Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN HASIL TANAMAN HIDROPONIK UNTUK MINUMAN HERBAL (EMPON-EMPON) SEBAGAI SALAH SATU SOLUSI PEMELIHARAAN KESEHATAN DI MASA PANDEMI DI KELURAHAN KELAPA DUA TANGERANG Lilies Yulastri; Eti Herawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.438 KB)

Abstract

Abstract The beauty and benefits of plants attract sympathy so that many people plant and care for them. The most common way of planting is to use soil. However, if the cleanliness is not maintained, the room becomes dirty with soil. To overcome this problem can be done hydroponically. The advantages of farming with hydroponics include making it easier to care for plants so they are free from dirt, pests and diseases. The narrow yard of the house is not a significant obstacle to maintaining a variety of plants, especially empon-empon plants which have good benefits for maintaining health during the current pandemic. Currently, there are many pots available for hydroponic plants that have not been used properly, so that the pots (containers) are neglected, neglected, empty without plants, even though it is a positive potential if used optimally and the people of Kelapa Dua District. , Tangerang Regency, especially residents of RT06/ 07. Objective: To increase the knowledge of PKK members about drinks for health and beauty, to change the mindset of PKK members about hydroponic farming and to improve the health and beauty of family members. Methods: The approach chosen is in the form of counseling and training. This method was chosen so that PKK members in Kelapa Dua, Tangerang have good knowledge about health. Extension activities will be carried out on August 31, 2021 at the Kelapa Dua Village office starting at 09.00 until finished. Result: The importance of utilizing hydroponic plant products, especially empon-empon, to maintain health during the pandemic to the community in Kelapa Dua Village. With this understanding, it is hoped that community immunity can increase so that it can reduce the death rate due to Covid 19. Abstrak Keindahan maupun manfaat tanaman menarik simpati sehingga banyak orang menanam dan merawatnya. Cara menanam yang sangat umum dilakukan yaitu dengan menggunakan tanah. Namun bila kebersihannya tidak terjaga, ruangan menjadi kotor oleh tanah. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan bertanam dengan cara hidroponik. Keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik, diantaranya memudahkan pemeliharaan tanaman agar bebas dari kotoran, hama dan penyakit. Halaman rumah yang sempit bukan merupakan halangan yang berarti untuk memelihara beraneka tanaman, terutama tanaman jenis empon-empon dengan manfaat yang baik untuk menjaga Kesehatan di masa pandemik saat ini. Saat ini banyak tersedia pot untuk tanaman hidroponik yang belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga pot (wadah) tersebut terbengkalai, tidak terurus, kosong tanpa tanaman, padahal itu merupakan potensi positif apabila dimanfaatkan secara maksimal dan masyarakat Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, khususnya warga RT06/07. Tujuan : Untuk menambah pengetahuan ibu-ibu anggota PKK tentang minuman untuk kesehatan, kecantikan, merubah pola pikir ibu-ibu anggota PKK tentang bertanam hidroponik dan meningkatkan kesehatan dan kecantikan anggota keluarga. Metode : Pendekatan yang dipilih adalah dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan. Metode ini dipilih agar ibu-ibu anggota PKK di Kelurahan Kelapa Dua Tangerang memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2021 di kantor Kelurahan Kelapa Dua sejak pukul 09.00 hingga selesai. Hasil : Pentingnya pemanfaatan hasil tanaman hidroponik terutama empon-empon untuk menjaga kesehatan dimasa pandemik kepada masyarakat di Kelurahan Kelapa Dua. Dengan pemahaman ini diharapkan kekebalan tubuh masyarakat dapat ditingkatkan sehingga dapat menekan mortalitas akibat Covid 19.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN BERBASIS JAMU SEBAGAI SALAH SATU PEMELIHARAAN KESEHATAN UNTUK MENAMBAH PENGHASILAN KELUARGA DI KECAMATAN MUARA GEMBONG, BEKASI - JAWA BARAT Lilies Yulastri; Eti Herawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Indonesia has invaluable natural wealth including its plant species. The beauty of this plant attracts sympathy so that many people plant and care for it or use the Family Medicinal Plants (TOGA). Health drinks are drinks that have optimal content that is good and healthy and these drinks can be of good benefit to the body. Health drinks are usually made or processed using natural ingredients without chemicals or other preservatives. The Muara Gembong sub-district is a coastal area, so counseling is needed for the manufacture of herbal-based health drinks, as an alternative solution to balance in terms of maintaining the health of family members, and can also be used as an effort to increase family income. The expected targets and outcomes for the Community Partnership Program (PKM) activities are: (1) Intellectual property rights (HAKI) (2) National scale community service journal. Abstrak Indonesia mempunyai kekayaan alam yang tak ternilai banyaknya termasuk jenis tanamannya. Keindahan tanaman ini menarik simpati sehingga banyak orang menanam dan merawatnya ataupun memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Minuman kesehatan adalah minuman yang memiliki kandungan optimal yang baik dan sehat serta minuman tersebut dapat bermanfaat baik bagi tubuh. Minuman kesehatan biasanya dibuat atau diolah dengan menggunakan bahan-bahan yang alami tanpa zat kimia atau bahan pengawet lainnya. Kecamatan Muara Gembong adalah daerah pesisir maka diperlukan adanya pelatihan/penyuluhan untuk pembuatan minuman kesehatan berbasis jamu, sebagai alternatif pemecahan keseimbangan dalam hal memelihara kesehatan bagi anggota keluarga, juga dapat dijadikan sebagai salah satu usaha untuk menambah penghasilan keluarga. Target dan luaran yang diharapkan pada kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah : (1)Hak atas kekayaan intelektual (HAKI) (2)Jurnal pengabdian pada masyarakat skala nasional.
