dinamika kepatuhan pajak di kalangan wajib pajak Indonesia yang merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pendekatan studi literatur digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui aspek internal (pengetahuan, kesadaran, dan sikap terhadap pajak) dan eksternal (kebijakan pemerintah, layanan otoritas pajak, dan lingkungan sosial) yang mempengaruhi kepatuhan pajak pada UMKM. Tinjauan terhadap beberapa penelitian terdahulu mengungkapkan bahwa hambatan terbesar dalam meningkatkan kepatuhan pajak UMKM antara lain rendahnya literasi pajak, perasaan tidak adil dalam sistem perpajakan, dan kesulitan dalam memenuhi kewajiban administratif. Di sisi lain, kesadaran dan kepatuhan pajak dapat ditingkatkan melalui program insentif, penyederhanaan prosedur perpajakan, dan bantuan dari pemerintah dan asosiasi UMKM. Studi ini juga menekankan pentingnya meningkatkan edukasi perpajakan dan membuat informasi yang mudah diakses oleh para wajib pajak UMKM dalam rangka menumbuhkan lingkungan perpajakan yang kondusif. Temuan-temuan dari studi ini akan menghasilkan saran-saran kebijakan yang lebih berguna untuk meningkatkan kepatuhan pajak UMKM di Indonesia.
Problems and Parents' Efforts in Fulfilling Children's Rights during the Covid-19 Pandemic: Study in Ampelgading Village, Ampelgading District, Pemalang Regency Siskha; Imahda Khoiri Furqon
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2021): Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v4i1.1851

Abstract

This study discusses the fulfillment of children's rights, which is still being pursued in order to realize children's welfare. Efforts made by parents are the main foundation in fulfilling children's rights, because parents are the first party responsible for the protection and fulfillment of children's rights. Instead of being the party obliged to fulfill children's basic needs, parents with their limitations have the opportunity to exploit children with the excuse of helping parents. The Covid-19 pandemic has had a significant impact on various lines of life, including on the socio-economic life of the community. This research is a qualitative research conducted using observation and interview methods to parents who have school-age children in Ampelgading Village, Ampelgading District, Pemalang Regency. The results of this study indicate that various problems arose during the co-19 pandemic. One of them is the problem of fulfilling children's rights, be it the fulfillment of children's rights in the fields of education, health to the fulfillment of children's rights in care and nutrition. Efforts made by parents include working together with their spouses to restore the family economy so that children's rights can be fulfilled properly.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Masyarakat Dalam Membayar Pajak di Kota Pekalongan Hadi, M Hadi Asfari; Khoiri Furqon, Imahda
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 23 No. 1 (2025)
Publisher : Badan Perencana Pembangunan, Riset dan Inovasi Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v23i1.1030

