Nurafni
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS LECTORA PADA BANGUN RUANG MATEMATIKA SD Nurhalimah; Nurafni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.304 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2510

Abstract

Berjalannya waktu, pendidikan merealisasikan guru yang berinovasi serta kreatif pada pembelajaran. Umumnya pembelajaran ialah proses hubungan kontak antara pendidik dan juga peserta didik pada lingkungan yang memungkinkan menjadi lingkungan belajar. Keberhasilan untuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu diantaranya yaitu sarana prasarana di dalam kegiatan pembelajaran. Sarana dalam pembelajaran di antaranya media pembelajaran audiovisual yang interaktif terlebih lagi pada mata pelajaran matematika yang mengharuskan adanya sebuah media. Peneliti menggunakan metode penelitian research and development dan memakai model Hannafin & Peck serta menerapkan teknik wawancara dengan perhitungan skala likert. Penelitian berlangsung pada akhir bulan lalu dilaksanakan di SDN Cipinang Besar Selatan 13 Pagi. Media ini divalidasi oleh 5 validator mencakup 2 pakar media dan 1 pakar materi serta 2 tenaga pendidik yang mengampu kelas 5 di SDN Cipinang Besar Selatan 13. Media diuji cobakan pada 43 peserta didik kelas 5. Hasil validasi dari kedua validator media menghasilkan rata-rata 92% tercatat “sangat cakap” dan untuk 1 validator materi menghasilkan data dengan presentase 80% termasuk kategori “sangat cakap”. Hasil penilaian aspek media dan materi rata-ratanya adalah 89% yang diperoleh dari peserta didik. Bisa ditarik kesimpulannya yakni pengembangan media audiovisual berbasis lectora sangat cakap untuk diimplementasikaan ke depannya pada pembelajaran matematika di SD.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Shipa Faujiah; Nurafni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.388 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2588

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep perkalian pada dasarnya berasal dari konsep penjumlahan yang dilakukan secara berulang, namun pada prosesnya banyak ditemukan penerapan pembelajaran perkalian cenderung bersifat menghapal daripada memahami konsep perkalian itu sendiri. Hal tersebut banyak memunculkan stigma bahwa mengoperasikan operasi hitung perkalian lebih sulit daripada operasi hitung lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep perkalian peserta didik pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-D SD Negeri Lenteng Agung 07. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 26 peserta didik kemudian 3 peserta didik terpilih akan dilakukan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan lembar tes peserta didik yang berkaitan dengan pemahaman konsep perkalian dan materi bangun datar siswa sekolah dasar, kemudian wawancara dilakukan kepada 3 peserta didik dan guru kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemahaman konsep perkalian pada pembelajaran matematika peserta didik masih tergolong rendah. Pada saat proses wawancara dilakukan peserta didik tidak mampu menjawab pertanyaan yang diajukan peneliti dengan tepat. Pertanyaan yang diajukan sesuai dengan indikator soal yang telah ditetapkan yaitu (1) kemampuan memanfaatkan dan memilih prosedur yang sesuai dengan kaidah operasi hitung perkalian (2) kemampuan konsep perkalian untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan dan kemampuan menggunakan syarat perlu atau syarat cukup pada permasalahan yang diberikan.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS LECTORA PADA BANGUN RUANG MATEMATIKA SD Nurhalimah; Nurafni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2510

Abstract

Berjalannya waktu, pendidikan merealisasikan guru yang berinovasi serta kreatif pada pembelajaran. Umumnya pembelajaran ialah proses hubungan kontak antara pendidik dan juga peserta didik pada lingkungan yang memungkinkan menjadi lingkungan belajar. Keberhasilan untuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu diantaranya yaitu sarana prasarana di dalam kegiatan pembelajaran. Sarana dalam pembelajaran di antaranya media pembelajaran audiovisual yang interaktif terlebih lagi pada mata pelajaran matematika yang mengharuskan adanya sebuah media. Peneliti menggunakan metode penelitian research and development dan memakai model Hannafin & Peck serta menerapkan teknik wawancara dengan perhitungan skala likert. Penelitian berlangsung pada akhir bulan lalu dilaksanakan di SDN Cipinang Besar Selatan 13 Pagi. Media ini divalidasi oleh 5 validator mencakup 2 pakar media dan 1 pakar materi serta 2 tenaga pendidik yang mengampu kelas 5 di SDN Cipinang Besar Selatan 13. Media diuji cobakan pada 43 peserta didik kelas 5. Hasil validasi dari kedua validator media menghasilkan rata-rata 92% tercatat “sangat cakap” dan untuk 1 validator materi menghasilkan data dengan presentase 80% termasuk kategori “sangat cakap”. Hasil penilaian aspek media dan materi rata-ratanya adalah 89% yang diperoleh dari peserta didik. Bisa ditarik kesimpulannya yakni pengembangan media audiovisual berbasis lectora sangat cakap untuk diimplementasikaan ke depannya pada pembelajaran matematika di SD.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Shipa Faujiah; Nurafni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2588

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep perkalian pada dasarnya berasal dari konsep penjumlahan yang dilakukan secara berulang, namun pada prosesnya banyak ditemukan penerapan pembelajaran perkalian cenderung bersifat menghapal daripada memahami konsep perkalian itu sendiri. Hal tersebut banyak memunculkan stigma bahwa mengoperasikan operasi hitung perkalian lebih sulit daripada operasi hitung lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep perkalian peserta didik pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-D SD Negeri Lenteng Agung 07. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 26 peserta didik kemudian 3 peserta didik terpilih akan dilakukan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan lembar tes peserta didik yang berkaitan dengan pemahaman konsep perkalian dan materi bangun datar siswa sekolah dasar, kemudian wawancara dilakukan kepada 3 peserta didik dan guru kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemahaman konsep perkalian pada pembelajaran matematika peserta didik masih tergolong rendah. Pada saat proses wawancara dilakukan peserta didik tidak mampu menjawab pertanyaan yang diajukan peneliti dengan tepat. Pertanyaan yang diajukan sesuai dengan indikator soal yang telah ditetapkan yaitu (1) kemampuan memanfaatkan dan memilih prosedur yang sesuai dengan kaidah operasi hitung perkalian (2) kemampuan konsep perkalian untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan dan kemampuan menggunakan syarat perlu atau syarat cukup pada permasalahan yang diberikan.