Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN BINA KAMPUNG TANGGUH PANDEMI COVID-19 UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DALAM MEMANFAATKAN PEKARANGAN RUMAH Elgar Balasa Singkawijaya; Erni Mulyani; Iman Hilman; Tineu Indrianeu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.589 KB)

Abstract

This community service activity aims (1) to determine the form of community participation; and (2) measuring the level of community participation in activities of the COVID-19 pandemic resilient village as an effort to increase food security in utilizing the home yard. The implementation of this service was carried out in Sindanggalih Village RW 03 Gununggede Village, Kawalu District, Tasikmalaya City. The form of this service is counseling, training, interviews and evaluations conducted to members of the Sinar Berseka Waste Bank. The results of the activity show that community participation in the form of direct participation in the form of community participation in cultivating food crops in the form of vegetables (kale, mustard greens, spinach, eggplant and chilies) and empon-empon (turmeric, ginger and galangal) and indirect participation in conducting discussions while providing support between residents. Meanwhile, the level of community participation is classified as high, this is due to the desire of residents to be able to take advantage of the house yard and increase the family economy. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan (1) untuk mengetahui bentuk peran serta masyarakat; dan (2) mengukur tingkat partisipasi masyarakat pada kegiatan kampung tangguh pandemi COVID-19 sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam memanfaatkan pekarangan rumah. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di Kampung Sindanggalih RW 03 Kelurahan Gununggede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, wawancara dan evaluasi yang dilakukan kepada anggota Bank Sampah Sinar Berseka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran serta masyarakat dalam bentuk langsung berupa keikutsertaan warga untuk membudidayakan tanaman pangan berupa sayuran (kangkung, sawi, bayam, terong dan cabai) serta empon-empon (kunyit, jahe dan lengkuas) dan partisipasi tidak langsung melakukan diskusi sambil memberi dukungan antar warga. Sedangkan dari tingkat peran serta masyarakat tergolong tinggi hal ini dikarenakan keinginan warga untuk dapat memanfaatkan pekarangan rumah dan menambah ekonomi keluarga.
Pencagahan Kasus Stunting pada Masyarakat Terdampak Tempat Pembuangan Akhir Sampah Ciangir Kota Tasikmalaya Kosasih Adi Saputra Adi; Taufik Firdaus Atmadja; Tineu Indrianeu; Nur Arifah Qurota A’yunin
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting yang sedang menjadi pusat perhatian di Kota Tasikamaya dalam bidang kesehatan, ternyata belum disadari betul oleh masyarakat. Uniknya, masyarakat yang sangat minim masalah infromasi kesehatan ini yakni masyarakat yang memiliki ancaman dari merupakan gizi buruk dan kurangnya pola makan yang hidup di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir. Warga Perum Quanta 4 dan masyarakat Cikedung Kelurahan Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmlaya, memiliki jarak dengan TPA Ciangir kurang lebih 1,3 km, maka setiap harinya harus mencium aroma sampah dari TPA. Selain itu, tumupkan sampah di sekitar lingkungan rumah menunggu sebelum diangkut oleh truk sampah cukup mengganggu pemandangan serta kesehatan warga. Masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Ciangir tersebut merupakan warga yang setiap hari menetap yang secara ekonomi rata-rata menengah kebawah. Pentingnya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dikarenakan faktor lokasi yang sangat cocok dengan tema yang diusung, serta tipe masyarakat yang secara ekonomi menengah kebawah diberbanding lurus dengan kesadaran pentingnya hidup sehat yang rendah. Perlunya upaya pencegahan pada masyarakat agar tidak terjadi kasus stunting yang diakibatkan hidup di lingkungan yang kurang sehat. Sehingga pengadian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya pencegahan stunting dan kesadaran pada masyarakat tentang pola hidup sehat di lingkungan masyarakat yang terdampak TPA Ciangir Tamansari Kota Tasikmalaya, serta membantu masyarakat dalam mengelola sampah sebagai bagian dari pola hidup sehat agar tidak terjadi kasus stunting.