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the compliance of the people of Pekalongan City in paying taxes. Using a qualitative descriptive approach, data were obtained through interviews, observations, and literature studies. The results of the study indicate that low public compliance is influenced by four main factors: low taxpayer awareness, lack of knowledge about taxation, negative attitudes towards the government, and ineffective tax socialization. Low taxpayer awareness is caused by a lack of understanding of the benefits of taxes for development. Public knowledge about tax procedures and mechanisms is also limited, causing confusion. In addition, negative perceptions of government transparency in tax use worsen taxpayer motivation. The socialization carried out often does not reach all levels of society, especially those who have limited time or access. To overcome this obstacle, the study recommends more intensive and inclusive tax education, simplification of procedures, improvement of the quality of public services, and strict law enforcement. These efforts are expected to increase taxpayer awareness and compliance, support sustainable development, and create a better tax compliance culture in Pekalongan.Keywords: tax compliance, public awareness, tax socialization, Pekalongan City, public service
Dampak Transformasi Teknologi pada Sistem Perpajakan dan Stabilitas Pendapatan Pajak di Semarang Faiz Mazda Niamy; Imahda Khoiri Furqon
JURNAL ECONOMINA Vol. 3 No. 10 (2024): JURNAL ECONOMINA, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v3i10.1430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dampak dari transformasi teknologi pada sistem perpajakan dan stabilitas pendapatan pajak di Semarang, dengan fokus studi kasus di daerah semarang. Dengan adanya ssfenomena kemajuan teknologi yang semakin maju pada zaman sekarang tentu saja hal itu berdampak pada sistem perpajakan, oleh kaerena itu penelitin ini ingin mengkaji apa saja dampak yang di sebabkan oleh fenomena tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods). Desain penelitian ini bersifat deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dalam sistem perpajakan dan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas pajak. Populasi penelitian terdiri dari wajib pajak yang terdaftar di Semarang dan petugas pajak yang bekerja di instansi perpajakan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi teknologi pada sistem perpajakan sangat membantu dan memudahkan serta membuat perpajakan itu sendiri yang semula sebelum adanya transformasi teknologi tersebut sangat ribet menjadi lebih simpel, dengan kemudahan tersebut juga berdampak pada stabilitas pendapatan pajak di semarang karena akses yang diberikan menjadi lebih mudah dan fleksibel.
URBAN MUSLIM PREFERENCES AND THE USE OF SHARIA MONETARY INSTRUMENTS: A CASE STUDY IN PEKALONGAN Kurniawati, Fitri; Soemitra, Andri; Harahap, Isnaini; Khoiri Furqon, Imahda; Adnan Ahmed Usmani, Sheikh
AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam Vol 30 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/akademika.v30i2.10999

Abstract

This study explores urban Muslims’ preferences in Pekalongan for sharia monetary instruments—sukuk, mudharabah, and murabahah—focusing on their adoption in supporting MSMEs, particularly in the batik sector. Using a descriptive qualitative method with a phenomenological approach, it draws on OJK and BPS Pekalongan data alongside scholarly literature, but requires clearer justification for how these sources are integrated analytically. Findings highlight a preference for mudharabah and murabahah due to their alignment with Islamic ethical values and practical utility for MSMEs, while sukuk is underutilized due to its complexity and limited local relevance. Key drivers of adoption include strong Islamic identity, expanding sharia banking and fintech, and batik cooperatives, with barriers such as low sharia financial literacy (39.11%), regulatory gaps, and competition from conventional systems. The study proposes a Localized Islamic Financial Adoption Model inclusion framework combining maqasid al-shariah and diffusion of innovations theory, emphasizing cultural identity, literacy, and regulation. It recommends tailored financial education and local regulatory enhancements to strengthen Pekalongan’s sharia financial ecosystem, offering a model for other small Indonesian cities.
Dampak Kenaikan Tarif PPN 12% terhadap UMKM di Indonesia pada Era Transformasi Pajak Digital 2025 Septiyani Wulandari; Imahda Khoiri Furqon
Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/ijaaf.v5i2.15325

Abstract

This study aims to analyze the impact of the increase in Value Added Tax (VAT) rate to 12% on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia during the 2025 digital tax transformation era. This policy, as regulated in Law Number 7 of 2021 on Tax Regulation Harmonization, boosts state revenue but burdens MSMEs contributing 61% to national GDP. The research method employs library research with a descriptive analytical approach, examining literature, regulations, and recent reports from the last five years to identify fiscal risks and digital adaptation. The results indicate economic impacts such as a 15% rise in production costs, revenue decline due to inflation, and disparities between small and large MSMEs. Administrative challenges arise from integrating Coretax and e-invoicing systems, demanding low digital literacy among MSMEs. Adaptation strategies include utilizing digital platforms for efficient reporting, while policy recommendations encompass technology subsidies, mass education, and tax incentives for compliant MSMEs. The novelty of this research lies in an integrative model combining tax burden theory with technology acceptance model in the 2025 digital context, filling gaps in previous studies that lack focus on real-time tax transformation. The contributions provide practical insights for the Directorate General of Taxes in developing mitigation programs, as well as a theoretical model for taxation studies in developing countries, thereby supporting MSMEs' sustainability as the backbone of inclusive economy amid global fiscal turbulence.
OPTIMALISASI POTENSI PAJAK DARI SEKTOR PERBANKAN SYARIAH DALAM PENINGKATAN PENERIMAAN NEGARA: OPTIMIZING TAX POTENTIAL FROM THE SHARIA BANKING SECTOR TO INCREASE STATE REVENUE Mufidah, Zahrotun; Imahda Khoiri Furqon
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14463