Analisis Tata Upacara Perkawinan Adat Sunda pada Masyarakat Suku Sunda di Kota Bogor Riska Syawalani; Eti Herawati; Lilis Jubaedah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 02 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan tata upacara perkawinan adat Sunda yang dilakukan oleh masyarakat suku Sunda di Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh yaitu melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka yang dilakukan oleh masyarakat suku Sunda pada pelaksanaan upacara perkawinan adat Sunda di Kota Bogor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verfying). Hasil penelitian ini menujukkan terdapat 1 (satu) informan pasangan pengantin yang melaksanakan rangkaian upacara perkawinan adat Sunda secara lengkap yaitu 11 (sebelas) rangkaian yang terdiri dari neundeun omong, ngalamar, seserahan, ngaras, ngibakan, ngeuyeuk seureuh, walimah, iring-iringan, nyawer, nincak endog, dan huap lingkung. Selain itu, terdapat 2 (dua) informan pasangan pengantin yang melaksanakan 10 (sepuluh) rangkaian dari total 11 (sebelas) rangkaian yang ada. Informan lainnya sebanyak 7 (tujuh) informan pasangan pengantin melaksanakan kurang dari 10 (sepuluh) rangkaian. Terdapat 2 (dua) rangkaian yang sudah jarang dilaksanakan yaitu ngibakan dan ngeuyeuk seureuh. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan rangkaian upacara perkawinan adat tidak dilaksanakan secara keseluruhan antara lain faktor waktu, biaya, tenaga dan tempat yang kurang memadai, jumlah rangkaian yang terlalu banyak dan rangkaian yang sudah jarang dilaksanakan. Dari seluruh rangkaian upacara perkawinan adat Sunda tersebut yang wajib dan tidak boleh ditinggalkan yaitu rangkaian ngalamar (melamar), seserahan (menyerahkan pihak laki-laki dan membawa barang-barang untuk mempelai wanita), dan walimah (akad nikah atau prosesi ijab kabul yang menjadi syarat sah dari suatu perkawinan di mata agama dan hukum terdapat di dalam rangkaian ini).
Pengaruh Konten Kecantikan Pada Aplikasi Female Daily Terhadap Perilaku Penggunaan Make-up Remaja Akhir Vinta Marito; Eti Herawati; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Female Daily atau Female Daily Network merupakan situs media informasi yang ditujukan kepada wanita, yang berisikan konten seputar dunia wanita di Indonesia. Aplikasi Female Daily ini banyak menghadirkan konten berkualitas dan inspiratif seputar fashion dan kecantikan. Dengan adanya konten kecantikan pada aplikasi Female Daily menjadi salah satu tempat pertukaran informasi seputar dunia kecantikan yang mampu mempengaruhi perilaku penggunaan make-up seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten kecantikan pada aplikasi Female Daily terhadap perilaku penggunaan make-up mahasiswa Tata Busana Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa Tata Busana Universitas Negeri Jakarta angkatan 2020 – 2022 yang menggunakan aplikasi Female Daily. Sampel yang digunakan sebanyak 52 responden dan pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui Google Form. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dengan menggunakan SPSS 29 pada nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar Sig. 0,811 > 0,05 yang berarti nilai residual berdistribusi normal. Hasil pengujian hipotesis ditunjukan pada nilai pearson correlation sebesar 0,922 dan nilai R Square sebesar 0,851, di mana dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, maka hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dengan besar konstribusi variabel X sebesar 85,1% terhadap variabel Y.
Hasil Belajar Mata Kuliah Senam Kecantikan Dengan Sikap Menjaga Kebugaran Mahasiswa Tata Rias UNJ Zhafira Aqila Oesman; Eti Herawati; Lilis Jubaedah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai mahasiswa, kebugaran jasmani memiliki peranan penting yang menentukan produktivitas kerja pada umumnya dan belajar pada khususnya. Salah satu manfaat kebugaran jasmani bagi pelajar dan mahasiswa dapat mempertinggi kemauan dan kemampuan belajar. Dikarenakan mahasiswa pendidikan tata rias mendapatkan mata kuliah senam kecantikan, yang salah satu tujuannya agar dapat mengaplikasikannya untuk kebugaran diri. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mencari hubungan antara hasil belajar mata kuliah senam kecantikan dengan sikap menjaga kebugaran mahasiswa tata rias universitas negeri jakarta. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. sampel penelitian berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder berupa nilai hasil belajar dan data primer dari penyebaran kuesioner berbentuk skala. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa menunjukan bahwa hubungan antara hasil belajar mata kuliah senam kecantikan dengan sikap menjaga kebugaran mahasiswa tata rias adalah lemah. Jumlah sampel yang kecil serta faktor-faktor lain yang mempengaruhi sikap sehingga membuat hanya 8,7% pengaruh hasil belajar senam kecantikan terhadap sikap menjaga kebugaran mahasiswa tata rias. Sampel yang kecil pada penelitian serta pertanyaan keusioner sikap yang kurang mendetail menjadikan hasil penelitian kurang dapat menggambarkan keadaan sesungguhnya.
Pengaruh Konten Youtube Female Daily Terhadap Wawasan Penggunaan Skincare Pada Wanita Berkulit Wajah Kombinasi Angela Zefanya; Eti Herawati; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 03 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female Daily merupakan aplikasi media sosial yang terhubung dengan YouTube dimana konten yang disediakan berupa informasi mengenai dunia kecantikan. Dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan para penggunanya terkhususnya untuk wanita yang memiliki tipe kulit wajah kombinasi dalam mengetahui cara merawat kulit dan menggunakan skincare dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten YouTube Female Daily terhadap wawasan penggunaan skincare. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswi Universitas Negeri Jakarta Prodi Tata Rias angkatan 2019 – 2021. Sampel yang digunakan sebanyak 61 responden dan metode pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dengan menggunakan google form. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dengan menggunakan SPSS 25 pada nilai Kolmogorov – Smirnov sebesar Sig. 0,200 > 0,5 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan ditunjukkan pada nilai pearson correlation sebesar 0,637 dan nilai R Square sebesar 0,406, dimana kesimpulannya adalah Ho ditolak dan Ha diterima, maka hasil penelitian ini ialah terdapat pengaruh positif dengan besar kontibusi variabel X sebesar 40,6% terhadap variabel Y.
Hubungan Kreativitas Mahasiswa Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Seni Dekorasi Ruang Khusus Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta Dokel Satiawan Jaya; Eti Herawati; Dwi Atmanto
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7255