Abstract

Sektor perbankan syariah memiliki potensi signifikan dalam mendukung penerimaan negara melalui kontribusi pajak. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat kendala regulasi, tumpang tindih perlakuan pajak antara produk konvensional dan syariah, serta rendahnya integrasi data perpajakan. Artikel ini bertujuan menganalisis kerangka hukum perpajakan perbankan syariah di Indonesia, mengidentifikasi tantangan implementatif yang dihadapi, serta merumuskan strategi kebijakan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak tanpa bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis yuridis-normatif dan kebijakan, yang didukung oleh telaah literatur akademik, regulasi perpajakan, data fiskal, serta dokumen kebijakan terkait perbankan syariah dan perpajakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kepastian hukum, harmonisasi regulasi perpajakan antara produk syariah dan konvensional, serta penguatan transformasi digital sistem perpajakan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pajak di sektor perbankan syariah. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan perlunya reformulasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap karakteristik akad syariah, penguatan integrasi data antara otoritas pajak dan industri perbankan syariah, serta penyusunan regulasi perpajakan yang berkeadilan guna mendorong kontribusi optimal perbankan syariah terhadap penerimaan negara secara berkelanjutan.
ANALISIS KEBIJAKAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB MEMBAYAR PAJAK DI INDONESIA Triana Dani Maulana; Imahda Khoiri Furqon
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i2.3122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan perpajakan terhadap pemenuhan wajib pajak di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber, termasuk artikel jurnal, buku, laporan resmi, serta disertasi dan tesis terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pemahaman terhadap kebijakan perpajakan, kualitas pelayanan fiskus, dan penerapan sanksi. Meskipun wajib pajak mengatasi berbagai kendala, seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman yang memadai mengenai kewajiban perpajakan, penelitian ini menemukan bahwa peningkatan edukasi perpajakan serta pelayanan yang lebih baik dapat secara signifikan mendorong tingkat kepatuhan. Selain itu, penerapan sanksi yang tegas juga berperan penting dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak akan kewajiban mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan pemenuhan wajib pajak, sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan pajak negara. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi kajian selanjutnya dalam bidang perpajakan dan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan perpajakan yang lebih baik di Indonesia.
Taxpayer Understanding of Tax Obligations in the Digital Era Tarmui, Elda Purwanti; Imahda Khoiri Furqon
Jurnal Perpajakan dan Keuangan Publik Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Perpajakan dan Keuangan Publik
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpkp.v4i2.51296

Abstract

This study explores taxpayers’ understanding of tax obligations in the digital era, focusing on how digital transformation affects compliance behavior and awareness. The rapid digitalization of tax administration through systems such as e-filing, e-billing, and e-registration has reshaped the interaction between taxpayers and tax authorities. However, the success of these innovations depends largely on the taxpayers’ ability to comprehend both regulatory provisions and technological procedures. Using a qualitative descriptive approach, this study analyzes secondary data from government reports, academic journals, and previous empirical research to identify patterns in taxpayer behavior and comprehension. The findings reveal that digital literacy, awareness, and knowledge of tax procedures are key determinants of compliance in a technology-driven environment. Taxpayers with sufficient understanding tend to demonstrate higher levels of voluntary compliance and trust in the digital tax system. Conversely, low digital competence and limited understanding hinder optimal utilization of online services. The study emphasizes the importance of education, outreach, and user-friendly digital infrastructure as strategies to strengthen taxpayer compliance in the digital age. These findings contribute to the broader discussion on how to achieve a transparent, efficient, and inclusive digital tax administration in Indonesia.