Abstract

Learning outcomes are a benchmark for the success of a learning activity. Good learning outcomes can make it easier for students to develop their potential in a particular field. This research aims to determine the relationship between student creativity and learning outcomes in room decoration arts specifically for the cosmetology education study program. This research was conducted on Class of 2022 cosmetology students who took a special room decoration arts course. The method used is a survey with a correlation approach and involves a population of 45 students who are taking a special room decoration art course in the even semester of 2024. The sampling technique is the total population and uses a questionnaire with a Likert Scale which was previously tested to calculate validity and reliability, for learning outcomes taken from the final grade of the special room decoration arts course. Data analysis methods use correlation coefficients, determinant coefficients, and simple linear regression. The results of this research show that creativity has a positive relationship with learning outcomes in special room decoration arts courses for cosmetology education students. The correlation value obtained was 0.874, t_count 11.778, significance value = 0.001<0.05, regression equation Y=12.982+0.816X, and determinant coefficient 76.3%. Thus, the higher the student's creativity, the higher the results achieved in learning the art of special room decoration.
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Intensitas Pemakaian Alat Listrik Pada Mata Kuliah Perawatan Kulit Wajah Dengan Teknologi Farah Fatmasari Munandar; Eti Herawati; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8254

Abstract

This research was conducted to determine the relationship between self-confidence and the intensity of using electrical devices in facial skin care courses with technology. This study uses a survey method with a quantitative approach. The study population was students of the Jakarta State University cosmetology education study program class of 2022 as many as 44 students, the sample technique used was Total Sampling. The data collection technique used a questionnaire to measure self-confidence and intensity of using electrical devices in facial skin care courses with technology. The results showed that there was a positive relationship between self-confidence and the intensity of using electrical devices in facial skin care courses with technology, with a correlation coefficient value of 0.595 (> 0.297) and a significance value of 0.01 (< 0.05). The majority of students have self-confidence with moderate categories in the interval 32-48 with a percentage of 80% and the majority of students have the intensity of using electrical devices with moderate categories in the interval 24-36 with a percentage of 64%. In conclusion, self-confidence has an important role in increasing the intensity of using electrical appliances. The higher the self-confidence of students, the higher the intensity of using electrical appliances. In further research it is recommended to explore how much influence students' self-confidence has on the intensity of using electrical devices in facial skin care courses with technology.